Love’s Way Part 11 &12


Love’s Way Part 11

 

*Author Pov*

 

Seorang Namja menatap ke arah luar jendela yang kini sedang dituruni salju.. Sesekali dia mengembangkan senyumnya sembari memain-mainkan bulpen yang kini dipegangnya..

 

Salju yang kini turun sangat menggambarkan kondisi hatinya yang sedang membeku saat ini.. Saat sang Namja sedang tenangnya melamun tiba-tiba ada suara Yeoja yang mengusik telinganya

 

” hey.. Mau sampai kapan kau duduk memandangi salju turun terus ? apa dokumen-dokumen perusahaan yang ku berikan sudah kau kerjakan semuanya ? ” ujar Yeoja itu sedikit ngomel

 

” Hesso.. Semuanya sudah ku kerjakan.. Kau sungguh menggangguku.. “ ujar Namja yang sedang terduduk itu membalas

 

Yeoja itu pun lalu berjalan mendekati sang Namja ke arah meja kerjanya..

 

” aku hanya ingin melihat sampai kapan kau mau melamun seperti ini tiap hari.. Kau benar-benar tak ingin beranjak dari kursimu ini ? “ ujar Yeoja itu menggoda

 

” Tak ada hal yang harus ku lakukan lagi.. Jadi kau keluarlah dulu.. Aku butuh waktu sendiri ” ujar Namja itu sembari mengalihkan pandangannya ke arah luar jendela yang kini sudah dipenuhi oleh embun

 

” Baiklah, kalau kau tak ingin beranjak dari kursi hangatmu ini.. Tapi aku sedang mau memberes-bereskan pakaian untuk pulang ke seoul besok.. ” Ujar Yeoja itu santai dan sambil berjalan menjauh dari meja kerja tersebut

 

Sang Namja yang daritadi sibuk sendiri dengan salju yang turun kini tiba-tiba beranjak dari kursinya untuk menyusul sang Yeoja itu

 

” Besok kita pulang ke seoul ? Kau menyetujui ajakan ku untuk pulang ke seoul ? “ tanya namja itu sangat bersemangat

 

” Kita ? Bukankah kau tak mau beranjak dari kursimu itu ” ucap sang Yeoja sambil menunjuk kursi tersebut

 

” hey Noona.. Aku tadi hanya bercanda.. jangan kau anggap serius.. Jadi kapan kita akan pulang ? Besok kah ? Jadi Aku akan pulang dulu untuk membereskan pakaian-pakaianku.. Kau mau ikut tidak ? ” ujar Namja itu bicara panjang lebar..

 

” aku sudah lebih dulu membereskan barang-barangku.. Jadi kau saja yang pulang.. “ Ujar Yeoja itu menyuruh sang Namja untuk pulang lebih dulu

 

” Jeongmal ? Araso.. Aku pulang dulu.. “ ujar namja itu sambil berlari pergi

 

Yeoja itu hanya bisa tersenyum kecil melihat kelakuan namja itu

 

” Hey Minho.. Hati-hati.. Araso ? ” teriak Yeoja itu kepada namja yang tadi pulang dan bernama Minho itu

Ya.. Minho dan Jonghyun kini telah membangun perusahaan di inggris.. Perusahaan ini berjalan dibidang kontruksi.. Selama 4 tahun ini Minho sangat bekerja keras bersama noonanya.. Alhasil perusahaannya sukses sekarang..

 

*Minho Pov*

 

Aku berlari ke luar perusahaan untuk pulang.. Aku berlari sangat kencang hingga akhirnya aku sampai pada mobilku.. Aku sudah tak bisa harus bagaimana lagi sekarang.. Aku sungguh bahagia.. Akhirnya setelah 4 tahun aku akan bertemu dengannya lagi..

 

” kau harus tunggu aku.. Taemin.. “ ujarku dalam hati

 

=======================

 

*Key Pov*

 

Aku menunggu Taemin yang kini belum juga keluar dari kampus dimana dia bekerja.. Aku sering sekali tertawa kalau mengingat dimana dia bekerja sekarang.. Dia menjadi dosen di tempat kami kuliah dulu.. Sungguh kebetulan sekali kan ? Tapi sejak 4tahun yang lalu.. Sifat Taemin sangat berubah drastis.. Dia menjadi orang yang sangat keras.. Entahlah apa yang dia pikirkan hingga dia menjadi seperti itu..

 

Setelah beberapa saat aku menunggunya.. Akhirnya dia muncul juga.. Dan seperti biasa dia membawa setumpukan kertas lagi dan aku tahu itu apa.. Aku pun keluar dari mobilku untuk menghampirinya..

 

” Hey.. Aku sudah hampir pingsan menunggumu keluar.. ujarku sedikit ketus pada Taemin

 

” Mianhe.. Kau juga yang salah.. Terlalu cepat datang kesini.. “ Ujar Taemin seraya tersenyum padaku

 

” kau lagi-lagi memberikan tugas yang banyak itu pada muridmu ? Kau sungguh tega taemin.. “ ujarku seraya menunjuk kertas yang dibawa Taemin tersebut

 

” YA ! aku memberi mereka tugas demi kebaikan mereka sendiri.. Jadi kau jangan banyak ikut campur.. “ Ujar Taemin ketus

 

” araso.. Cepat masuk mobil.. “ perintahku pada Taemin

 

namun tiba-tiba ketika aku ingin masuk ke mobil.. Taemin menarik tanganku untuk memberitahuku bahwa dia masih belum selesai bicara..

 

” Apa lagi ? “ tanyaku padanya

 

” Apa kau tak apa-apa selalu menjemputku dari mengajar ? Aku takut Onew akan cemburu.. dia itu pacarmu Key.. “ Ujar taemin padaku

 

” Cemburu ? Onew itu mengerti kalau kau itu sahabatku.. Dan dia juga tahu sudah berapa lama kau bersahabat denganku.. Jadi kau jangan khawatir.. “ ujarku memberi penjelasan pada Taemin

 

” Kapan kau mau melamarnya ? “ tanya Taemin padaku yang kini membuatku amat terkejut atas pertanyaannya itu

” Mwo ? Melamar ? Aku belum memikirkannya.. “ jawabku santai

 

” belum kau pikirkan ? Ya ! Kau ini serius tidak dengannya ? Umurmu sudah 24 Key.. Dia pasti sangat menunggu kau melamarnya.. ! “ bentak Taemin padaku

 

” Taemin.. aku sudah harus bilang berapa kali padamu ? Aku itu serius pada Onew.. Aku sangat mencintainya.. Aku juga sangat ingin menikahinya.. tapi ku pikir ini belum saatnya.. Dan sekarang kau pikirkan dirimu sendiri saja ? “ Ujarku panjang lebar pada Taemin

 

” Aku ? Kenapa denganku ? “ tanya Taemin tak mengerti

 

” sejak 4 tahun belakangan kau tidak pernah menjalin hubungan dengan satu orang pun.. Apa kau masih belum bisa melupakan orang itu ? “ tanyaku pada Taemin yang kini ku lihat sudah tak bisa berkata apa-apa lagi

 

*Taemin Pov*

 

Aku terpaku mendengar pertanyaan Key yang menyebutkan aku belum bisa melupakan Minho.. Tapi harus bagaimana lagi.. Aku akui aku masih belum bisa melupakannya.. Dan salah satu penyebab aku melamar bekerja di kampus ini ialah hanya karena aku ingin terus melihat pohon yang menjadi saksi bisu betapa seringnya aku memperhatikan Minho dari jauh..

 

” Hey.. ! ”

 

” Nde ? Kau bilang apa ? Minho ? Kau jangan bercanda denganku.. Aku sudah tak kenal lagi dengannya.. ” ujarku yang masih saja berbohong

 

” Kau masih mau membohongiku lagi hah ? Sudahlah.. Aku tak akan melamar Onew duluan kalau aku belum melihat kau menjalin hubungan dengan satu namja pun.. jadi seperti janji kita dulu Taemin.. Apakah kau masih ingat ? ” tanya Key yang semakin membuatku bingung

 

” Janji apa ? ” tanyaku bingung

 

” Kita kan pernah berjanji kalau kita harus menikah bersama-sama.. “ Jawab Key dengan tegas

 

” MWO ? Kau masih ingat perjanjian amatiran itu ? “ tanyaku terkejut karena tak menduga ingatan Key ternyata sangat amat baik dariku

 

” sudahlah.. Pokoknya janji itu harus terpenuhi.. Katjaaa.. Masuk mobil.. “ perintah Key padaku

 

=====================

 

@Airport

 

*Minho Pov*

 

Aku duduk disalah-satu bangku yang terdapat di Bandara.. Aku sudah sangat tidak sabar ingin cepat sampai di Seoul.. Hanya satu harapan yang ku inginkah.. Yaitu.. Semoga perasaannya padaku tidak berubah..

 

” Minho-ah ”

 

Aku mendengar Noonaku yang sudah memanggilku untuk cepat-cepat masuk ke pesawat.. Sepertinya waktunya sudah tiba.. Aku pun berdiri dari tempat aku duduk barusan.. Aku pun melangkahkan kakiku masuk menyusul Noonaku..

 

Love’s Way Part 12

 

*Author Pov*

 

Taemin memandangi pohon yang sekarang ada didepannya.. Hembusan angin yang membelai lembut rambutnya tak mampu membawa beban yang ada pada hatinya pergi hanyut terbawa angin.. Kondisi hari yang dingin tambah membuat hatinya bagaikan es yang tak mampu lagi mencair.. Inilah yang selalu dilakukannya pada pagi hari sebelum dia mengajar dikelas.. Mengamati tiap sisi pohon itu dengan pandangan nanar ke depan.. Sudah 4tahun Taemin seperti ini.. Menjadi seseorang yang berlagak kuat, ceria, keras.. Tapi nyatanya hatinya sungguh rapuh.. Terlihat genangan air yang mulai muncul dipelipis kelopak matanya.. Dadanya serasa sangat sesak.. Sesekali dia memalingkan pandangannya ke arah langit untuk mencegah genangan air yang berada di kelopak matanya tak terjatuh..

 

” seandainya kau bisa berbicara.. Pasti kau sedang menertawaiku kan ? Menertawaiku yang tidak bisa melupakan orang itu dalam kurun 4tahun ? Menjadi seorang yang munafik karena membohongi diri sendiri.. ? Sebenarnya aku juga tak ingin seperti ini.. Tapi aku merasa dia akan kembali.. Entahlah kenapa aku selalu berpikiran seperti itu.. Apa mungkin karena aku sudah gila ? Apa karena aku sudah menjadi orang yang selalu mengharapkan sesuatu yang tak mungkin terjadi ? “ ujar Taemin pada pohon yang berada didepannya itu..

 

Taemin melepaskan kacamata yang sedang dipakainya itu dengan tujuan untuk menghapus airmatanya yang kini telah jatuh.. Airmata yang mungkin tak akan pernah habis dan berhenti keluar dari matanya..

 

” Kenapa aku selalu mengeluarkan airmata kesedihan karenanya ? jujur.. Aku ingin suatu saat airmata yang ku keluarkan karenanya adalah airmata kebahagiaan.. ”

 

*Minho Pov*

 

Aku menghirup udara yang mungkin tak pernah kuhirup selama kurang lebih 4tahun belakangan ini.. Udara yang kini bisa membawa kesejukan dihatiku yang sudah terlalu lama membeku.. sejuk,,, hanya itulah yang kini kurasakan..

 

” Minho-ah.. “ panggil seseorang menyebut namaku

 

” Waeyeo ? Apa kau sudah mengurusi semuanya Selama kita di seoul ? “ tanyaku pada Jonghyun Noona

 

” kau tenang saja.. Semuanya sudah selesai.. ujar Noonaku sembari mengeluarkan sesuatu dari kantongnya..

 

” Ini.. Kau ambil.. Ini untukmu.. Ku yakin kau memerlukan ini kan ? “ Perintah Noonaku

 

wajahku berubah sumringah melihat Noona memberiku sebuah kunci mobil.. Aku sangat beruntung mempunyai Noona sepertinya.. Sepertinya dia sangat tahu apa yang aku butuhkan sekarang..

 

” Gomawo Noona.. “ ucapku sambil mengambil kunci itu dari tangannya..

 

” Pergilah.. Kau tunggu apalagi ? ” tanya Noona membuatku kaget

 

” Mwo ? Pergi ? Kalau aku pergi kau bagaimana ? ” jawabku masih bingung

 

” Aku bisa naik taxi dongsaeng.. Kau jangan khawatir.. Kau pergi saja.. Aku tahu kau sudah sangat ingin menemui seseorang di Seoul.. “ Ujar Noonaku yang sukses membuatku cukup malu

 

” Nde ? Seseorang ? ” tanyaku pura-pura tak mengerti

 

” YA ! Cho Minho.. Aku ini tidak buta.. sejak kemarin wajahmu itu sungguh menggambarkan kalau kau sudah tak sabar

 

ingin menemui seseorang.. Aisshh.. Ternyata 4tahun ini kau masih saja belum melupakan wanita itu.. ”

 

” Noona ! Kau kenapa begitu tahu ? “ Tanyaku amat terkejut mendengar ucapan Jonghyun Noona barusan

 

” Sudahlah.. Kau benar-benar tak mau pergi ? Kalau begitu kembalikan kunci itu biar aku saja yang menyetir.. “ ujar Noonaku sambil berusaha merebut kunci mobil yang berada ditanganku tapi dia tidak berhasil karena aku sigap memasukkan kuncinya ke kantong

 

” Ara ara.. Aku pergi sekarang “ pamitku pada Noona

 

Aku berlari keluar bandara Seoul.. Ternyata mobil yang diberikan Noona padaku sudah berada didepan bandara.. dengan cepat aku masuk ke mobil dan mulai menyetir.. Tujuanku sekarang adalah pergi ke rumah Taemin terlebih dahulu.. Aku sangat berharap kalau rumahnya masih sama seperti 4tahun yang lalu..

Ketika aku sedang menyetir.. tak sengaja aku melihat toko bunga yang ada dipinggir jalan.. Aku menghentikan mobilku sejenak.. Aku melihat ke arah toko itu sebentar.. Dan mungkin aku sekarang tahu apa yang harus aku lakukan setelah berhenti didepan toko bunga..

 

*Taemin Pov*

 

Seperti biasa Key mengantarkanku pulang ke rumah sehabis mengajar.. Key sangat berbeda.. Dia selalu berada disampingku.. Aku sangat beruntung memiliki sahabat sepertinya..

Sesampainya dirumah.. Aku pun keluar dari mobil Key.. Aku mengucapkan terimakasih padanya karena telah mengantarku pulang.. namun ketika aku ingin membuka pintu pagar.. Key langsung memanggilku..

 

” Wae ? “ tanyaku padanya

 

” Tunggu sebentar.. Ada yang ingin aku bicarakan.. “ Ujar Key sembari mendekatkan tubuhnya padaku

 

” Kau.. Kau mau apa ? “ tanyaku sembari berjalan mundur karena Key sedang berjalan mendekatiku

 

*Chu

 

Mataku terbelalak ketika mendapati Key mencium dahiku.. Tubuhku hanya bisa terpaku sekarang.. Aku tak percaya dia akan melakukan ini..

 

” YA ! Taemin.. Kau kenapa ? Kenapa ekspresimu seperti itu ? “ Sentak Key yang membuat aku sadar

 

” Kau.. Kenapa kau tiba-tiba seperti itu barusan ? “ Ujarku seraya membentaknya

 

” Mwoya ? Apa aku tidak boleh menciummu.. Ya Taemin.. Mianhe.. Tapi dari dulu aku sangat ingin menciummu sekali

saja.. Kau itu kan sahabatku sejak SMP.. ” ujar Key yang masih membuat kagetku belum mereda

 

” Ya ! Tapi kau jangan tiba-tiba seperti itu.. Apa kau tahu aku tadi pernah berpikirkan kalau kau itu menyukaiku.. “ ujarku sedikit menunduk

 

” Menyukaimu ? Hey.. Aku masih ada Onew.. Aku tak mungkin berselingkuh dengannya.. Itu tadi aku hanya ingin menciummu sebagai sahabat.. Dasar GR “ Ejek key padaku

 

” Mwo ? Mworago ? “ Bentakku padanya

 

Pletakkkkk

 

Aku menjitak kepala Key.. kini aku merasa sedikit puas setelah menjitak kepalanya..

 

” YA ! Kau sungguh kejam.. Kepalaku sakit Taemin ! “ teriak Key sambil memegangi kepalanya..

 

” Siapa suruh kau membuatku kaget seperti tadi “ jawabku enteng padanya..

 

Aku hanya tersenyum melihat Key yang masih saja meringis kesakitan akibat jitakanku tadi..

 

” Taemin.. ”

 

aku bisa mendengar ada yang manggilku.. Aku merasa aku sangat mengenali suara itu.. Aku alihkan pandanganku mencari sumber suara itu..

 

” Minho ? ”

 

Aku menatap lekat-lekat namja yang didepanku itu dengan tujuan memastikan dia Minho atau bukan..

Aku sungguh tak bisa menyangka kalau hari ini aku akan bertemu Namja yang sudah 4tahun ku rindukan..

 

” Kau ? Kau kenapa disini hahh ? “ Teriak Key pada Minho

 

Aku yang dari tadi melihatnya hanya bisa terdiam terpaku tak percaya..

 

” Apa dia tadi melihat Key yang menciumku ? ” tanyaku pada diri sendiri

” Tuan Minho ! Kenapa kau kemari ? Kami sudah tak ingin bertemu denganmu lagi.. Jadi aku harap kau pergi ? “ teriak Key dengan sangat emosi

 

” Aku tak punya urusan denganmu Kim Ki Bum ! “ Balas Minho pada Key

 

Aku melihat Minho yang sedang membawa seikat bunga ditangannya.. Aku berusaha mengeluarkan kata-kata padanya..

” ada perlu apa kau kesini ? “ tanyaku memulai pembicaraan dengan Minho

 

” hari ini aku baru pulang dari Inggris.. Jadi aku bermaksud menemuimu.. “ Jawab Minho sembari berjalan ke arahku

 

” Jangan kemari ” Ucapku singkat

 

” Taemin-ah.. Aku.. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu.. “ ujar Minho padaku

 

” Cepat katakan dan pergi.. “ Perintahku padanya yang kini sama sekali tidak berani menatap wajahnya

 

” Aku.. ”

 

” Aku pulang ke seoul ingin…………. Would you be mine ? ”

 

” Mwo ? Kauuuu ? Kau berani sekali menembak Taemin ? “ teriak Key yang emosinya semakin menjadi-jadi

sementara aku yang mendengar Minho bicara itu sudah tak tahu apa-apa lagi.. Aku tak percaya dia akan mengatakan hal itu

 

TBC

 

 

Saya udh ga sabar pengen namatin nih ff.. ceritanya makin ribet nggak sih ?? saya bikinnya pusing sendiri -,-

 

Commentnya ya ^^ yg mampir trus baca juga harap comment.. pokoknya yg baca mesti comment😄 saya ngetag org sesuai siapa yg ninggalin jejak aja.. yg nggak.. udh ku anggap ga minta di tag lagi hehe ^^

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

3 responses to “Love’s Way Part 11 &12”

  1. nadea says :

    kaya nya gengsi minho udh hilang
    haha

  2. yeosin says :

    Cieeeee…..

    Minho akhirnyq berani juga nyatainnya….

    Asik…. Asik…. Asik….

  3. mrofiatul says :

    widih minho is confessing to taemin… Finally… Kekeke nah gitu dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: