Love’s Way (2MIN) Part 9 & 10


Love’s Way Part 9

 

*Minho Pov*

 

Aku bersandar di salah satu pohon yang ada di taman kampus.. Mataku ku sengajakan ku pejamkan.. Sejak kejadian di acara Jonghyun Noona waktu itu.. Sudah 2 minggu Hubunganku dengan Taemin merenggang.. Dan komunikasi kami pun nyaris tak ada..

 

Drettt dreettt..

 

Hpku bergetar.. aku mengambil hp yang berada di saku jaketku.. ternyata itu sms dari Jonghyun Noona.. Setelah aku membaca isi smsnya.. Aku langsung menutup HPku dan melemparkan HPku ke Tanah..

 

” Apa aku harus menyutujui tawaran Noona ? “ ujarku pelan..

 

*Flashback*

 

” Minho-ah ” panggil Noonaku dari luar pintu

 

Sudah 1 minggu lebih aku tak datang ke kampus.. Aku sudah tak ada alasan lagi untuk ke kampus.. Karena yang menjadi alasanku bertahan sekolah disana sudah tak ingin menemuiku..

 

” Minho-ah.. Kau kenapa ? Kau jangan begini.. Sudah 1minggu lebih kau tak sekolah.. Kenapa kau seperti ini dongsaeng ? “ Noona ku tetap berusaha untuk membujukku agar sekolah.. Namun kata-katanya sudah tak mampu menggerakkan

hatiku lagi..

 

” YA ! Cho Minho ! Ayo buka pintu.. Kau tak boleh seperti ini ! “ mendengar Noonaku sudah berteriak-teriak di balik pintu aku terpaksa bangun dari kasurku untuk membuka Pintu

 

” Ya Noona.. Ku mohon jangan ganggu aku.. Aku butuh waktu untuk sendirian.. “ ujarku pada Noona yang masih berdiri di depan pintu kamarku

 

Aku pun kembali menuju ke kasurku.. Aku merebahkan tubuhku kembali ke atas kasur.. Noonaku mendekatiku.. Dan posisinya sekarang sudah duduk di pinggir kasur

 

” Minho-ah.. Mianhe.. ” Aku sedikit kaget kenapa Noona mengucapkan kata maaf padaku

” Maaf ? Untuk apa ? “ tanyaku pada Jonghyun Noona masih dalam posisi tidur

” mungkin kalau bukan karena aku yang memaksamu dan Taemin kemarin.. hubungan kalian tak akan menjadi seperti ini.. ” ujar Noonaku lirih..

 

Akhirnya aku bangkit dari tidurku dan langsung duduk berhadapan dengan Jonghyun Noona..

 

” Noona.. Ini bukan salahmu.. Ini semua salahku yang tak berani menghadapinya cinta.. Mungkin sudah waktunya aku melupakannya.. ” Ujarku pada Jonghyun Noona sembari tersenyum

 

Setelah mengatakan aku akan melupakan Taemin.. Wajah Noona tertunduk lemas.. Sesekali aku mencoba melihat wajahnya.. aku melihat Noona menangis.. Baru kali ini dalam hidupku aku melihat Noona menangis..

 

” Minho-ah “ panggil Noonaku

 

” apakah dengan kau melupakannya.. Kau akan kembali menjadi Minho yang seperti dulu.. ? ”

aku menatap ke bawah sejenak untuk berpikir..

 

” Mungkin saja “ ujarku sembari tersenyum

 

” Minggu depan.. Aku akan kembali ke Inggris untuk melanjutkan kuliahku.. Apa kau mau ikut ? “ Aku tersentak kaget mendengar ajakan Noona yang ingin aku ikut dengannya

 

” Kalau kau berpikir dengan cara melupakannya kau akan kembali lagi seperti dulu.. Aku akan membantumu.. Jadi ku mohon kau ikut denganku ke Inggris dongsaeng.. “ Pinta Jonghyun Noona denganku

 

Aku hanya diam seperti patung mendengar ajakan Noona.. Aku juga ingin melupakan Taemin.. Tapi aku belum siap..

” Noona.. “ ucapku menggantung

 

” aku akan memikirkannya lagi “ ujarku pada Noona

 

*Flasback End*

 

Aku masih memikirkan ajakan Noona yang menginginkan aku untuk ikut dengannya ke Inggris.. Ku buka mataku yang dari tadi terpejam.. Aku memandang wanita yang berada di depanku namun dengan jarak cukup jauh.. Dia sedang duduk di atas kursi seperti biasanya.. Dia sedang membaca buku yang ku pikir lumayan tebal.. Sejak kejadian waktu itu.. Ku lihat taemin sering sekali menghabiskan waktu dengan membaca buku..

 

” ternyata dia sudah benar-benar melupakanku.. “ ujarku dalam hati

 

Melihat kondisi Taemin yang mungkin sudah melupakanku.. Tekadku untuk melupakannya pun semakin membesar..

 

” ara.. Aku akan ke inggris ! “ ujarku mantab dalam hati

 

*Taemin Pov*

 

Seperti biasanya yang kulakukan hanya membaca dan membaca.. Aku berharap dengan membaca mungkin aku akan melupakannya.. Tapi kenapa aku masih saja memikirkannya.. Ku rasa aku sudah gila.. Aku sudah tak bisa melupakannya dari bayang-bayang pandanganku.. aku mengarahkan pandangan ke sekelilingku.. Aku sedang mencari Key.. Akhir-akhir ini aku merasakan Key semakin menjaga jarak denganku.. Dia lebih senang menghabiskan waktu dengan Onew.. Tapi aku sadar.. Mungkin Key juga butuh waktu dimana dia bersama dengan orang lain selain aku..

 

” Oke Taemin.. Semuanya sudah berakhir.. Dan sekarang adalah awal dari segalanya.. ! ” Ujarku mantab

 

*Key Pov*

 

Hubunganku dengan Onew semakin mengalami peningkatan.. Aku dan Onew selalu bersama akhir-akhir ini.. Namun aku merasa tidak enak dengan Taemin karena sering meninggalkannya sendirian..

 

” Key “ panggil Onew memanggilku

” nde ? ”

” Bagaimana keadaan Taemin dan Minho ? “ tanya Onew

” entahlah.. Mereka sepertinya akan sangat rumit “ ujarku pasrah

” Key ! “ terdengar suara Namja yang memanggilku.. Aku pun membalikkan tubuhku untuk mencari sumber suara tersebut

 

” Kau minho.. Ada apa ? “ tanya ku pada Minho

” bisakah aku berbicara padamu hanya dengan 4mata.. ? “ pinta Minho padaku

 

Aku pun langsung mengalihkan pandanganku ke arah Onew yang sepertinya mengerti dan langsung pergi..

 

” Baik.. Sekarang kau mau bicara apa ? “ ucapku memulai pembicaraan

” mungkin ini bukan hal yang terlalu penting untuk kau dan Taemin ketahui.. Tapi setidaknya aku ingin minta kau menyampaikan pada Taemin.. Kalau aku sungguh minta maaf.. Dan rencananya 2hari lagi aku akan ke Inggris.. ” Ujar Minho

 

” Inggris ? Kau mau apa kesana ? “ tanyaku terkaget

” aku ingin sekolah disana.. Dan mungkin apabila aku kesana Taemin akan lebih tenang karna tidak akan bertemu denganku lagi “ ujar Minho

 

” apa kau tak ingin menyampaikan hal ini padanya langsung ? “ Tanyaku langsung

” Annyie.. Aku tak ingin menganggunya.. “ ujar Minho seraya tersenyum

” Baiklah terserah kau saja.. “ ujarku singkat

” Gomawo.. bantu aku menyampaikannya ya ? “ pinta Minho sambil pergi meninggalkanku

 

Aku tak sanggup untuk memberitahukan hal ini pada Taemin.. Aku tahu kalau Taemin masih belum bisa melupakan Minho..

Namun ini amanat.. Jadi aku harus memberitahunya

 

*Taemin Pov*

 

Aku berjalan sambil ingin mencari Key.. Aku sungguh kesepian.. Pandanganku kosong sejauh perjalanan.. Dan akhirnya entah apa yang membawaku aku berhenti di suatu tempat..

 

” Kenapa aku malah kesini ? “ ujarku bingung

 

Entahlah apa yang membawaku ke tempat Dimana aku dulu sering memerhatikan Minho diam-diam.. hanya pohon ini yang menjadi saksi bisu betapa aku menyukai Minho selama ini.. Hanya dia yang mungkin tahu aku sering memandang Minho dari jauh..

 

” Kenapa aku seperti ini ? Aku tak bisa seperti ini terus.. ” batinku dalam hati

 

Aku hanya menatap batang pohon yang didepanku itu nanar.. Aku hanya ingin memastikan apa yang aku lakukan ini sudah benar.. apakah dengan melupakannya aku akan kembali bahagia ? Batinku dalam hati

 

” Taemin “ panggil seseorang

 

Aku pun membalikkan badanku untuk mencari sumber suara yang memanggilku..

 

” Waeyo ? Ada apa ? “ tanyaku pada Key

 

” Kau sedang apa disini.. ? Kau akhir-akhir ini sering sekali menyendiri.. Dan sekarang kau bersama pohon.. “ ujar Key padaku sepertinya dia mengkhawatirkanku

 

” menyendiri kau bilang ? Kau yang terlalu sibuk dengan Onew.. “ ujarku ketus pada Key

 

” Hehe.. Mianhe Chingu.. Kau jangan marah ya ? Aku akan menemanimu Lee Tae Min.. ” ujar Key sambil nyengir..

” Jadi apa yang menjadikan kau menemuiku ? “ tanyaku pada Key sambil mengambil HP yang ada di tasku

 

Sesekali ku lihat raut wajah Key sangat gelisah.. Aku pun tambah penasaran ada apa dengannya..

 

” Taemin.. Tadi.. “ ujar Key menggantung

” Tadi apa ? “ tanyaku santai

” tadi Minho menemuiku untuk mengatakan kalau dia 2hari lagi akan pergi ke Inggris untuk belajar disana.. ”

 

DEGG

 

” Mwo ? “ ujarku pelan

 

tubuhku seketika lemas.. Aku sudah tak bisa berkata apa-apa lagi setelah mendengar apa yang dikatakan Key barusan.. tanganku yang tadi sedang memegang HP tiba-tiba tanpa sabar melepaskannya..

 

” Ya Taemin ! No gwanchana ? ” ujar Key sambil menyambut HP ku yang hampir terjatuh

 

” inggris ? 2hari lagi ? “ tanyaku lagi pada Key belum percaya

” Nde.. “ angguk Key pelan

 

Aku berusaha menahan airmata yang ingin jatuh dari mataku.. Tak ku sangka setelah mendengar ini hatiku teramat sakit.. ternyata usaha ku selama ini untuk melupakannya sia-sia

 

” Taemin.. “ panggil Key

 

” Kalau kau mau mencegah Minho untuk tidak pergi sekarang masih sempat.. “ Ujar Key yang membuatku menatapnya lekat-lekat

 

” mencegahnya ? Aku ini siapa baginya ? Kenapa aku harus mencegahnya ? “ ujarku pada Key

” Kau masih menyukainya Taemin.. Kau jangan bohong padaku.. Kau tak bisa membohongiku.. Dan apakah kau tahu kenapa Minho tidak mengatakan hal ini padamu langsung ? Dia menjawab tak ingin menganggumu.. itu menandakan dia juga menyukaimu.. ”

 

Aku diam sejenak.. Aku sungguh tak mengerti apa yang diucapkan Key..

 

” Menyukaiku ? Sudahlah.. Kau jangan menghiburku dengan cara yang seperti ini.. Dia tak akan pernah menyukaiku.. “ kataku pada Key

 

Aku pun pergi meninggalkan Key yang masih berdiri disana.. Sesekali aku mendengarnya memanggil namaku.. Tapi aku sudah tak sanggup menoleh padanya lagi.. Airmataku yang tadi sudah ku tahan kini pun keluar

 

*author Pov*

 

Disaat Key yang memanggil-manggil Taemin.. Terlihat ada seorang yang mendengar percakapan mereka.. Orang itu sesekali memegang dadanya untuk menahan sakit yang teramat menyayat..

 

” Kau harus tunggu aku.. “ ujar Orang itu pelan

 

Love’s Way Part 10

 

*Taemin Pov*

 

Hari ini ialah hari dimana mungkin aku tak akan bertemu dengan Minho lagi.. Hari ini dia akan pergi ke Inggris bersama Jonghyun Onnie.. Hatiku mengatakan aku tak bisa membiarkan dia pergi.. Tapi siapa aku ?

Aku mencoba untuk menerima ini semua.. Mungkin kisahku dengannya akan berakhir pada hari ini.. Aku hanya bisa tersenyum miris padaku sendiri..

 

” kau sangat hebat Taemin.. Kau berhasil tidak memberitahunya kalau kau menyukainya.. kau berhasil

menyembunyikannya sampai akhir.. “ ujarku pada diri sendiri..

 

Aku melangkahkan kakiku menuju pohon dimana aku sering memerhatikannya dari jauh.. namun langkahku terhenti ketika melihat seseorang yang sedang berada di samping pohon itu..

 

Ya.. Itu Minho.. Aku tak tahu dia sedang apa disana.. Aku lihat tangannya penuh dengan tanah..

 

” apa dia terjatuh ? “ tanyaku pada diri sendiri

 

*Minho Pov*

 

” inilah awal dari pencarianku selama ini.. Aku berjanji akan memenuhi perjanjian antara kau dan aku “ ujarku pada pohon yang ada didepanku

 

hari ini aku akan pergi ke Inggris.. Tapi aku menyempatkan diri untuk pergi ke kampus dahulu..

 

” 4 tahun lagi aku akan kembali kesini.. Jadi kau tunggu aku ya Pohon.. “ ujarku sembari menepuk-nepuk batang pohon itu

 

Aku melihat ke arah jam tanganku.. Pukul sudah menunjukkan 09.10 KST , sudah waktunya aku ke bandara.. Aku alihkan pandanganku ke langit beberapa saat.. Sebelum aku pergi

 

*Taemin Pov*

 

Mungkin ini terakhir kalinya aku melihat Minho.. Ku tujukan pandanganku pada Minho yang lambat laun sudah menghilang dari tatapanku..

 

Aku berjalan ke arah Pohon itu.. Mungkin hanya pohon inilah satu-satunya yang bisa membuatku mengingat Minho.. Orang yang telah membuatku menjadi seorang pengecut yang tidak berani menghadapi cinta..

 

” Berakhir.. Semua sudah berakhir “ Ujarku lirih

 

Aku duduk bersandar dibawah pohon kenangan itu.. Aku mengambil posisi duduk yang sama seperti Minho saat sedang berada di pohon ini dulu.. Aku mengalihkan pandanganku ke tempat dimana aku sering memerhatikannya..

” Ternyata dari sini.. Aku sangat terlihat jelas apabila sedang memerhatikannya.. “ ujarku pelan

 

*Key Pov*

 

Ku lihat Taemin yang sedang bersandar di suatu pohon.. Raut kesedihan, penyesalan sangat tergambar jelas di wajahnya.. Aku tak sanggup melihat sahabatku seperti ini.. Disaat dia sedang sedih aku tak bisa melakukan apa-apa untuknya..

 

” Taemin Mianhe.. ” ujarku pelan

 

Aku hanya berdiri dan memerhatikan Taemin yang tak kunjung bergerak dari duduknya seperti semula.. Sudah 1 jam lebih aku memerhatikannya seperti ini.. Aku pun memberanikan diri untuk menghampirinya..

 

” Hey.. Kau sedang apa ? ” tanyaku sedikit santai sembari mengambil posisi duduk disampingnya

” Anyiee.. Aku hanya saja sedang santai sebentar.. “ ucap Taemin tanpa melihatku..

 

Selama pembicaraanku dengannya.. Taemin tak pernah mengalihkan pandangannya padaku yang berada disampingnya.. Dia hanya tertunduk atau tidak dia akan melihat ke arah langit.. Aku tahu persis dia sedang menyembunyikan airmatanya dariku..

 

” kau jangan menangis lagi.. Cepat hapus airmatamu itu.. Kau kan tahu aku tak suka dengan wanita cengeng.. ” Ujarku sedikit santai

 

” menangis ? Siapa yang menangis.. Jangan sok tau.. “ ujar Taemin masih berbohong

” Hey.. Apa kau lupa ? aku ini sudah bersahabat denganmu tidak 1 atau 2bulan saja.. Aku sangat mengenalmu “ ucapku padanya

 

ku lihat Taemin semakin tak bisa menahan airmatanya yang ingin keluar.. Aku pun merangkul bahunya.. ku sandarkan kepalanya ke bahuku..

 

” Sudahlah.. Semuanya akan baik-baik saja.. Kau masih ada aku, Onew, dan orang tuamu.. Kau harus percaya ini bukanlah akhir dari segalanya “ ujarku pada Taemin mencoba untuk membuat dia tenang

” Gomawoeyo Key.. Aku sungguh menyayangimu.. Jeongmalll ” ujar Taemin padaku masih dengan suara yang parau karna sedang menangis..

 

Jujur saja.. Aku masih ada sedikit perasaan pada Taemin.. Tapi ku pikir sudahlah.. Aku sudah punya Onew.. Mungkin dia lebih cocok denganku daripada Taemin.. Dan mungkin aku dan Taemin memang lebih cocok untuk menjadi sahabat..

 

========4 Tahun Kemudian=======

 

*author Pov*

 

Seorang Yeoja berkacamata berseragam rapi turun dari mobilnya.. sebuah buku tebal berada di tangannya.. Dia berjalan menuju suatu ruangan.. Sesampainya disana.. Dia langsung meletakkan tas dan buku-buku yang daritadi dibawanya.. Dikeluarkannya lah setumpukan lembaran kertas dari dalam tasnya..

 

” hari ini aku membawa soal-soal yang berjumlah 100 pertanyaan.. Ku beri waktu kalian 1jam untuk mengerjakannya.. Tepat pukul 10 kalian kumpulkan lembar jawabannya araso ? “ ucap Yeoja berkacamata itu pada mahasiswa dan mahasiswi yang menjadi muridnya

 

” Soengsengnim.. Kau selalu memberi kami tugas.. Kau sungguh tega sekali.. “ ujar seorang siswa pada Yeoja berkacamata itu

 

” Tega kau bilang ? asal kalian tahu.. Di dunia ini masih ada orang yang lebih tega dariku.. Araso ? Orang-orang yang pergi tanpa kejelasan salah satunya.. Jadi.. aku masih belum bisa dikatakan ‘TEGA’ ! Cepat kerjakan soalnya.. “ bentak Yeoja berkacamata itu pada murid-muridnya

 

Melihat sang guru yang sudah semakin mengerikan.. Murid-muridpun langsung mengerjakan soal yang diberika sang guru

Yeoja itu pun berjalan mengitari meja-meja murid yang sedang mengerjakan soal.. Yeoja itu dikenal sebagai Dosen yang sangat mengerikan.. Kebiasaannya yang sering memberi tugas sangat banyak membuatnya ditakuti oleh murid dan dia juga sangat mengerikan kalau sedang marah.. Sejak kejadian 4tahun yang lalu.. Taemin berubah menjadi wanita yang keras..

 

” Jangan panggil aku Lee Tae Min.. Kalau aku tak bisa menjadi sepertinya.. menjadi orang yang sangat jahat.. Yang tega pergi tanpa kejelasan ” ujar Yeoja itu dalam hati

 

TBC

 

Jiahhh kali ini saya publish ni ff rada cepetan hehe..

 

gimana ada yg tau apa yg bakal direncanain minho ama tuh pohon ??

 

Cekidot aja di next part

 

Comment ya ^^

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

5 responses to “Love’s Way (2MIN) Part 9 & 10”

  1. nadea says :

    minho tega bgt ya,, ninggalin taem cup cup

  2. seventina says :

    hiks hiks
    kenapa jd kayak gini..

  3. yeosin says :

    Hiks…. Hiks…..
    Minhonya perg…..
    Huhuhuhu….

    Kapan minho baliknya?

    Taemin jadi sombong sih….
    Hadeh makin ruwet aja…..

    Lanjut…. Lanjut…..

  4. sara samuel wuarlela pangemanan says :

    ach benar benar kisah cinta yang rumit

  5. mrofiatul says :

    heum tae jadi dosen killer kekeke…
    and penasran apa rencana minho ma pohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: