OUR EYES


Title : Our eyes

Genre : Sad, Romance, angst

Cast : EunHae

Warning : TransGender !

Type : OneShoot

Happy Reading

 

========================

 

Apa itu cinta ?

Sebuah kata yang bisa membuat kita buta akan sesuatu kah ?

Membuat kita bisa menyerahkan segala sesuatu padanya ?

Atau menjadikan kita sebagai sosok yang teramat bodoh ?

Sebuah perasaan yang dapat menerangi segala sesuatu yang gelap ?

But.. I still in love..

|.| |.| |.| |.| |.| |.| |.|

 

*Eunhyuk Pov*

Tersenyum.. Mungkin itulah yang sekarang sedang aku lakukan.. Memandangi sosok yang sedang bersenda gurau dihadapanku ini.. sosok yang menjadikan aku rela untuk melakukan hal apa saja..

Sesekali dia melemparkan senyuman dan lambaian tangan ke arahku disela gurauannya bersama teman-temannya.. Aku hanya bisa membalas lambaiannya itu dengan senyuman..

Ya.. Sosok tersebut mungkin adalah pria yang sangat aku cintai.. Dan pria itulah yang membuat akal sehatku menjadi sangat sempit..

Sosok itu kini sedang memanggil-manggil namaku agar aku bergabung dengan teman-temannya itu.. Dengan perlahan aku bangkit dari dudukku dan menuju kesana..

Dengan langkah santai aku berjalan ke arahnya.. Di dalam hati mungkin aku hanya bisa tersenyum miris akan hal yang sedang aku lakukan ini.. Suatu perbuatan yang sebenarnya sangat membuat hatiku sakit.. Tapi akan lebih sakit kalau aku menghentikan perbuatan ini

” annyeonghaseo.. “ ucapku lembut pada teman-temannya..

” annyeonghaseo hyukki.. Apa kabarmu ? Apa donghae memperlakukanmu dengan baik sebagai pacarnya ? “ tanya seorang teman dari donghae..

” geurom.. Dia baik kok.. ” ucapku sambil melirik ke arah laki-laki yang berada disampingku ini yang tak lain adalah donghae

” hahh syukurlah.. ” ujar temannya itu penuh rasa lega

” Hey.. Maksudmu apa ? Tentu saja aku akan memperlakukan hyukkie dengan baik.. Dia kan pacarku ! “ ujar donghae sembari merapatkan tubuhnya dengan tubuhku

” iya kan hyukkie ? tanya donghae padaku

” tentu saja.. “ ucapku lembut..

Mungkin alangkah indahnya dunia ini apabila kata-katamu barusan adalah kenyataan.. tapi ku pikir itu tak akan pernah terjadi.. Karna kau sama sekali tak akan pernah menambatkan hatimu di hatiku.. Aku hanya bisa bermimpi, bermimpi, dan bermimpi akan hal itu..

” araso.. Aku dan hyukkie ingin pergi dulu.. Annyeonghaseo.. “ ucap donghae pamit dengan teman-temannya..

Aku dan donghae pun kini berjalan lebih menjauh dari kumpulan orang-orang itu.. sekumpulan yang telah kami bohongi.. Sekumpulan yang menjadi saksi bodoh betapa aku sangat mencintai pria yang sedang menggenggam tanganku saat ini..

Cukup lama donghae memegang tanganku  ketika sedang berjalan.. Rasanya hangat.. Benar-benar hangat.. Aku tahu aku sudah gila.. Aku gila karna telah sangat mencintainya.. Andai aku memiliki satu permintaan.. Mungkin aku akan meminta pada Tuhan agar dia bisa memiliki perasaan yang sama denganku..

” hyukki-ah ”

seketika genggaman tangan itu terlepas dari tanganku.. donghae menghentikan langkahnya yang mau tidak mau menyuruhku untuk menghentikan langkahku juga..

” wae ? Ada apa ? “ tanyaku bingung

” kau yakin untuk terus melanjutkan kebohongan ini ? Kalau kau sudah tak mau lagi aku juga tak memaksamu.. Hyukki-ah.. Mianhae.. ”

DEGG

Apa yang barusan pria ini katakan ? Apa dia mulai bosan dengan semua ini ? Nafasku berpacu sangat cepat yang menandakan kalau aku sangat kaget akan perkataannya barusan

” maksudmu apa ? Bukankah aku sudah pernah bilang.. Aku tak perduli kau mencintaiku atau tidak.. Tapi yang penting kau selalu ada disampingku.. hanya itu saja sudah cukup.. ”

” tapi.. Ku pikir ini akan menyakitimu.. “

 

” Tidak ! Aku tidak merasa disakiti.. Karna ini adalah kemauanku.. ! Ku mohon.. “

 

” aku takut akan lebih menyakitimu.. Sudah cukup lama kita seperti ini.. Tapi apa ? Aku.. Aku merasa h.. Hingga saat ini.. Tak ada.. Perasaan yang istimewa.. Ter.. Terhadapmu.. “ ucapnya sedikit terbata-bata

Tak akan pernah.. dia tak akan pernah mencintaiku.. Walau aku menunggu 10, atau 20 tahun lagi.. Mungkin hasilnya akan tetap sama..

” araso.. tapi beri aku waktu hingga besok.. Aku ingin sedikit berpikir.. “ ucapku padanya..

” ne.. aku pergi dulu.. Anyyeonghaseo.. “ uJarnya terhadapku sembari terus berjalan semakin jauh dari pandanganku

Mungkin sudah 1 tahun aku melakukan kebohongan ini.. Kebohongan yang dapat membohongi orang lain.. Bahkan mungkin yang telah membohongi diriku sendiri.. Apakah sekarang sudah waktunya untuk mengakhiri ini semua ?

| Flashback |

Saat itu.. Entah apa yang membuatku menjadi seorang yang berani.. Atau lebih tepatnya nekad untuk menyatakan cintanya pada seorang laki-laki yang paling populer di Kampus..

Seorang pria yang tampan, pintar, baik, sopan, dan segalanya ku pikir dia Sempurna.. Too Perfect for me..

Siang itu.. Aku mencoba mencari-cari keberadaannya.. Saat itu hanya ada 3 kemungkinan yang akan terjadi apabila aku menyatakan cinta padanya..

Yang pertama.. Dia akan menerimaku tapi ku pikir itu hal yang mustahil..

Yang kedua.. Dia akan menolakku mentah-mentah dan aku akan menjadi orang yang mungkin tak akan pernah memunculkan wajahku padanya lagi..

Dan yang terakhir.. Dia mungkin akan mengiraku sebagai wanita aneh..

Hingga akhirnya aku menemui sosok itu di taman belakang sekolah.. Dengan mengumpulkan banyak keberanian.. Aku melangkahkan kaki mencoba untuk berjalan lebih dekat ke arahnya..

” annyeonghaseo.. “ ucapku membungkukkan badan

” nde.. Annyeonghaseo.. Siapa ya ? “ balasnya padaku

” ahh.. Perkenalkan.. Namaku Lee HyukJae.. Biasa dipanggil Hyukkie.. “

 

” ohh araso.. Ada perlu apa ? ”

 

DEG

Baiklah ini hal yang normal.. Jantungku berdegup kencang saat ini..

” aku hanya ingin.. Ingin.. Itu.. Aku.. Sebenarnya.. a.. Aku menyukaimu.. Maukah kau menjadi pacarku ! “ ucapku sangat gugup

” mianhae.. Maaf.. tapi sepertinya aku tak bisa.. “

 

” KENAPA ! ?? Ku mohon.. tidak perlu kau mau menyukaiku atau tidak.. tapi beri aku kesempatan.. Kau mau memperlakukan sebagai pesuruhpun aku rela.. Tapi terimalah aku menjadi pacarmu.. “

Mungkin saat itu hanya kata-kata seperti itu yang sedang di otakku.. Tak ada lain.. Saking aku menyukainya.. Aku rela menjadi apa saja demi dia berada disampingku

” mwo ? “ tanyanya sedikit kaget

aku bisa melihat raut bingung di wajahnya.. Aku akui kalau aku sudah sangat gila..

” araso.. Kau bisa menjadi pacarku.. Tapi apakah tak apa-apa.. Walau aku tidak memiliki perasaan denganmu ? “

 

” tidak apa-apa.. Aku bisa menerimanya.. “ ucapku dengan cepat

” araso.. Mulai sekarang.. Kau dan aku adalah sepasang kekasih apabila sedang didepan orang-orang.. “ ucapnya padaku

Aku hanya bisa mengangguk saat itu..

| Flashback End |

Tapi.. Sampai sekarang aku masih sedikit bingung.. Kenapa dia bisa dengan mudah menerimaku untuk menjadi pacarnya walau itu hanya kebohongan ?

Pernah suatu ketika.. Saat aku sedang berada ditengah donghae dan teman-temannya.. Salah satu teman dari donghae pernah bertanya agar donghae mengucapkan kata ” saranghae ” padaku saat itu.. Tapi dengan berbagai alasan.. akhirnya donghae bisa selamat dari pertanyaan tersebut..

sampai sekarang.. Donghae tak pernah mengatakan kata ” saranghae ” padaku.. Dan ku pikir itu tak akan pernah..

*Normal Pov*

Donghae hanya bisa merasakan rasa sesak di hatinya.. Dia benar-benar tak bisa terus melanjutkan hubungan ini dengan hyukkie.. Karna dia tak mau melihat hyukkie terus merasakan sakit..

Sudah lebih 1 tahun dia menjalin hubungan yang tanpa dilandasi rasa cintanya pada wanita itu.. Tapi nyatanya sampai sekarang dia terus tak bisa merubah hatinya itu.. Jadi dia berpikir ini akan melukai wanita itu saja..

Tapi hari ini..

Entah kenapa dia merasakan hal yang lain pada dirinya.. Saat berbicara pada hyukkie tadi.. Seperti ada sesuatu.. Dia tak berani menatap mata wanita itu..

Donghae hanya tidak ingin menyakiti wanita itu lebih lanjut karna sampai sekarang dia masih tak bisa membalas perasaan hyukkie.. Namun.. Kenapa saat mengatakan kalau dia tak mencintai hyukkie tadi.. Seperti ada batu keras yang menghantam jantungnya. Sakit, tidak rela, dan berat.. Mungkin itulah yang bisa digambarkan..

Dengan langkah gontai donghae terus berjalan.. didalam pikirannya sekarang hanya ada 1 pertanyaan.. Apakah dengan cara mengakhiri hubungannya dengan hyukkie adalah benar ? Yang jelas.. Alasannya adalah dia tak mau melihat wanita itu terus tersakiti akibat perbuatannya..

*Donghae Pov*

 

Besok aku akan mendengar keputusannya.. Keputusan akan pertanyaanku padanya tentang kelanjutan hubunganku dengannya tadi.. Sudah cukup lama mungkin aku telah mengukir goresan-goresan perih dihatimu selama ini.. Jadi aku tak ingin lebih menyakitimu..

Sepertinya ini semua harus berakhir.. Tapi aku tak tahu kenapa dihatiku saat ini ada rasa tak rela untuk berpisah denganmu ? Hyukkie maafkan aku..

saat kau datang dan menyatakan cinta padaku.. Ku pikir kau hanyalah wanita yang sedang bercanda padaku.. Karna ku pikir.. Sungguh jarang aku melihat wanita senekatmu saat itu..

Dan saat kau menawarkan agar kau menjadi pacarku.. Aku hanya bisa kaget saat itu.. Dan pada akhirnya aku mengatakan setuju untuk menjadi pacarmu namun dengan catatan itu semua adalah kebohongan.. Dan tidak ku sangka kau akan menyetujui itu semua..

Saat itu.. Aku berpikir mungkin dengan kau yang menjadi pacarku.. Aku bisa menyingkirkan wanita-wanita lain yang selalu saja mendekatiku.. Aku tahu aku jahat waktu itu.. Aku hanya memperalatmu.. Namun sekali lagi.. Bukankah kau yang bilang.. menjadi peseruhku pun kau rela ?

Tapi lambat laun.. Aku sudah merasa sedikit tidak enak padamu.. Kau terus menampakkan wajah bahagia, manis, dan ceria ketika sedang di depan teman-temanku walau aku tahu kau pasti merasa perih akan hal itu.. Apakah sebegitunya kau mencintaiku ? Tapi sekali lagi maaf.. Mungkin aku tak mau lagi membuatmu melakukan hal itu.. Aku tak tega denganmu..

|.| Keesokan harinya |.|

 

*Hyukkie Pov*

Mungkin semuanya hanya sampai disini.. Aku sudah sadar mungkin kau tak akan pernah membalas perasaanku.. Ketika kau menyetujuiku untuk menjadi pacar palsumu saat itu.. Secercah harapan kalau mungkin saja hatimu akan berubah menjadi mencintaiku lambat laun.. Tapi sepertinya hari ini aku sudah menyerah.. Percuma aku menunggumu..

Ku tekan tombol Ok pada handphoneku yang menandakan pesan yang ku ketik daritadi kini sedang dalam keadaan mengirim.. Seketika tidak lama dari itu Handphoneku bergetar.. Aku membuka pesan yang tertera disana..

” baik.. Aku akan segera kesana.. Tunggu aku.. “

Aku hanya bisa berekspresi datar ketika membaca pesan itu.. Cukup lama aku duduk sembari menunggu sosok itu akan muncul.. Mungkin sudah waktunya ini semua berakhir..

” Hyukki-ah.. “

 

Aku mendongakkan kepala dan melihat sosok yang sedari aku tunggu tadi kini sedang berdiri didepanku.. Aku pun berdiri untuk menyamakan posisi dengannya..

” aku sudah memutuskannya.. “ ucapku lirih

” apa keputusannya ? “

 

” aku akan melepaskan diri darimu.. Aku sadar mungkin sampai matipun mungkin kau tak akan pernah mencintaiku.. “

Keputusan ini ku pikir sudah benar.. Dengan cara melepaskan diri darinya.. Mungkin juga aku akan bisa melupakan pria ini..

” araso.. Hyukki-ah maaf kalau selama ini kau sudah berharap penuh denganku.. Dan terima kasih karna telah selalu berada disampingku.. “ ucapnya lembut

Lalu Donghae pun berjalan pergi meninggalkanku.. Akhirnya semuanya telah selesai.. Tak ada yang harus dipermasalahkan lagi.. Donghae maaf kalau selama ini aku sudah menganggumu akan keberadaanku..

*Donghae Pov*

Langkahku benar-benar berat saat ini.. Ketika mendengar keputusannya tadi.. Hatiku seperti mati rasa.. Sebenarnya ada apa denganku ? Ya Tuhan.. Katakan padaku bukankah ini semua adalah keinginanku.. Keinginanku untuk melepaskan diri darinya agar dia tak tersakiti lagi.. Kenapa rasanya menjadi seperti ini ? Beritahu aku kalau semua ini sudah benar..

” Hyukkie maaf.. Apa aku punya hak untuk menangis saat ini ? Menangisi kepergianmu ? Tapi kenapa aku harus menangis.. Sebenarnya aku ini kenapa ? “ rutukku dalam hati

|.| Night |.|

 

Pikiranku benar-benar tak bisa lepas dari bayang-bayangmu.. Sesekali aku melirik ke arah sebuah foto dimana ada aku dan kau disana.. sebuah foto yang merupakan satu-satunya fotoku dan kau berdua.. Dan mungkin akan menjadi foto terakhir..

Kini aku hanya bisa menghembuskan nafas pelan ketika aku harus mengingat bagaimana foto itu terbuat.. Itu semua karna terpaksa.. Terpaksa akan desakan teman-temanku yang menanyakan akan foto antara kita berdua..

Wajahmu benar-benar nampak cantik dan bahagia ketika di foto itu.. Tapi aku tahu kalau isi hatimu saat itu sedang menangis..

Itu semua malah membuatku semakin merasa bersalah terhadapmu.. Kenapa dulu aku menyetujui agar kau menjadi pacar palsuku ? Itu semua karna aku hanya ingin memperalatmu..

Tapi apa yang sekarang sedang aku rasakan ? Aku selalu membayangkan sosok dirimu.. Seperti ada yang menghilang dari bagian hidupku.. Apa aku mulai mencintaimu ? Walau saat ini mungkin kata terlambat sudah menjadi kartu mati untukku.. Tapi kenapa saat aku harus menyadari kalau hatiku sudah berhasil kau dapatkan.. Kau sudah tak menjadi milikku..

apa aku pantas mencintaimu ? Mungkin apabila kalau diukur dengan pengorbananmu selama ini.. Kau yang menahan berbagai rasa sakit karnaku.. Mungkin rasa cintaku tidak seberapa dengan besarnya rasa cintamu untukku..

|.| Morning |.|

Saat ini aku merasakan hal yang kurang enak.. Entah apa maksud semua ini.. Tapi yang jelas.. Ada sedikit rasa gelisah sedang berkeliling dibenakku..

Aku sengaja melewati kelas Hyukkie hanya untuk mengetahui keadaannya saat ini.. Dengan teliti aku melihat berbagai sudut kondisi kelas.. Tapi sayangnya aku tak mendapatkan sosok itu.. Sebenarnya kemana dia ? Baik perasaanku semakin tidak enak..

Dengan keberanian yang ada aku menghubungi nomernya.. Namun lagi-lagi aku tidak mendapatkan jawabannya.. Nomer itu tidak aktif..

Namun semangatku tidak berhenti, aku terus mencoba menghubungi nomer itu.. Dan pada akhirnya aku bisa mendengar suara seseorang disebrang sana..

” annyeonghaseo.. Apakah ini dengan orang yang mengenal nona Lee Hyuk Jae ? “ tanya orang yang disebrang sana..

” nde.. Aku temannya.. Tapi ini siapa ? Bukankah ini nomer Nona Lee Hyuk Jae.. “ tanyaku balik

” ya anda benar.. Tapi orang tersebut sedang berada dirumah sakit sekarang.. Semalam terjadi kecelakaan padanya.. ”

 

Bagaikan dunia gelap seketika.. Aku sudah tak bisa merasakan apa-apa lagi.. Kecelakaan ? Begaimana bisa ? Ya Tuhan.. Selamatkan dia..

Dengan cepat aku melesat menuju rumah sakit.. Pikiranku kini sudah tidak karuan.. Tubuhku sangat lemas saat mendengar kecelakaan itu..

Sesampainya di rumah sakit.. Aku langsung menanyakan keberadaan kamar Hyukkie dengan perawat yang sedang bertugas.. Setelah mendapatkan nomor kamarnya.. Aku langsung berlari dengan cepat.. Setibanya disana.. Entah kenapa tanganku seperti tidak bisa bergerak.. aku tidak ada keberanian untuk membuka pintu.. Dan hasilnya aku pun mencoba melihat dari jendela..

sosok itu kini sedang terbaring lemah di atas kasur.. airmataku sudah keluar dengan deras.. Dadaku sesak melihat pandangan yang sedang di depanku saat ini.. Kenapa kau harus mengalami kejadian ini ? Kenapa harus kau bukan aku yang terbaring disana..

Tiba-tiba ada dokter yang menepuk pundakku.. Aku pun mencoba menghentikan tangisku saat ini..

” apa anda kenalan nona Lee Hyuk Jae ? “ tanya pria itu

” nde.. Aku temannya.. “

 

” apa ada keluarga yang bisa dihubungi saat ini.. ? “

 

” dia hanya sendiri di Seoul.. Keluarganya semua ada di Mokpo.. “

 

” baiklah kalau begitu.. Anda ikut aku.. Ada yang ingin saya sampaikan mengenai kondisi Nona Lee Hyuk Jae.. “

 

” nde.. “

Aku pun mengikuti dokter itu ke ruangannya.. Mataku masih basah akibat airmata..

” baiklah duduklah dulu.. “ ujarnya mempersilahkanku untuk duduk

” nde.. Kamsahamnida… “

 

” tuan.. Ada yang ingin saya katakan pada anda.. semalam dengan keajaiban yang ada.. Nona Lee Hyuk Jae bisa melewati masa kritisnya.. Dan saat ini kita hanya menunggu dia sadar.. “

Aku sungguh lega mendengar penjelasan dokter ini..

” jadi.. Apa hyukkie akan baik-baik saja ? “ tanyaku

” karena ketika kecelakaan ada benda keras yang menghantam matanya.. Kemungkinan dia untuk dapat melihat lagi hanya 5%.. “

 

Aku hanya bisa terdiam saat ini.. Bagaimana bisa dia harus melewati kehidupan dengan kegelapan yang ada.. Aku benar-benar ingin menukar posisi dengannya.. Aku tak bisa melihatnya tanpa cahaya.. Aku tak bisa melihatnya dengan penuh kegelapan..

*Hyukkie Pov*

 

Gelap.. Sebenarnya dimana aku saat ini ? Kenapa dimana-mana aku tak bisa menemukan cahaya.. Aku sekarang bisa merasakan kalau sedang berbaring di atas kasur.. Tapi kenapa semuanya gelap..

Tiba-tiba aku merasakan pintu terbuka.. Aku bisa merasakan kalau ada seseorang yang sedang didepanku saat ini..

” annyeonghaseo.. Nona lee hyuk jae.. “ ucapnya menyapaku

” nde.. Siapa ? “

 

” aku temannya donghae.. “

 

DEG

Temannya donghae ? Kenapa dia bisa disini ?

” ada perlu apa ? “

 

” aku hanya ingin mengatakan apa yang dipesankan donghae padaku untuk dirimu.. “

 

Pesan ? Apa ? Dan kenapa suara orang yang sedang berbicara denganku saat ini seperti baru saja menangis..

” apa ? “

 

” Donghae berpesan.. Kalau dia hari ini dengan sangat tiba-tiba harus pindah ke luar negri.. Dan juga.. Dia berpesan.. Terimakasih untukmu.. Dan sekali lagi maaf.. “

 

Apa ini ? Donghae pindah ke luar negri ? Tapi kenapa sangat tiba-tiba ?

” dan juga.. Ada yang ingin dia katakan padamu.. Dan maaf apabila kalau kata ini sungguh terlambat untuk diucapkan padamu.. “

 

” apa ? Apa yang dia katakan ? “

 

” Saranghaeo.. “

Seketika aku merasakan pintu kini tertutup.. Apa orang itu sudah keluar ? Tapi ? Saranghaeo ? Donghae.. Maksudmu apa ? Kenapa kau tidak bisa mengatakan kata itu langsung padaku ? Dan kenapa kau mengatakan itu saat kau harus pergi.. Seketika bulir-bulir airmata jatuh membasahi pipiku..

Namun.. tidak lama dari itu.. Akhirnya pintu kini terbuka kembali..

” selamat siang nona.. Bagaimana kondisimu ? “

 

” baik.. anda siapa ? “

 

” oh saya dokter di rumah sakit ini.. “

 

” oh araso.. Tapi kenapa aku tidak bisa melihat ? Sebenarnya ada apa denganku dok ? “

 

” anda mengalami kebutaan.. “

Tubuhku sudah seperti ingin jatuh.. Lemas, hanya itu yang ku rasakan.. Buta ? Kenapa nasibku sangat mengenaskan.. Apa aku sudah tidak bisa lagi melihat indahnya dunia ini ? Entah di penghilatan atau perasaanku sekarang.. Semuanya kini menjadi Gelap.. Tak ada cahaya

|.| 5 Tahun Kemudian |.|

 

*Eunhyuk Pov*

Seperti biasanya.. aku kini sedang berjalan mengelilingi taman.. sudah 1 tahun belakang aku selalu datang kesini.. Langkah demi langkah hanya ku tujukan pada seseorang.. Seseorang yang telah memberikanku sebuah cahaya kehidupan.. Sesuatu yang membebaskan diriku dari kegelapan

” Happp.. “

Dengan spontan aku menangkap bola yang tiba-tiba meluncur nyaris mengenai wajahku.. Hahh untung aku melihat bola itu.. Kalau tidak mungkin wajahku sudah terluka..

” maaf kak.. Bisakah kau mengembalikan bola itu.. “ ucap seorang anak laki-laki yang ku pikir pemilik bola ini

Baiklah.. Aku bisa maklum akan hal ini.. Namanya juga anak kecil.. Melakukan sebuah kesalahan mungkin sudah biasa..

” baiklah.. Ini bolamu tapi mainnya hati-hati ya.. “ ujarku sembari tersenyum

” nde.. Kamsahamnida Noona.. ” ujarnya sedikit membungkukkan badan dan langsung pergi..

Aku pun kembali melanjutkan langkahku.. Dengan teliti aku melihat sekeliling taman untuk mencari dimana orang itu..

” ahh itu dia.. “

Aku pun mempercepat langkahku menuju sosok laki-laki yang sedang duduk didekat pepohonan yang berada di taman ini..

” hay donghae.. Apa kabarmu ? “ ujarku sembari menepuk bahunya     akrab..

Dia pun lalu mencoba mencari-cari sumber suaraku.. Dengan cepat aku aku memegang tangannya agar dia dengan mudah menemukanku..

” aku disini.. “ ucapku sembari memegang tangannya lembut

” hay Monkey.. Kau sudah datang rupanya.. ku pikir kau tak akan datang.. “ kata donghae

” mana mungkin aku tak akan datang.. Bukankah aku sudah janji denganmu untuk terus menemanimu kan ? “

 

Aku hanya bisa melihat dia tersenyum akan ucapanku.. Kini tak terasa airmata sudah deras menggenangi wajahku.. Aku benar-benar tak percaya kalau ternyata orang ini bisa mencintaiku hingga titik seperti ini.. walau dia tak mengetahui siapa aku sebenarnya.. karna aku sengaja menyembunyikan identitasku padanya karna apabila aku memperkenalkan diri sebagai Lee Hyuk Jae.. Mungkin aku tak bisa berada didekatnya seperti sekarang..

Donghae.. Kenapa kau rela mendonorkan matamu untukku ? Dan berbohong kalau kau sudah pindah ke luar negri.. Semuanya sudah aku ketahui.. Aku tahu kalau laki-laki yang mengaku sebagai temanmu waktu itu sebenarnya adalah kau sendiri.. Dan kau yang mengatakan kata Saranghaeo padaku saat itu..

Ternyata pengorbananku selama ini untuk mencintaimu masih kalah jauh dengan pengorbananmu padaku.. Maaf kalau hanya dengan menjadi orang lain seperti ini aku bisa menghiburmu..

” Monkey.. Apa kau masih ada disini.. ? “

 

” tentu saja aku disini.. Ada apa ?

 

” kau menangis ? “

 

” tidak.. Aku tidak menangis.. Hanya saja aku sedikit sakit tenggorokan jadi suaraku sedikit parau.. “

 

” ohh syukurlah kalau begitu.. “

 

Donghae.. Apa aku harus mengembalikan mata ini padamu ? aku benar-benar tak bisa melihatmu buta seperti ini karnaku..

Mata yang telah kau berikan padaku ini hanya menjadi tempat mengalirnya airmataku yang mungkin sebentar lagi akan mengering akibat melihat penderitaanmu..

” oh ya Monkey.. Bagaimana dengan pria yang kau ceritakan kemarin ? Apa kau sudah berhasil bertemu dengannya ? “

 

” ya.. Aku sudah melihatnya.. Tapi entah kenapa hatiku sakit.. Dia sepertinya menderita karnaku.. Karnaku dia menjadi susah.. “

 

” itu namanya cinta.. Aku yakin dibalik penderitaannya karenamu.. Didalam hatinya dia sangat bahagia.. Karna aku sedang merasakan hal yang sama dengan pria itu.. “

 

Donghae.. Kenapa kau membuatku semakin gila ? Kau terlalu polos.. Aku benar-benar tak bisa melihatmu menderita seperti ini.. Apakah kau tahu siapa pria yang aku maksud itu.. ? Itu Kau ! Andai kau mengetahuinya..

” mwo ? Bahagia ? “ tanyaku sembari mencoba menahan tangis

” nde.. Baiklah aku akan bercerita sedikit padamu tentang kisahku.. Dulu aku pernah menyakiti seorang wanita.. bisa dibilang dia sangat mencintaiku.. Tapi sayangnya aku tak bisa membalas cintanya.. “

Donghae-ah.. Saat ini aku rasanya ingin berteriak dan mengatakan kalau aku Hyukkie-mu.. Hyukkie yang membuat kau seperti ini..

” tapi lambat laun aku mulai menyukainya.. Namun itu semua sudah terlambat karna saat itu aku sudah berpisah dengannya.. Dan tidak ku duga malamnya dia mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kebutaan.. “

Ya Tuhan.. Dadaku sangat sesak saat ini.. Donghae.. Kenapa kau mencintaiku sampai seperti ini ?

” tapi saat itu juga aku pun memutuskan untuk mendonorkan mataku untuknya.. Karna aku tak bisa melihatnya dalam kegelapan.. Dan apakah kau tahu monkey ? mungkin hingga sekarang dia tak pernah tahu kalau sebenarnya mata yang sedang digunakannya saat ini adalah mataku.. Hahh aku bahagia kalau dia dapat melihat dengan mata itu.. “ ucapnya bahagia

Apa ? Bahagia ? Kau bisa merasakan bahagia saat ini ? Kenapa kau bisa bahagia ? Apakah kau tahu ? Aku benar-benar kaget ketika mata yang sedang aku gunakan ini adalah matamu donghae..

” bahagia ? ” tanyaku padanya

” nde.. Setidaknya ini untuk membalas rasa sakit yang dia rasakan ketika bersamaku.. “

 

Apa ? Balasan akan rasa sakitku terhadapmu ? Tidak ! Ini sudah lebih dari cukup.. Rasa sakitku saat itu masih belum apa-apa kalau melihat pengorbananmu saat ini..

” baiklah.. Sekarang aku akan membantumu.. Kau anggap saja aku ini wanita itu.. Dan kau ucapkan semua yang ingin kau katakan padanya.. Pasti dia akan merasakannya.. “

 

” heh ? Apakah bisa begitu ? “

 

” tentu saja.. Tuhan tak pernah tidur melihat dan mendengar doa umatnya.. “

 

” araso.. Baiklah sekarang aku akan mengatakan segala hal yang ingin aku katakan padanya padamu.. “

 

” baiklah.. Aku siap ! Katakan “

 

” hai Hyukkie.. Apa kabarmu ? Bagaimana dengan matamu sekarang ? Ahh maaf kalau penghilatanmu sedikit buram karna mata itu.. Karna dulu mataku minus hehe.. “

 

” kau tahu ? Saat aku tahu kau tak dapat melihat lagi.. Ku pikir saat itu aku akan mati.. saat itu aku mulai menyadari kalau kau begitu berarti bagiku.. “

 

” tapi akhirnya aku memutuskan untuk mendonorkan mataku padamu.. Dan sampai sekarang.. Aku tidak menyesal karna melakukan hal itu.. Karna aku bahagia kalau kau bisa melihat menggunakan bagian dari tubuhku itu “

Aku hanya bisa mencoba isakan tangis dengan menutup mulutku dengan kedua tanganku saat ini.. Aku tak sanggup mendengar ucapan-ucapannya ini terhadapku

” oh ya ada satu lagi yang penting ingin aku katakan padamu.. Sebenarnya dulu aku pernah mengatakannya sekali padamu.. Tapi mungkin kau tak menyadari itu.. Tapi aku.. “

 

” saranghaeo Hyukki-ah.. Na jeongmal saranghaeo.. Terimakasih telah menjadi penerangku saat aku kegelapan melalui memori saat kita bersama.. Terimakasih karna telah merawat mataku.. Dan Maaf karna dulu pernah menyakitimu.. “

 

Baiklah.. Tangisku pecah saat ini.. Dengan reflek aku memeluk tubuhnya.. Aku sudah tak bisa menahan gejolak yang terus bergerak dibenakku..

” saranghaeo.. Nado saranghaeo donghae-ah.. Mianhaeo.. Saranghae yeongwonhi.. ” ucapku masih dengan memeluknya

” monkey-ah.. Kau kenapa ? Kau menangis ? Apa kisahku begitu menyedihkan ? Saranghaeo ? Maksud perkataanmu itu apa ? “ tanyanya masih belum mengerti

Dengan perlahan aku melepaskan pelukanku padanya.. Aku pun memegang tangannya..

” donghae-ah.. “ ucapku lirih

” monkey.. Kau kenapa ? Ada apa denganmu ? “

 

” donghae.. “ ucapku dengan terisak

” tunggu dulu.. Sebenarnya kau siapa ? Kau menyembunyikan sesuatu padaku.. Kau siapa ? “

 

” donghae.. Mianhae.. “

 

” Hyukkie ? “

 

” iya.. Aku hyukkie.. “

 

” kenapa kau ada disini.. Pergi.. Kenapa kau ada disini.. Ku bilang PERGI ! “

 

” donghae-ah.. Kenapa kau seperti ini.. ku mohon.. Sudah cukup ! Apa kau pikir aku bahagia karna bisa melihat lagi ? Apa kau bisa membiarkanku melihat tapi harus melihat kau dengan keadaan seperti ini.. Dan ini semuanya karnaku.. Ku mohon donghae.. Biarkan aku mengembalikan mata ini.. Percuma aku bisa melihat tapi aku harus terus mendapatimu dengan kondisi seperti saat ini.. “ ucapku memohon padanya..

” tidak.. Kau tidak bisa mengembalikan mata itu.. Mata itu sudah milikmu.. ”

 

” baiklah kalau begitu.. ! Kau bilang matamu adalah milikku kan ? Jadi Hatiku adalah milikmu.. Hidupku adalah milikmu.. Dan cintaku adalah milikmu.. ”

 

” Hyukkie ! Maksudmu apa ? “

 

” aku tak bisa jauh darimu.. Aku tak bisa donghae.. kalau kau berpikir kau adalah orang yang membuatku sakit.. Itu Salah ! Kau akan membuatku lebih sakit kalau kau pergi dariku.. “

 

” hyukkie-ah.. “

 

” ku mohon jangan pergi lagi.. Tetaplah berada disampingku Hae.. Saranghaeo “

Aku sudah tak ingin melihatnya sakit akan semua pengorbanannya terhadapku.. ya Tuhan.. Biarkan aku untuk bersamanya.. Menerangi hidupnya..

” hyukkie.. “

Ku pandangi wajah donghae masih dengan mata yang berlinang.. Aku mohon.. Ku mohon kau mau menerimaku..

” jebal.. Katakan kalau kau mencintaiku dan biarkan aku bersamamu.. Ku mohon.. “

Aku terus tak henti-hentinya terisak-isak..

” saranghae.. Nado sarang.. “

 

Ya Tuhan ? Apa ini ? saranghae ? Dia bicara begitu ? Aku bahagia.. Saranghae Donghae..

Donghae pun memelukku.. Ya Tuhan.. Selama aku hidup.. Aku belum pernah merasakan pelukan hangat seperti ini.. Donghae kau adalah nyawaku.. hidupku.. Dan cahayaku..

The End

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

13 responses to “OUR EYES”

  1. Nakazhawa says :

    Daebak..
    FFx keren abizz..
    Feelx dpet bnget..
    Jdi brasa ngerasain sndiri.. Hehehh xD

  2. urriekyu says :

    menyedihkan…………. (-_-)”

  3. Special ELF Fahbiy says :

    aku telat ‘menemukan’ ff ini………
    q sampai nangis bacanya………T~T
    *mungkin karena q lagi badmood kali ya:)

  4. nanlovely669 says :

    huuaaa nyesek, feelnya dapet bgt…😥
    akhirnya eunhae bersatuu….
    daebak eon…

  5. amy_rosie says :

    ya ampun..nyesek hiks

  6. Donghaeta says :

    Wah, keren keren.. Ini nmanya true love, so sweet :*

  7. myprecioustime89 says :

    huaa, kamu sukses bikin aku nangis..
    terharu banget..
    T.T

    no comment ah, lagi berlinang air mata nii,
    #cielah bahasany,, xixixixi

  8. heldajungsoo says :

    Huft. . . T.T kenapa cerita ini begitu mengharukan. . .

  9. NaMiNa says :

    ff ni bner2 bikin nyesek..
    mengharukan.. T.T

  10. zahratus shyita says :

    huweeeee T_T sempet sedih jga,entah knp hatiqu nyesek bgt bc’a,bnr2 mengharukann,

    akhir’a haehyuk b’1,
    aq suka itu

  11. Lynda says :

    Huweee~ ceritanya bener2 nyesek,
    hae rela donorin matanya demi hyukkie daebak

  12. Iin rachma says :

    Daebakk… FF ni bikin mata basah lagi.. Perjuangan eunhae yg kaga ada abisnya..
    Kereen banget~

  13. riaaa says :

    Oh Goooood nice banget ffnya, daebak ih😂 feelnya dapet bangeeet😭

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: