Rainy Teasr (YeWook)


Tittle : Rainy Tears

Cast : YeWook

Length : OneShot

Type : Genderswitch

Genre : Angst, Romance,

Warning : Ending tidak bagus.. Fanfic Angst yang ga banget.. Kata-kata yang berbelit.. Dont Like Dont Read..

 

*****

 

Sosok Tampan bermata elang itu berjalan menuruni anak tangga satu persatu..

 

Bel sekolah tanda habisnya segala rutinitas membuat semua murid-murid lainnya berhamburan keluar gedung..

 

Sosok tampan itu berjalan santai menuju luar Gedung..

 

Namun dari arah berlawanan.. Seorang wanita berjalan mencoba menghampirinya..

 

Ketika jarak yang terhapus di antara mereka bertemu..

 

Pria itu pun menghentikan langkahnya..

 

Ditatapnya datar sosok wanita di depannya ini

 

” Ada perlu apa ? ” tanya si Pria

 

Sontak saja,, 1 pertanyaan yang keluar dari mulut laki-laki itu membuat seisi ruangan disana nampak serius..

 

Semua murid-murid lainnya menatap 2 objek itu sekarang..

 

” Aku.. Aku.. Maukah kau menjadi pacarku Yesung-ssi ?? ”

 

Yesung menatap datar wanita itu..

 

Hal ini lagi kan ??

 

” Mianhae.. Aku tidak bisa.. Sudah kubilangkan.. Aku sudah ada yang disukai.. ” ucapnya mencoba untuk sopan

 

Yesung berlalu pergi dan meninggalkan wanita itu yang sedang terpaku akibat penolakan terhadapnya itu

 

Sedangkan murid lainnya.. Hanya bisa menonton kejadian di depan mereka saat ini..

 

Mungkin sudah berapa banyak yang menyatakan cinta pada Yesung.. Dan semuanya berakhir sama..

 

Dia selalu berucap kalau dia sudah ada yang disukai..

 

Tapi.. Murid lain selalu bingung.. Kenapa dari dulu hingga sekarang.. Pria itu terus saja bicara kalau seakan-akan dia hanya menyukai wanita itu.. Dan tidak pernah berkata kalau dia sudah punya pacar..

 

Apa Pesona Yesung tak bisa meluluhkan hati wanita itu ??

 

****

 

Yesung menghentikan langkahnya ketika sesosok yang ingin dilihatnya sudah berada di depannya saat ini..

 

Di pandanginya nanar wanita yang sedang duduk di bangku panjang taman itu

 

Wanita yang memiliki tatapan kosong lurus ke depan.. Seseorang yang telah membuatnya jatuh hati hanya dengan melihat sosok itu dari jauh..

 

Sudah lebih dari 1 Tahun Yesung seperti ini.. Hanya menatap wanita itu dari jarak yang sama sekali tak cukup untuk meraihnya..

 

Semilir angin yang berhembus tak mampu membawa perasaan yang sudah terlanjur dalam ini untuk pergi lagi..

 

Untuk pertama kalinya.. Yesung melangkah semakin mendekat kearah wanita itu..

 

Ketika jarak yang mempertemukan tatapan Yesung kearah wanita itu bertemu, Yesung mencoba menggerakkan tangannya mencoba menyentuh bahu sosok itu..

 

Tapi.. Ketika tangannya sudah terjulur lepas kala itu,, sebuah niatan terpaksa terhenti..

 

Yesung menemukan sesuatu yang sukses merobek hatinya saat itu..

 

Sebuah kenyataan yang benar-benar tak pernah dia pikirkan..

 

Selama 1 Tahun dia hanya memandangi sosok ini dari jauh.. Pada hari ini dia baru mengetahui..

 

Kalau wanita ini Buta..

 

Serasa lemas lututnya.. Yesung tergeletak berlutut di hadapan wanita itu..

 

Air matanya kini jatuh perlahan sambil menatap lembut sosok lemah itu..

 

Bagaimana bisa.. Wanita ini harus hidup dalam kegelapan.. Wanita yang teramat cantik luar biasa di matanya itu,

 

Yesung merunduk mencoba menyembunyikan airmatanya.. Kenapa bisa ternyata wanita ini mengalami hal buruk seperti ini ?

 

serasa ada seseorang yang berada di depannya.. Wanita itu pun mencoba menajamkan pendengarannya..

 

Sebuah isak tangis yang pelan tapi terdengar amat menyedihkan masuk ke telinganya..

 

” Apa.. Apa di depanku ini ada orang ?? ” tanyanya khawatir

 

Yesung mendongakkan kepalanya menatap wanita itu..

 

Ini pertama kalinya dia mendengar suara wanita ini dari jarak sedekat ini..

 

Kau tahu.. Suaranya teramat lembut di telinganya..

 

Dahi wanita itu sedikit mengerinyit.. Sepertinya hanya perasaannya saja..

 

Tak ada jawaban dari ucapannya itu..

 

Wanita itu pun mencoba meraih tongkat yang diletakkannya di sampingnya..

 

Yesung pun mendekatkan tongkat itu agar wanita itu dapat menemukannya..

 

sosok itu tersenyum ketika tangannya menyentuh tongkat tersebut..

 

Dia pun berdiri dengan bantuan tongkat..

 

Hanya benda itu yang dapat membantunya saat ini.. Dilangkahkannya kaki itu berjalan perlahan..

 

Yesung berdiri dan mengikuti arah langkah wanita itu..

 

Ketika wanita itu berjalan melewati segerombolan anak-anak yang sedang bermain..

 

Yesung dengan cepat menyuruh anak-anak itu untuk sedikit menghindar ketika wanita itu lewat..

 

Saat wanita itu menyebrangi jalan.. Dengan cepat pula Yesung berada di dekatnya mencoba menyuruh mobil sedikit berhati-hati agar tak menabrak wanita ini..

 

Ketika sedang berjalan.. Wanita itu tiba-tiba berhenti..

 

Yesung menatap bingung sosok ini..

 

Kenapa berhenti ??

 

Wanita itu merunduk dan mengepalkan kedua telapak tangannya bertemu..

 

Ya.. Wanita itu sedang berdoa

 

Dan tidak lama dari itu dia melangkahkan kakinya lagi..

 

Ketika sampai di depan sebuah rumah sederhana..

 

Yesung dapat melihat raut takut dari sosok itu..

 

Yesung hanya bisa bersembunyi di balik tiang ketika sosok itu mengetuk pintu rumahnya

 

Pintupun terbuka..

 

Seorang wanita paruh baya keluar..

 

” Kau darimana saja Wookie-ah ?? ”

 

” Mianhae Omma.. Aku hanya pergi jalan-jalan.. ”

 

” kau tahu kan kalau kondisimu itu tak sama dengan orang lain.. Kenapa kau selalu begini ??! ”

 

Wanita bernama Wookie itu hanya diam mendengar Omma-nya yang marah..

 

Omma-nya bicara begitu karna dia mencemaskannya..

 

” Mianhae.. ”

 

Hanya kata itu yang keluar saat itu melalui mulut wanita yang dipanggil Wookie tersebut..

 

Wanita itu pun masuk ke dalam rumahnya..

 

Yesung memandang lirih bangunan itu..

 

” Wookie ?? Akhirnya aku bisa tahu namanya.. ” ucapnya tersenyum

 

***

 

Tatapan teduh itu seakan mampu melindungi segala pancaran terik mentari saat ini..

 

Yesung kembali datang untuk melihat Wookie lagi..

 

Entah sampai kapan dia akan terus bersembunyi seperti ini..

 

Sosok cantik itu terus menatap lurus ke depan dengan Yesung yang berada disana..

 

Kehangatan wajah polos wanita itulah yang mampu membuatnya melakukan hal ini..

 

Tapi.. Tiba-tiba setetes airmata jatuh dari sudut mata wanita itu..

 

Demi Tuhan.. Yesung sudah ingin menghapus airmata itu dari wajahnya..

 

Dia ingin memeluk sosok rapuh itu kali ini..

 

” sampai kapan aku harus begini ?? Aku hanya ingin cahaya.. Aku hanya ingin itu.. ” Wookie terisak pelan

 

Jantung Yesung sudah ingin retak mendengar keluhan wanita itu..

 

Tik

 

Tik

 

Tik

 

Setetes benda cair jatuh dari langit..

 

Langit gelap mencoba menutupi terik matahari yang bersinar tadi..

 

Hujan turun perlahan mengguyur segala hal yang berada disana

 

Yesung menengadahkan tangannya ketika hujan mulai mengguyur pelan tubuhnya..

 

Dia menatap tubuh Wookie masih terdiam lemah disana..

 

Matanya mulai mencari sebuah benda yang mungkin bisa melindungi wanita itu dari hujan..

 

Seseorang yang sedang berjalan sambil membawa 2 payung mencuri perhatiannya..

 

Dihampirinya orang itu..

 

” Permisi.. Apa aku boleh membeli payungmu ini ?? ” Yesung bertanya

 

Orang itu nampak bingung dengan pertanyaan Yesung..

 

” Ah Ye.. Tentu saja.. ”

 

Yesung tersenyum puas dan segera memberi sejumlah uang pada orang itu dan mengambil payungnya..

 

Segera dia berjalan kearah Wookie..

 

Ditadahkannya payung itu di atas wanita tersebut

 

Yang di benaknya saat ini.. Terserah dengan dirinya yang basah.. Tapi tidak untuk wanita ini..

 

Wookie merasa ada yang aneh terjadi..

 

Pendengarannya mendengar suara guyuran hujan masih terdengar.. Tapi alat indranya yang lain yaitu Kulit juga tidak bisa berbohong..

 

Tubuhnya tidak basah saat ini..

 

Yesung tersenyum melihat ekspresi bingung wanita itu..

 

Mungkin untuk saat ini.. Biarkan semuanya berjalan seperti ini..

 

Ketika waktu berjalan sampai 2 Jam untuk hujan berhenti..

 

Yesung menarik payung yang dia tadahkan selama 2 jam itu..

 

Langit sudah mulai cerah kembali..

 

Tubuh Yesung bergetar menahan dingin..

 

Tapi ketika melihat senyuman Wookie.. Rasanya dia sama sekali tak menyesal..

 

” Siapa kau ?? ”

 

Yesung tersentak mendengar pertanyaan tiba-tiba dari Wookie..

 

Ternyata wanita ini menyadari kehadirannya ??

 

” walaupun aku tak bisa melihatmu.. Tapi aku masih bisa merasakan kehadiran seseorang.. Tapi.. Terima Kasih sebelumnya.. ” ucap Wookie seraya tersenyum

 

Serasa kelu di lidahnya.. Yesung tak mampu berkata apa-apa..

 

” apa itu hanya perasaanku saja ya ?? Apa memang tidak ada orang disini ? ” Wookie berucap pelan pada dirinya sendiri

 

tidak untuk bermaksud mengecewakan wanita ini dia tidak menjawab.. Tapi sungguh,, dia tak bisa bicara kali ini

 

” sepertinya hanya perasaanku saja.. Mana mungkin ada orang sebaik itu terhadapku.. ”

 

***

 

Hari berganti dengan cepat..

 

Setiap hari seperti ini, hanya seperti ini lagi..

 

Dengan lembut Yesung menatap Wanita itu yang sedang memejamkan matanya mencoba merasakan semilir angin berhembus hangat..

 

Senyuman tulus terukir di kedua sudut bibirnya saat melihat wanita itu tersenyum hangat disana..

 

Yesung mengambil sesuatu dari dalam tasnya.. Dan akhirnya keluarlah sebuah kamera dari sana..

 

Diarahkannya kamera itu pada Wookie..

 

Ketika wajah wanita itu berada tepat pada sasaran lensa.. Yesung menatap lirih wanita itu melalui layar kamera..

 

” Kau yang terindah Wookie-ah.. ” bisiknya pelan

 

Yesung pun menekan tombol pengambil gambar di kameranya dan mulai memfoto wanita itu..

 

Sedikit dia melihat hasil jepretannya itu..

 

Benar kan ?? Hanya karna melihat ekspresi wanita ini.. Jantungnya sudah seperti berhenti berdetak..

 

Wanita itu tersenyum manis.. Tapi kenapa ketika Yesung melihatnya.. Itu malah seperti Senyuman yang keluar hanya untuk menutupi sebuah tangisan..

 

” Permisi anak muda.. ”

 

Yesung kaget ketika tiba-tiba seorang wanita memanggilnya..

 

” Ne.. ada perlu apa ahjumma ?? ”

 

” bisakah kau memfotoku bersama anakku ?? ”

 

Yesung menatap Ahjumma itu beserta anak kecil yang berada di sampingnya..

 

” Tentu saja.. ”

 

Yesung pun langsung mengarahkan kameranya kearah 2 Objek tersebut..

 

Dan..

 

KLIK

 

Sebuah foto pun berhasil diambil..

 

Hasil fotopun keluar.. Dan Yesung langsung memberikan hasilnya kepada Ahjumma tersebut

 

” Ini fotonya.. ”

 

” Ah Ne.. Gohmapseubnida anak Muda.. ”

 

Yesung hanya tersenyum membalas ucapan bibi itu..

 

Dan dia kembali mengalihkan pandangannya kearah Wookie..

 

Terlihat jelas wanita itu seperti merasakan sesuatu..

 

Pasti dia mendengar percakapan antaranya dengan orang tadi..

 

Sementara itu..

 

Wookie terus mencoba memastikan perasaan-perasaan yang dia rasakan..

 

Sudah lama dia merasakan kalau ada yang berada di dekatnya selama ini,, seperti mengawasinya.. Bahkan melindunginya..

 

” Ku mohon.. Apa disana ada orang ?? Menjawablah.. ”

 

Yesung menatap wanita itu dengan raut ragu-ragu..

 

Kenapa dia pengecut seperti ini sih ??

 

” Aku hanya ingin mengenalmu saja.. Kalau kau tidak keberatan.. ”

 

Pertahanannya jatuh.. Yesung melangkah mendekati Wookie..

 

Demi Tuhan.. Dia tak sanggup apabila berbicara pada wanita ini..

 

” Mianhae.. ”

 

Hanya 1 kata itu yang keluar dari bibir Yesung..

 

Wookie tersenyum bahagia ketika mendengar suara orang yang selama ini menjaganya..

 

” aku bahagia.. Aku bahagia akhirnya ada orang lain yang mau berbicara padaku ”

 

Tetesan airmata mengalir begitu saja dari mata Yesung..

 

Ya Tuhan.. Ketika wanita ini tersenyum seperti ini saja.. Dia sudah merasakan sesuatu yang berlipat-lipat

 

” Siapa namamu ?? ” Tanya Wookie semangat

 

Yesung menghapus airmatanya yang sedari tadi mengalir.. Dia mencoba terlihat kuat di depan wanita ini..

 

” Yesung.. Kau bisa memanggilku Yesung.. ”

 

” hoaaaa.. Arti namamu bagus sekali.. Aku suka namamu.. Oh ya perkenalkan.. Aku Kim Ryeowook.. Panggil saja Wookie.. ”

 

Wookie menjulurkan tangannya dan kemudian disambut hangat Yesung..

 

Ketika tangan mereka bertaut..

 

Rasanya Yesung tak ingin melepaskan tangan wanita itu..

 

Dia ingin terus bersama wanita ini..

 

***

 

Yesung memasuki gedung dengan aroma medis tersebut..

 

Dilangkahkannya kakinya mencoba menjelajahi tiap jengkal ruangan disana..

 

Mungkin sudah berkali-kali dia datang ke rumah sakit ini untuk bertanya.. Dan hari ini dia kembali..

 

dia pun mengetuk pintu dan mulai melangkah masuk..

 

Seorang pria tampan yang mungkin lebih tua sedikit darinya yang mengenakan baju putih duduk disana..

 

” Kau datang lagi Sung-ah ?? ” tanya pria itu

 

” Ne Hyung.. ”

 

Yesung mengambil posisi duduk berhadapan dengan pria yang berstatus kakak sepupunya itu dan juga seorang dokter

 

” kau kemari hanya untuk menanyakan hal itu lagi kah ?? ”

 

Yesung sedikit tersenyum miris mendengar pertanyaan Hyungnya itu..

 

Hyungnya benar.. Mau apa lagi dia kalau bukan untuk urusan itu ??

 

” apa sudah ada Hyung ?? ”

 

” Hey,, kemarin kau semangat sekali untuk hal ini.. Tapi kenapa malah putus asa begini ?? ”

 

” mianhae Hyung kalau sudah menyusahkanmu.. Sepertinya aku sia-sia kemari.. Aku pulang sebaiknya.. ”

 

Yesung bangkit dari duduknya dan mencoba untuk pergi..

 

” siapa bilang kau sia-sia ?? ”

 

Langkah Yesung terhenti..

 

Tidak sia-sia kah ??

 

” Hyung.. Maksudmu apa ?? ”

 

” doamu terkabul Dongsaeng.. Tadi pagi ada seorang donatur yang ingin menyumbangkan kornea matanya.. ”

 

Yesung menatap tak percaya..

 

Apa Tuhan sudah mendengar doanya kemarin ??

 

akhirnya.. Dia bisa membuat wanita itu kembali melihat..

 

Ini benar-benar mukjizat..

 

” Yesung.. ”

 

” nde Hyung ?? ”

 

” memangnya kenapa kau menanyakan hal ini terus ?? Memangnya temanmu ada yang memerlukan kornea itu ya ?? ”

 

Yesung merasa tidak perlu sepertinya memberitahu masalah Wookie dengan Hyungnya..

 

” Ahniya Hyung.. ”

 

***

 

Dengan hati yang teramat bahagia..

 

Yesung melangkah menuju Taman..

 

Dia sudah ingin mengatakan hal ini pada Wookie..

 

Yesung segera menghampiri wanita itu ketika sampai..

 

Segera dia berjongkok di depan wanita itu dan mengenggam tangannya..

 

Wookie terlihat bingung..

 

” Wookie-ah.. ”

 

” wae Yesung ?? ”

 

” Boleh aku memelukmu hmm ?? ”

 

Entah apa yang terjadi dengan Yesung saat ini,, tapi Wookie hanya bisa mengiyakan permintaan pria itu..

 

” nde.. ”

 

Yesung langsung memeluk Wanita itu erat..

 

Sedikit isakan kebahagiaan terdengar di telinga Wookie..

 

” sung-ah.. Kau kenapa ?? kau menangis ?? ”

 

Yesung menggeleng masih dipelukan wookie

 

Segera dia lepas pelukannya itu..

 

” aku akan membuatmu bisa melihatku.. ” ujar Yesung pelan

 

Wookie terdiam mendengar ucapan Yesung.. Dia benar-benar tak mengerti dengan ucapan pria ini..

 

” mworago ?? ”

 

” ada seseorang yang menyumbangkan kornea mata.. Jadi kau akan bisa melihat lagi Wookie.. ”

 

Wookie masih diam dengan segala pikirannya..

 

Dia bisa melihat lagi ??

 

Benarkah itu ??

 

” kau tak bercandakan ?? ”

 

” ahniya.. Aku serius.. ”

 

Wookie menangis seketika..

 

Akhirnya dia bisa melihat.. Dia ingin sekali melihat wajah pria yang berada di depannya saat ini..

 

dituntunnya tangannya mencoba meraba wajah Yesung..

 

Dari mulai Dahi, mata, hidung, hingga berakhir di bibir..

 

Wookie terisak..

 

Akhirnya dia bisa melihat wajah malaikat di depannya ini..

 

Yesung mengelus tangan wanita itu yang sedang berada di wajahnya..

 

Ternyata Tuhan masih berbaik hati padanya

 

***

 

Hari operasi pun tiba..

 

Wookie sudah terbaring di ranjang menunggu persiapan dokter..

 

Yesung yang berada di sampingnya terus memegang tangan wanita itu mencoba memberikan semangat padanya

 

” Kau tenanglah.. Ini akan baik-baik saja.. ” ucap Yesung menenangkan

 

Wookie hanya mengangguk..

 

Dibalasnya genggaman tangan pria itu padanya..

 

” aku ingin melihat wajahmu.. Saat aku pertama kali membuka mata.. Aku ingin melihatmu.. ”

 

Yesung tersenyum lembut..

 

” jadi.. Kau berjanjilah jangan kemana-mana agar aku bisa melihatmu Sung.. Berjanjilah ”

 

” Dimanapun aku nanti.. kau harus percaya.. Aku akan berada di sampingmu selamanya.. ”

 

Wookie menangis.. Akhirnya sebentar lagi.. Semuanya akan kembali normal..

 

Suara perawat yang bertugas pun memanggil Wookie untuk masuk dan menjalani operasi..

 

Yesung melepaskan genggamannya..

 

Dan menatap wanita itu yang sedang dibawa masuk ke ruangan operasi..

 

” percayalah Padaku.. Semuanya akan baik-baik saja.. ”

 

***

 

Sayup-sayup terdengar suara yang cukup bisa mengusik telinganya..

 

Wookie tersadar dari tidurnya..

 

Dia bisa merasakan masih ada perban yang menutupi matanya saat ini..

 

Seorang dokter masuk dan langsung membuka perban itu..

 

Jantung Wookie sudah berdegup kencang.. Dia gugup untuk membuka matanya..

 

Perlahan dia membuka matanya..

 

Sebuah cahaya mulai memasuki matanya..

 

Satu persatu orang yang berada di hadapannya dia pandangi..

 

” Bagaimana Nona ?? ”

 

” aku bisa melihat Dok.. ”

 

Wookie tersenyum.. Akhirnya dia bisa menemukan cahaya terang itu lagi..

 

Tapi.. Kemana Yesung ?? Kenapa dia tak melihatnya ?? Bukankah dia sudah janji tak akan kemana-mana ??

 

****

 

Yesung melangkah semangat menuju rumah sakit.. Dia sengaja pergi keluar untuk membeli bunga agar ketika bertemu dengan wanita itu.. Dia bisa memberikan benda itu padanya..

 

Yesung berjalan sembari mengamati bunga yang berada di tangannya saat ini..

 

TINNNNNN

 

Yesung menoleh dan tersadar kalau sebuah mobil dengan kecepatan tinggi sedang berjalan menuju kearahnya..

 

Kakinya terasa kaku untuk menghindar..

 

BRAKKKKK

 

Mobil itu sukses membuat seseorang terpental cukup jauh dari posisi awal..

 

Darah segar mengalir dari tubuhnya..

 

Yesung sedikit merintih..

 

Bunga itu sudah tidak berada di tangannya lagi.. Dia mencoba meraih benda itu..

 

Dia harus memberikannya pada Wookie..

 

” Jeballll.. Je..ball ”

 

****

 

seorang wanita menatap kosong ke depan..

 

Sesekali dia menutup mulutnya dengan tangannya sendiri mencoba menahan isak tangis yang keluar..

 

Sudah 1 Bulan sejak operasi hingga saat ini..

 

Dia tak pernah bertemu dengan pria itu lagi..

 

Kemana dia ??

 

Ketika dia sudah bisa melihat segala yang berada di depannya saat ini.. Kenapa dia tak bisa melihat malaikat pelindungnya ??

 

Wookie menatap langit yang sudah berwarna gelap..

 

Sepertinya akan hujan..

 

Apa perlu dia bangkit dan berteduh ??

 

Tapi apa masih sanggup dia melangkah.. Ketika tubuhnya saat ini sudah teramat berat..

 

Setetes benda langit mulai turun..

 

Hujan semakin banyak mengguyur bumi…

 

Wookie masih terdiam dari duduknya..

 

Saat ini dia masih berharap kejadian dulu terulang..

 

Saat seseorang melindunginya dari hujan..

 

Cukup lama dia masih diam dari posisinya hingga seseorang menengadahkan payung padanya..

 

Wookie mendongakkan kepalanya..

 

Seorang pria asing berada disana.. Dia berharap Yesung yang ada di depannya saat ini.. Walau dia tak tahu wajah pria itu.. Tapi dia yakin bisa mengenalinya..

 

” Nona.. kau bisa sakit kalau hujan-hujanan disini.. ” ucap pria itu

 

Wookie menatap lirih pria itu..

 

Kenapa pria ini datang untuk melindunginya begini ?? Kenapa dia mirip sekali dengan Yesung ??

 

” Nona.. Rumahmu dimana ?? Sebaiknya aku antar.. ”

 

Wookie menggeleng.. Dia tidak ingin pulang.. Ini tempatnya.. Ini tempat dimana dia memulai kebahagiaan dan mengakhirinya dengan kesedihan

 

Pria itu langsung meraih tangan wookie dan menariknya mencoba berdiri..

 

Wookie menepis tangan pria itu..

 

” aku tidak mau pulang.. ”

 

Pria itu menatap wookie tersenyum..

 

” kau tak percaya padaku ya ?? Kau curiga denganku ?? ”

 

Wookie menatap pria itu..

 

Jujur.. Dia merasa pria ini bukan pria yang jahat.. Dan dia merasa aman bersama orang ini..

 

Tapi.. Otaknya masih candu dengan Yesung

 

” Namaku Leeteuk.. Aku seorang dokter.. bagaimana bisa aku membiarkan seseorang hujan dan sakit nantinya ?? ”

 

Wookie menatap pria itu nanar..

 

Apa pria ini adalah malaikat lain yang dikirim Tuhan setelah Yesung padanya ??

 

****

 

4 Tahun sudah semuanya berlalu..

 

Setelah kejadian lalu.. Sepertinya Wookie sudah bisa bangkit..

 

Diliriknya sekilas pria yang sedang berada di sampingnya kini yang sedang menyetir..

 

Wookie sedikit tersenyum menatap pria itu..

 

Pria yang sekarang menjadi Tunangannya..

 

” Wookie-ah.. Kenapa kau menatapku seperti itu ?? ” tanya sang Pria

 

” anhi.. Aku tidak menatapmu kok.. ”

 

Pria itu tersenyum melihat ekspresi tunangannya tersebut..

 

Digenggamnya tangan wanita itu..

 

” aku sudah mengira.. Kejadian hujan-hujanan di taman 4 tahun lalu itu kau sudah menyukaiku kan ?? ”

 

Wookie menatap kaget kearah pria itu..

 

” Leeteuk ! Sudah kubilang tidak ada kaitannya dengan itu.. ”

 

” ckckck.. Terserah kau saja.. Tapi sekarang.. Kau hanya milikku.. ”

 

Wookie tersenyum mendengar ucapan Leeteuk..

 

Sedikit dia memandangi pemandangan dari jendela..

 

Sudah 4 tahun berlalu.. Dan semuanya berubah Tapi masih ada yang sama..

 

Wookie masih menyimpan kata-kata Yesung padanya..

 

Pria itu akan ada di sampingnya selamanya..

 

Hingga saat ini.. Dia masih ingin melihat wajah Yesung..

 

Sebenarnya dimana pria itu sekarang ??

 

Drett Drett Drett

 

HP Leeteuk berdering..

 

” Yeoboseo ?? ”

 

” ………….. ”

 

” Kau sudah sampai ?? Kau dimana ?? ”

 

” …………. ”

 

” baiklah.. Aku akan kesana sekarang.. Tunggu aku araso ?? ”

 

Leeteuk menutup telponnya..

 

” Siapa ?? ”

 

” adik sepupuku baru pulang dari Kanada.. Jadi sekarang kita ke airport ya ?? Aku benar-benar rindu padanya.. ”

 

Wookie mengangguk..

 

” walau kami bukan saudara kandung.. Tapi sebelum dia ke kanada kami tinggal berdua.. orangtuanya sudah meninggal lama.. Dan aku menjaganya.. Aku sudah menganggapnya seperti adik kandungku.. ”

 

Leeteuk terus melajukan mobilnya kearah airport..

 

Hingga sesampainya di airport.. Leeteuk dan Wookie segera berjalan masuk..

 

Leeteuk mengedarkan pandangannya ke segala penjuru airport..

 

Sesosok pria tampan yang sedang menggerek koper memakai kacamata hitam berada disana..

 

” Yesung ! ” teriak Leeteuk

 

Wookie tercekat mendengar nama yang dipanggil Leeteuk barusan..

 

Tubuhnya serasa kaku tak mampu bergerak..

 

Yesung ??

 

Tidak mungkin.. Ini terlalu konyol..

 

Sosok yang dipanggil Yesung itu pun segera menghampiri Leeteuk..

 

” Hyung.. Aku sudah lama menunggumu.. ” ucapnya marah yang terlihat dibuat-buat

 

” Mianhae.. Kau sehat kan ?? ”

 

Pria yang bernama Yesung itu hanya mengangguk

 

Sementara Wookie terus saja menatap Yesung nanar..

 

Apa mungkin ini orangnya ??

 

Terlihat kilaun cairan bening berlinang di mata wanita itu ketika menatap Yesung..

 

Yesung yang dilihat begitu hanya merasa aneh.. Wanita ini kenapa menatapnya begitu ?? Dan siapa wanita ini ??

 

” Hyung.. Nugu ?? ”

 

Leeteuk menatap Wookie.. Dan sedikit tersenyum..

 

” Oh ya.. Perkenalkan.. Dia tunanganku.. ”

 

Yesung menatap wanita itu datar..

 

” Wookie-ah.. Kenalkan ini adikku.. ” ucap Leeteuk membuyarkan fokus Wookie yang menatap Yesung

 

Wookie kembali sadar dengan sekelilingnya..

 

” Kim Ryeowook Imnida.. ” ucapnya pelan

 

” Kim Jong Woon Imnida.. Panggil saja Yesung.. Senang bertemu dengan tunangan hyungku.. ”

 

Yesung tersenyum sembari menjulurkan tangannya..

 

Wookie menyambut tangan itu..

 

Ketika kulit telapak tangannya menyentuh telapak tangan pria itu..

 

Suatu kehangatan kembali lagi.. Kehangatan yang sama ketika Yesung menggenggam tangannya..

 

Wookie terus menatap nanar sosok di depannya ini..

 

Apa benar dia orangnya ?? Apa hanya namanya yang sama ?? Tapi kalau dia orangnya.. Kenapa dia tak mengenali dirinya ini ??

 

***

 

Sesampainya di rumah Leeteuk.. Yesung dan Wookie pun duduk di sofa sembari menghilangkan penat..

 

Yesung sedikit risih karna daritadi tunangan Hyungnya ini selalu menatapnya seakan mengintrupsi

 

” Kau.. ” Wookie bersuara

 

Yesung menatap mata wanita itu..

 

” Wae ?? Kau mau bicara apa ?? ” tanya Yesung penasaran

 

” apa kau mengenalku ?? ”

 

Yesung menatap wanita itu.. Lama dia diam mencoba mencerna setiap kata yang terujar dari orang ini

 

” Tentu saja aku mengenalmu.. ”

 

Wookie menatap wajah pria itu lekat-lekat..

 

Yesung menggenggam tangan wookie saat itu..

 

Ditatapnya mata indah wanita di depannya ini..

 

” bagaimana bisa aku tidak mengenalmu ?? ” Yesung berujar

 

Wookie masih terus mencari-cari sesuatu melalui mata pria ini..

 

Apa ini Yesung ??

 

Rasa hangat dari genggamannya nyaris sama..

 

” Sung-ah.. ” Wookie berucap pelan

 

tapi tiba-tiba Yesung tertawa..

 

” hahahha.. Hey.. Kau kenapa ?? Kau itu tunangan Hyungku.. Bagaimana bisa aku tak mengenalmu ehh ?? ”

 

” nde ?? ”

 

Wookie terpaku ketika Yesung bicara seperti itu..

 

” sudahlah.. Sepertinya kau sedang tidak enak badan Kakak Ipar.. ” ucap Yesung tersenyum

 

Yesung segera bangkit menuju lantai atas ke kamarnya..

 

ketika Leeteuk kembali dan melihat tunangannya itu sepertinya sedikit aneh.. Dia pun menghampiri wookie

 

” kau kenapa wookie-ah ?? Kau tidak enak badan ya ?? ” ucap Leeteuk cemas

 

Wookie kembali tersadar dari pikiran bodohnya..

 

” Ahniya.. Aku tidak apa-apa.. ”

 

Leeteuk menatap wanita itu cemas..

 

Wookie masih terus berkecamuk dengan pikiran-pikirannya..

 

Tapi hatinya bicara.. Pria itu adalah Yesung yang pernah dia kenal sebelumnya..

 

Yesung mulai mengerjap-ngerjapkan matanya ketika sinar mentari mulai merasuki matanya..

 

Sedikit dia meregangkan tubuhnya..

 

dia pun bangkit dari ranjangnya dan mulai membuka gordain dan jendela kamarnya..

 

Sedikit dia menatap setiap sudut kamarnya itu..

 

” sudah 4 tahun aku tidak tidur disini.. Masih tetap sama.. ” ucapnya pelan

 

mata Yesung menangkap sebuah benda di atas meja belajarnya..

 

Sebuah kamera..

 

Dia pernah dibilang oleh Leeteuk Hyung kalau dirinya dulu senang sekali memfoto dengan kamera itu..

 

Tapi sejak kecelakaan yang membuat ingatannya menghilang dahulu.. Semuanya berubah..

 

Dan saat itu pun juga dia harus pindah ke Kanada demi pengobatan dan sekaligus sekolah..

 

Yesung kembali melanjutkan langkahnya keluar kamar..

 

Dia berjalan menuju dapur untuk sekedar mengambil minum..

 

Saat di dapur dia bertemu Leeteuk..

 

Ketika melihat Hyungnya itu entah kenapa dia malah teringat dengan tunangan Hyungnya yang aneh itu kemarin..

 

” Hyung.. ”

 

Leeteuk menoleh kearah Yesung yang memanggilnya..

 

” wae ?? ”

 

Yesung menengguk sekilas air minum yang baru saja dia ambil..

 

” kau harus lebih memperhatikan tunanganmu itu sepertinya.. ”

 

Leeteuk menatap Yesung bingung..

 

Maksudnya apa ??

 

” kenapa memangnya ?? ”

 

” sepertinya dia pernah mengalami mental yang sedikit terguncang.. Seperti kisah masa lalu yang sulit dilupakan.. ” ucap Yesung panjang lebar..

 

Leeteuk tersenyum mendengar ucapan Yesung..

 

” araso.. Kau tenang saja.. ”

 

Yesung mengangguk mengerti..

 

” aku yakin kau bisa Hyung.. Kau pasti sangat mencintai wanita itu kan ?? ”

 

Yesung kembali pergi menuju kamarnya setelah bicara seperti itu..

 

Leeteuk sedikit menunduk saat itu..

 

” guncangan mental ?? Masa lalu ?? ”

 

***

 

Keesokan harinya..

 

Wookie kembali datang ke rumah Leeteuk..

 

entah kenapa.. Dia ingin sekali menatap wajah Adik sepupu tunangannya ini..

 

Apa karna orang ini mengingatkannya pada seseorang di masa lalu ??

 

Yesung menoleh kearah Wookie..

 

Kenapa orang ini selalu saja bersikap seperti ini sih ??

 

” Hey.. Kau kenapa melihatku begitu ?? ”

 

Wookie cepat-cepat menggeleng ketika Yesung menanyakan hal itu..

 

Yesung bersikap santai dan melanjutkan buku bacaannya..

 

Drett Drett Drett

 

Yesung mengambil HP yang berada di sakunya..

 

” Yeoboseyo ?? ”

 

” …………… ”

 

” Begitukah ?? Araso.. Nde.. ”

 

Yesung menutup telponnya dan menutup buku yang sedari tadi dia baca

 

” Wookie.. ”

 

Wookie menoleh kearah Yesung..

 

” Tadi yang menelpon itu Leeteuk Hyung.. Dia bilang akan malam baru pulang.. Jadi dia menyuruhku untuk mengantarmu pulang saja.. ”

 

” Begitu ya ?? Araso.. ”

 

Yesung bangkit dari kursinya dan melangkah masuk kamar untuk mengambil kunci mobil..

 

Tidak lama dari itu,, Yesung sudah keluar untuk mengantar Wookie pulang..

 

Mereka pun masuk ke dalam mobil dan Yesung mulai memacu mobil itu..

 

Hanya diam yang terlihat dari suasana di antara mereka berdua..

 

Yesung terus memfokuskan matanya lurus ke depan..

 

Wookie kembali menatap wajah pria itu.. lekukan wajahnya dia tatapi teliti..

 

” Oh ya.. Rumahmu dimana ?? ”

 

Wookie segera memalingkan pandangannya saat itu juga..

 

Entah apa yang terlintas di pikirannya saat ini..

 

Dia ingin ke tempat itu..

 

” bisakah kau.. Menemaniku ke suatu tempat ?? ” wookie bertanya

 

Yesung sedikit menimbang-nimbang ajakan wanita ini..

 

Sepertinya tidak ada yang salah kan ?

 

” araso.. Kemana memangnya ?? ”

 

***

 

Sesampainya disana mereka berdua berjalan pelan sambil melihat kondisi tempat itu..

 

jujur.. Dia masih berharap kalau kecurigaannya kalau pria di sampingnya ini adalah orang itu adalah benar..

 

Wookie memandangi laju gerak Yesung yang tiba-tiba berjalan sedikit cepat untuk ke suatu tempat..

 

Kakinya kaku..

 

Pria itu berjalan kearah dimana dulu dia sering berada disana.. Dan Disanalah tempat dia mengenal Yesung

 

” Huaaaa.. Ini tempat yang strategis menurutku untuk taman ini.. ” ucap Yesung

 

Apa benar ini orang itu ??

 

Apa benar ini orangnya ??

 

Wookie melangkahkan kakinya pelan menuju kearah pria itu..

 

” Hey.. Kenapa kau melamun disana ?? Cepat kemari.. Ini tempat yang bagus.. Cepat duduk disini.. ” perintah Yesung

 

Wookie duduk di samping Yesung.. Dia masih belum bisa melepaskan pandangan matanya dari pria ini..

 

” tapi sayang.. Seharusnya di dekat kursi panjang ini ada pohon besar.. Jadi kalau nanti hujan.. Tidak akan terlalu basah.. ”

 

Terlihat jelas mata Wookie basah..

 

Dia yakin ini orangnya..

 

” apa.. Apa kau pernah kemari sebelumnya ?? ” tanya Wookie

 

” Belum.. Ini pertama kalinya.. ”

 

Sebenarnya apa yang terjadi ?? Kenapa semuanya menjadi seperti ini..

 

Yesung menoleh kearah Wookie..

 

” k.. Kau menangis ya ?? ”

 

Yesung merasakan ada yang aneh.. Kenapa hatinya sakit sekali ketika melihat airmata wanita ini..

 

Tidak.. ! Sadarlah Yesung ! Dia itu tunangan Hyungmu..

 

Dengan pelan Wookie menuntun tangannya mencoba menyentuh wajah pria itu..

 

Yesung menatap mata wanita ini.. Sakit yang teramat dalam berada di mata wanita itu

 

Tangannya dengan lembut meraba setiap jengkal lekuk wajah Yesung..

 

Matanya..

 

Hidungnya..

 

Semuanya sama ketika dia meraba wajah Seseorang dahulu..

 

Airmata Wookie sudah semakin deras..

 

Tangannya bergetar ketika menyentuh wajah pria ini..

 

” aku yakin.. Aku yakin kau akan berada di sampingku.. ” ucap Wookie bergetar

 

Yesung menatap wanita ini..

 

Apa maksudnya ??

 

” Kau ini kenapa sih ?? Kenapa menangis seperti ini ?? ” Yesung berujar sembari melepaskan tangan wanita itu dari wajahnya..

 

” apa kau benar-benar tak ingat denganku ?? Kita bertemu disini.. ”

 

Tatapan Yesung melemah melihat Wookie seperti ini..

 

” kau pernah berjanji tak akan pergi kemana-mana setelah aku melihat.. Kau ingat itu kan ?? ”

 

Yesung menatap datar wanita itu..

 

” aku tidak pernah merasa aku pernah berjanji seperti itu padamu.. ”

 

” Tidak.. Aku yakin itu kau.. Namanya juga Yesung.. Itu pasti kau.. Sebenarnya apa yang terjadi ?? Kenapa kau tak mengingatku ?? ”

 

Wookie terus saja berbicara tanpa henti..

 

” sebaiknya kita pulang sekarang.. Kau kelihatan lelah.. ” ucap Yesung tersenyum

 

” ahniya.. aku tidak lelah.. Aku harus membuatmu ingaT denganku.. Kau lihatlah tempat ini.. Disini kita bertemu.. ”

 

Yesung menundukkan kepalanya..

 

Dia tidak tahan melihat wanita ini menangis..

 

” sadarlah.. Aku bukan orang yang kau maksud itu.. ” Yesung berucap

 

Mata Wookie menatap kaget mendengar ucapan pria di depannya ini..

 

” berhentilah menyakiti dirimu sendiri.. Berhentilah mengharapkan sesuatu yang telah hilang.. mungkin saja dia sudah meninggal.. ”

 

Wookie menggigit bibir bawahnya keras..

 

” kau bicara apa sung-ah ?? ”

 

” tidak bisakah kau sadar ?? Kau itu tunangan Hyungku !? Tapi kenapa kau malah memikirkan laki-laki yang tidak jelas seperti itu ! ”

 

Yesung sedikit meredam emosinya..

 

” lupakan pria itu.. Dia pasti akan sedih kalau kau begini karnanya.. ”

 

Tangis Wookie pecah..

 

Dengan sigap Yesung meraih tubuh wanita itu..

 

Dipeluknya wanita itu..

 

” lupakan dia.. Ingat Leeteuk Hyung.. Ku mohon.. Setidaknya demi aku.. ”

 

***

 

Sesampainya di kamarnya..

 

Yesung berjalan menuju ranjangnya dan segera merebahkan tubuhnya disana..

 

dipandanginya langit-langit kamar kosong..

 

Kembali dia teringat dengan segala ucapan dari wanita itu..

 

dia bisa merasakan setiap tatapan wanita itu kearahnya menunjukkan kejujuran atas perkataannya..

 

Tapi.. Mungkinkah dia harus percaya ??

 

segera dia bangkit dari tidurnya.. Dan bermaksud untuk pergi mandi..

 

Tapi.. Langkah terhenti ketika matanya lagi-lagi menangkap kamera yang terus berada di atas meja belajarnya itu..

 

Dihampirinya kamera itu.. perlahan tangannya mencoba menggapai benda itu..

 

Ketika dia mengambil benda itu..

 

Sesuatu terjatuh ke lantai..

 

Yesung melirik kearah bawah..

 

” apa ini ?? ”

 

Dipungutnya kertas itu dari lantai..

 

Serasa jantungnya ditarik keluar..

 

Tangannya bergetar begitu saja..

 

Bagaimana mungkin benda seperti ini berada di kamarnya ??

 

Apa ucapan wanita itu tidak mengada-ada ??

 

Yesung kembali menatap foto di tangannya lekat-lekat

 

Terlihat jelas wajah wanita yang berstatus sebagai Tunangan Hyungnya itu disana..

 

Apa ketika masa lalu.. Dia pernah mengenal wanita itu ??

 

Tubuh Yesung jatuh berlutut di lantai..

 

Bibirnya gemetar..

 

” Yesung-ah ?? Apa kau sudah tidur ?? ”

 

Yesung menoleh kearah pintu yang sedang diketuk Leeteuk..

 

Dengan cepat Yesung meletakkan foto itu di atas meja dan segera membuka pintu kamarnya..

 

” Ada apa Hyung ?? ”

 

” boleh aku pinjam jaketmu ?? Aku ingin pergi sebentar sekarang.. ”

 

” jaketku ada di dekat pintu masuk Hyung.. Aku ambil dulu.. ”

 

Yesung segera berjalan mengambil jaketnya..

 

Leeteuk masuk ke kamar Yesung dan sedikit melihat-lihat..

 

Matanya terhenti ketika melihat sebuah foto diatas meja Dongsaengnya itu..

 

Segera dia ambil foto itu..

 

” ini … ”

 

Leeteuk bingung.. Kenapa foto wookie bisa ada pada Yesung..

 

Sepertinya foto ini cukup lama..

 

Apa Yesung mengenal lebih dulu Wookie daripada dirinya ??

 

segera dia letakkan foto itu dan berjalan ke luar kamar..

 

” Hyung ini jaketku.. Memangnya kau mau kemana ?? ” Yesung datang menghampiri..

 

” aku ada perlu sebentar.. Aku pergi dulu.. ”

 

Leeteuk keluar dengan perasaan berkecamuk.. Apa maksudnya ini semua ??

 

***

 

sudah 1 Jam Leeteuk dan Wookie diam dalam keheningan malam..

 

Leeteuk masih terus memikirkan tentang Apa hubungan wanita ini dengan Yesung ?

 

Sementara itu.. Wookie terus menatap langit malam..

 

Gelap..

 

Itulah yang dia lihat..

 

tapi ada bintang yang meneranginya..

 

Sama saat dia dahulu.. Ketika pandangannya gelap.. Ada Pria itu yang menerangi langkahnya..

 

Diremasnya bajunya sendiri mencoba menahan isakan yang ingin keluar dari bibirnya..

 

Digigitnya bibir bawah itu mencoba menahannya..

 

Leeteuk memandangi Wookie cemas..

 

Ada apa dengannya ??

 

” Wookie-ah.. Kau kenapa ?? Kenapa kau menangis ?? ”

 

Pertahanannya rapuh..

 

Tidak pernah dia merasakan sesak teramat dalam seperti ini sebelumnya..

 

Dia ingin pria itu kembali padanya..

 

Leeteuk meraih tubuh wanita itu dan didekapnya tubuh lemah itu..

 

Diusapnya rambut Wookie dengan lembut..

 

Kembali seperti saat dia pertama kali bertemu dengan wanita ini.. Dia tetap saja tidak tahan apabila airmata wanita ini mengalir..

 

Wanita itu mulai bisa mengontrol dirinya.. Leeteuk melepas pelukannya..

 

Disentuhnya wajah wanita itu melalui kedua telapak tangannya..

 

Dipandanginya dalam wajah lemah di depannya itu..

 

” Kau kenapa ?? ” tanya Leeteuk lembut

 

Wookie menatap lirih wajah pria yang sangat disayanginya ini..

 

Bagaimana bisa dia masih menangisi pria lain ketika di depan Leeteuk

 

” Mianhae.. ” ucap Wookie bergetar..

 

Leeteuk menatap gusar wanita itu..

 

” kenapa kau minta maaf ?? ”

 

” Mianhae Teuk-ah.. ” suara wookie kembali bergetar..

 

” kau tak perlu minta maaf.. Kau tak berbuat salah apa-apa padaku.. ”

 

***

 

Yesung berjalan menuju pintu masuk ketika mendengar seseorang mengetuknya..

 

Dibukanya pintu itu..

 

” kau lama sekali membuka pintu Sung.. ”

 

Leeteuk berjalan masuk.. Yesung menatap datar Wookie yang datang bersama hyungnya itu..

 

Ketika mata mereka berdua bertemu.. Yesung dengan cepat memalingkan wajahnya kearah lain..

 

Kenapa perasaannya aneh begini ??

 

Wookie duduk di sofa dan Leeteuk berjalan keatas menuju kamarnya..

 

Yesung masih menatap nanar wanita di depannya ini..

 

” bagaimana.. ” ucapnya menggantung

 

Wookie menoleh kearah pria itu seketika..

 

” bagaimana apa ?? ”

 

” bagaimana kalau kecurigaanmu itu benar ??? Aku orang yang kau cari itu ?? ”

 

Wookie berdiri dari duduknya..

 

Apa yang dikatakan pria ini ??

 

” kau bicara apa ?? ”

 

Yesung mengeluarkan foto melalui kantung celananya.. Diberikannya benda itu pada Wookie

 

Wookie meraih foto itu..

 

Dilihatnya sosok yang berada di foto itu..

 

Darimana dia bisa ada benda ini ??

 

” kenapa kau bisa ?? ”

 

” aku menemukan itu di kamarku.. Mungkin kau benar kalau aku itu orang yang kau cari.. ”

 

Wookie melangkah selangkah mendekati Yesung..

 

” 4 tahun lalu aku kecelakaan.. Dan ingatanku hilang.. ”

 

Wookie terus melangkah mendekat kearah Yesung saat itu..

 

” apa.. Apa kau sudah ingat semuanya ?? ”

 

Yesung mengangguk.. Dengan cepat Wookie memeluk pria itu..

 

Akhirnya dia bisa menemukan malaikat pelindungnya dulu..

 

” aku yakin kau akan terus bersamaku.. Tetaplah di sampingku.. Jangan pergi.. ”

 

Yesung masih kaku ketika wanita ini memeluknya..

 

Dengan perlahan dia melepaskan pelukan wanita itu..

 

Wookie tersenyum ketika menatap wajah pria itu..

 

” berjanjilah sekali lagi.. Kau tak akan pergi kemana-mana kan ?? ”

 

Yesung terdiam ketika wanita tiba-tiba berucap seperti itu..

 

” Aku tidak bisa.. ”

 

Senyuman yang terukir di wajah wookie seketika menghilang..

 

” kenapa ?? Kau bilang kau ingat padaku kan ?? ”

 

” Aku sudah berbeda dengan dulu.. Sekarang kau itu milik Hyungku.. Kau harus bersamanya.. ”

 

Jantung wookie serasa tercabik..

 

reflek dia menggeleng..

 

Tidak.. Pria ini berbohong padanya..

 

” kau bohong.. Kau belum ingat denganku.. Kau bohong.. ”

 

Yesung memegang bahu Wookie mencoba untuk menenangkannya..

 

” kalau kau mengingatku.. Kau tak akan mungkin pergi.. Kau sudah berjanji untuk di sampingku selamanya dimanapun itu.. ”

 

Leeteuk memandang lurus ke depan..

 

Ekspresi Wajahnya tak terbaca saat ini..

 

Apa ini ??

 

Yesung dulu mencintai Wookie ?? Dan Wookie juga sama ??

 

Dikepalkannya tangannya mencoba meredam emosi..

 

Matanya mulai berair..

 

Apa dia sudah salah ketika mencintai Wanita itu ??

 

***

 

Dengan ragu-ragu Leeteuk mengetuk pintu kamar Yesung..

 

Sedikit dia menghela nafas panjang..

 

Tok Tok Tok

 

Kriett..

 

” Hyung.. Ada perlu apa ?? ”

 

” boleh aku bicara denganmu tentang sesuatu.. ? ”

 

Yesung mengangguk mengiyakan ucapan Leeteuk..

 

Segera dipersilahkannya Hyungnya itu untuk masuk ke kamarnya..

 

” Jadi.. Hyung mau bicara apa ?? ”

 

Leeteuk terdiam cukup lama..

 

” Hyung.. Kau baik-baik saja kan ?? ”

 

” Apa.. Apa kau pernah mengenal Wookie sebelumnya ?? ”

 

Yesung tercekat mendengar ucapan Leeteuk..

 

Darimana Hyungnya tahu..

 

” hyung.. Kau tahu darimana ?? ”

 

” cepat jawab aku.. Apa dia adalah bagian masa lalumu yang telah menghilang ?? ”

 

Yesung merundukkan wajahnya.. Dia bingung mau bilang apa..

 

” sepertinya begitu.. Tapi.. Aku sudah tidak mengingatnya lagi.. ”

 

BUGHHH

 

Yesung tersungkur ketika Leeteuk melayangkan bogem mentah tepat di wajahnya..

 

” tidak ingat kau bilang ?? Tidakkah kau tahu.. Selama aku berada di sampingnya.. Dia selalu memikirkanmu ?? Aku tahu itu semua.. ”

 

Yesung mulai bangkit dari posisinya..

 

” jadi aku harus bagaimana ???! ” Yesung berteriak..

 

Tak terasa airmatanya jatuh begitu saja..

 

” aku juga tak mau begini Hyung.. Aku tidak mengingatnya.. Walaupun dulu aku sempat mencintainya.. Tapi sekarang sudah berbeda.. ”

 

” Mworago ?? ”

 

” sekarang dia bukan milikku lagi.. Dia milikmu Hyung.. ” terdengar getaran disela kata-kata Yesung..

 

Yesung kembali jatuh lemas..

 

” Aku juga tidak ingin begini hyung.. Aku tidak mau terlihat bodoh seperti ini.. Tidak mengetahui apa-apa.. ”

 

Leeteuk berjalan mencoba menghampiri dongsaengnya itu..

 

Dirangkulnya tubuh Yesung..

 

” Mianhae.. ”

 

***

 

Yesung dan Wookie saling diam dalam keheningan pagi..

 

Yesung sengaja mengajak wanita ini untuk kemari karna ada sesuatu yang ingin dia katakan..

 

” Mianhae.. ”

 

Wookie menoleh kearah Yesung..

 

” kau pernah bilang denganku.. Kalau kita bertemu disini kan ?? ”

 

Wookie kembali menatap lurus ke depan..

 

” kau juga pernah bilang.. Aku akan selalu di sampingmu kan ?? ”

 

Wookie meramas baju bawahnya..

 

Dia tak sanggup mendengar ucapan Pria di sampingnya ini..

 

” Tapi itu masa lalu.. Kita ada di masa depan.. Aku tidak bisa kembali seperti dulu lagi.. ”

 

Airmata Wookie menetes dalam diam..

 

” seperti banyak orang bilang.. Jangan mencari sesuatu yang telah hilang.. Tapi pertahankan apa yang masih ada pada kita.. ”

 

” apa tujuanmu sebenarnya ?? ” Tanya Wookie tiba-tiba

 

Yesung menatap wajah Wookie lirih..

 

” lupakan aku.. Bahagialah dengan Leeteuk Hyung.. ”

 

Wookie tersenyum miris di sela isakannya..

 

” mungkin dulu aku pernah sangat mencintaimu.. Tapi sekarang sudah berbeda.. Leeteuk Hyung pasti sangat mencintaimu.. ”

 

Yesung berdiri dari duduknya.. Dia sedikit merasa bersalah mengatakan hal menyakitkan ini pada calon kakak iparnya ini..

 

Terlihat cairan bening dari mata Indahnya..

 

” sekali lagi Maaf.. ”

 

***

 

Wookie menatap lemah pria di depannya ini..

 

Bagaimana bisa dia tega menyakiti orang sebaiknya ??

 

” kau tahu kan ?? Kau yang terindah Kim Ryeowook.. ”

 

Leeteuk bangkit dari kegiatan berlututnya..

 

Sedikit dia tersenyum malu mengingat apa yang barusan dia lakukan..

 

” Apa.. Aku bisa menjadi pelindungmu selamanya ?? ” Leeteuk menatap lekat wajah Wookie..

 

Wookie menatap Leeteuk mencoba mencari jawaban dari mata pria itu..

 

Apa sudah saatnya ??

 

Apa harus dia mematahkan perjanjiannya dulu dengan seseorang ??

 

Apa perlu dia melupakan orang itu sekarang ??

 

” Saranghae.. Kau tahu aku mencintaimu kan ?? ”

 

Wookie mengangguk mendengar ucapan Leeteuk..

 

” jadi bagaimana ?? Kau mau hidup denganku ?? ” ucap Leeteuk berharap

 

” tentu saja mau.. ”

 

Leeteuk memeluk tubuh wanita di hadapannya itu erat..

 

Bahagia.. Hanya itu yang berada di benaknya..

 

Namun..

 

Seseorang menatap nanar kearah mereka..

 

Sedikit dia tersenyum miris melihat pemandangan di depannya..

 

” Cinta hyungku lebih besar daripada cintaku padamu dulu Wook.. Aku percaya itu ”

 

Dengan pelan dia membalikkan badan..

 

Matanya berair.. Dia menangis..

 

Entah ada apa dengannya ?? Kenapa dia harus menangis..

 

***

 

Yesung memandangi Hyungnya yang sedang sarapan di depannya..

 

Dia tersenyum melihat Hyungnya..

 

” Chukae Hyung.. Wookie sudah menerima lamaranmu kan ?? ”

 

Leeteuk mendongak menatap Yesung..

 

Dia pun membalas tersenyum..

 

” seperti yang kau katakan.. Dia menerimaku.. ”

 

Yesung mengangguk mengerti..

 

” Oh ya.. Besok aku dan Wookie akan pergi ke Busan.. Aku ingin membawanya ke hadapan Orangtua-ku.. Jadi kau tinggal sendirian besok.. ”

 

” jangan khawatir Hyung.. Aku akan menjaga rumah dengan baik.. ”

 

Leeteuk terkekeh pelan..

 

” memangnya aku bilang aku tidak percaya padamu untuk menjaga rumah ?? ”

 

” Araso Park Jung Soo.. ”

 

Yesung kembali melanjutkan makannya..

 

Leeteuk sedikit memikirkan sesuatu..

 

” Sung-ah.. ”

 

” wae Hyung ?? ”

 

” Kau tahu kan.. selain kau.. Aku tak pernah mau membagi Wookie dengan orang lain ?? ”

 

Yesung terdiam mendengar ucapan Leeteuk..

 

” kau harus menjaganya.. Jangan buat dia menangis.. Setidaknya demi aku.. ”

 

” hey Hyung.. Kau yang akan menjaganya.. Kenapa kau bilang begitu ?? ”

 

” aku tidak akan selalu di sampingnya Sung.. ”

 

” Araso.. Demi kau.. aku berjanji.. ”

 

***

 

Yesung membantu membawa barang-barang Leeteuk yang akan pergi ke Busan ke dalam mobil..

 

Terlihat ada Wookie disana..

 

” Tjaaaa.. Selesai.. Kalian sudah bisa pergi Hyung.. ” Ucap Yesung..

 

” araso.. Gomawo sudah membantu.. Aku dan Wookie pergi dulu ya.. ”

 

” Nde.. sampai jumpa Hyung.. Dan.. Kakak ipar.. Sampai jumpa.. ”

 

Wookie tersenyum lirih mendengar ucapan Yesung..

 

Kakak ipar ??

 

Itu terdengar sangat menyakitkan..

 

Leeteuk dan Wookie masuk ke dalam Mobil dan segera meluncur..

 

Yesung menatap mobil itu melaju..

 

” Percayalah.. Semuanya akan baik-baik saja.. ”

 

Yesung berjalan masuk ke dalam rumah..

 

Dia pun mulai duduk di sofa berniat untuk menonton TV..

 

Sudah lebih 2 Jam dia menghabiskan waktu dengan menonton..

 

Diregangkannya tubuhnya mencoba sedikit rilex.. Ternyata hanya untuk dia menonton saja tubuhnya sudah lelah..

 

Segera dia bangkit dan mematikan TV..

 

Dia melangkah menuju kamarnya yang berada di lantai atas..

 

Suatu keingan terbersit di pikirannya seketika..

 

Ketika sampai di kamar.. Dia mulai mengambil foto-foto Wookie di atas mejanya..

 

Lama dia memandangi foto itu..

 

” kau pasti akan bahagia.. ”

 

Yesung pun meletakkan Foto itu dalam Lacinya..

 

Mungkin disanalah tempat yang cocok untuk benda itu..

 

Biarkan semuanya tersimpan seperti itu..

 

Ketika dia ingin merebahkan diri di atas ranjang..

 

HPnya bergetar..

 

Hatinya sedikit merasa tidak enak..

 

Ada apa ini ??

 

” Yeoboseyo.. ? ”

 

” ………….. ”

 

” N.. Nde ?? Mwo.. Mworago ?? ”

 

Seketika Handphone yang berada di pegangannya itu terlepas jatuh bebas ke lantai..

 

Tubuhnya ambruk..

 

Sesak berlipat-lipat yang dia rasakan..

 

******

 

3 Tahun yang akan datang..

 

Seorang pria terus memandangi nanar sosok wanita yang sedang duduk di taman sendirian..

 

Ketika matahari sudah mulai membenamkan dirinya perlahan..

 

Dia masih terus bertahan berdiri sambil menatap sosok wanita itu..

 

Sejak kejadia kecelakaan itu..

 

Yesung harus memenuhi janjinya dengan Hyungnya yang telah tenang di alam surga..

 

Dia harus menjaga Wookie..

 

Selama 3 Tahun dia terus mengawasi wanita itu seperti ini..

 

Dan selama itulah.. Rasa cinta yang menghilang dulu kembali lagi..

 

Memang benar dia masih belum mengingat masa lalunya bersama dengan wanita ini..

 

Tapi.. Dia tidak bisa memungkiri.. Kalau dia sudah Jatuh Cinta dengan wanita itu..

 

” Hyung.. bagaimana kau disana ?? Aku sudah menepati janjiku padamu.. Tapi.. ”

 

Yesung menggantung ucapannya.. Dia mencoba menahan laju isak dari bibirnya..

 

” tapi.. Aku bersalah padamu Hyung.. Aku tidak bisa menahannya.. Aku mencintainya hyung.. Aku mencintainya lagi.. ”

 

Yesung menghapus airmatanya..

 

Dengan perlahan dia berjalan menuju tempat dimana Wookie berada..

 

Yesung duduk di samping Wookie..

 

” Kau sudah datang ?? ” tanya Wookie tanpa menoleh kearah Yesung

 

” Nde.. Aku datang untuk menjemputmu.. Hari sudah mulai gelap.. ”

 

” tidak.. Aku masih ingin disini.. Kalau kau mau pulang.. Pulanglah.. ”

 

Yesung mencoba menjadi kuat ketika di hadapan wanita ini..

 

Kau tahu ??

 

tubuhnya terasa rapuh..

 

” kalau begitu aku akan disini di sampingmu.. ”

 

Wookie tersenyum mendengar perkataan Yesung..

 

” Aku bisa merasakan.. Kalau Leeteuk sedang tersenyum kearah kita saat ini.. ”

 

Yesung menoleh kearah Wookie..

 

Ingin sekali dia memeluknya..

 

” tidak terduga.. Akhirnya hari ini terulang lagi.. Aku tidak pernah mengira kalau aku bisa berada di kondisi seperti ini lagi.. ”

 

Airmata Yesung tumpah..

 

Dia tak sanggup mendengar ucapan Wanita ini..

 

Sejak kecelakaan dulu.. Semuanya berubah..

 

Hyungnya meninggal..

 

Dan Wookie.. Dia harus menerima kenyataan kalau dia mengalami kebutaan..

 

Wookie mencoba mencari-cari tongkatnya.. Dan Yesung memberikan benda itu pada Wookie..

 

” Gomawo.. ” ucap Wookie tersenyum lembut..

 

tak terduga-duga.. Hujan turun tiba-tiba..

 

Yesung menatap langit..

 

Seketika dia menoleh kearah Wookie..

 

Wanita itu tersenyum lembut kala itu..

 

” ayo kita pulang.. Hujan turun sekarang.. ” Ajak Yesung

 

Wookie menggeleng..

 

” aku ingin merasakan hujan.. Sudah lama aku tak merasakan hujan tanpa melihatnya.. ”

 

Yesung cemas dengan kondisi Wookie.. Dia bisa sakit kalau hujan-hujanan begini..

 

Dengan sigap Yesung melepaskan jaket yang melekat di tubuhnya.. Dan langsung dia tadahkan di atas tubuh wanita itu…

 

wookie merasakan hal itu lagi..

 

Tubuhnya tidak basah.. Apa mungkin.. Pria itu melakukan hal itu lagi ??

 

” Sung-ah.. ”

 

” Hmm ?? ”

 

” apa yang kau lakukan ?? Kau bisa sakit.. ”

 

” kau bilang mau hujan-hujanan kan ?? Tapi aku tidak bisa menurutinya.. Kau cuman boleh mendengar guyuran hujan itu.. Kalau kau merasakannya.. Nanti kau bisa sakit.. ”

 

Setetes demi setetes airmata itu mengalir dari mata indahnya..

 

Semuanya berubah..

 

Tapi lihatlah.. Semuanya kembali lagi dari awal..

 

Sudah teramat banyak yang dia lewati.. Sudah banyak airmata yang dia keluarkan..

 

Dan pada akhirnya.. Semuanya kembali dari awal ??

 

Apa ini misteri hidup ?? Bukan.. Ini takdir Tuhan..

 

Tuhan mempertemukannya dengan Yesung dan kemudian memisahkan mereka.. Ternyata untuk bertemu kembali..

 

Hujan turun pada saat itu.. Pada saat pertama kali dia merasakan Yesung berada di sampingnya..

 

Dan kali ini kejadiannya terulang lagi..

 

Reflek Wookie bangkit dari duduknya dan spontan memeluk Yesung..

 

Yesung kaget ketika wanita ini tiba-tiba memeluknya..

 

” wookie-ah.. Kau kenapa ?? ”

 

Wookie tersenyum di dalam dekapan Yesung..

 

” Aku percaya.. Kau akan selalu ada di sampingku dimanapun itu.. ”

 

Yesung membalas pelukan Wookie..

 

Hujan terus mengguyur tubuh mereka..

 

Diciumnya kening wanita itu lembut..

 

” percayalah.. Semuanya akan baik-baik saja.. ”

 

END

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

15 responses to “Rainy Teasr (YeWook)”

  1. -ping- says :

    hiks , aku udh pernah baca di note fb eonnie , inii sedih banget. T.T
    aku padahal berharap yesung bakal inget ama kehidupan lama nya ama wookie , tapii , takdir tetep mempersatukan mereka walau yesung masih gak inget.. T.T

  2. Kimryeoliy says :

    Huweee T.T
    *tisu mana tisu*
    sedih bgt, awalnya aku kira wookie bkal ma teukie, tpi untunglah yewook bersatu kebali.🙂

  3. nanlovely669 says :

    hueeee sedih bgt eon… ToT
    aku kira yesung bakalan inget ama wookie…
    leeteuk meninggal, wookie buta lagii… aigooo
    yewook bersatu meskipun yesung ga inget masa lalu dan wookie buta..😦
    daebak daebak

  4. Fika says :

    Aigooo ini sungguh mengharukan…. Hikss
    kau membuat ku menangis membacanya T.T

  5. Gaby Fortuna says :

    omo..bacanya mesti beli tissue sekantong penuh nih,bener2 nyesek..
    kasian sama teuk,cintanya mesti kandas gara2 dy kecelakaan bareng wook..
    aku kasian juga sma yesung,dy harus memulai lagi cintanya untuk wookie dari awal,…huaaa
    ga sanggup ngebayanginn…

  6. heldajungsoo says :

    mengharukan bgt. . . . .

  7. myprecioustime89 says :

    perjalanan panjang cinta yaa…
    Tapi akhirnya mereka bersatu..
    Tapi kasian leeteuk..😦

  8. zahratus shyita says :

    hiks,,,hikshiksss,,
    menguras air mata nihhh…

    yewook tak terpisahkan

  9. TheculesJewels_ELF says :

    Daebakkkkk ;(
    aku mewek author..
    Semuanya berulang-ulang..
    Seolah takdir mempermainkan mereka..

    Namun itulah takdir Tuhan..
    Bagaimanapun dan sekeras apapun..
    Yesung dan wookie akan tetap satu..

    Authooooor..
    Aku ngefanz karyamu🙂

  10. LOVE_MY_LDH says :

    wizz……………
    daebak sekali unni..
    ksian wookienya,, krain bklan jd sma teukie oppa……..
    tp trlalu sdih,, gga tega byanginnya…..

  11. mirzaseptania says :

    ff’nya daebak thor..

    sukses bikin mewek mpe nangis2..

  12. putriindah says :

    sumpah ini bagus banget..daebek..

  13. putriindah says :

    sumpah ini bagus banget..daebek..
    T_T

  14. yesijangmi says :

    sedikit complicated sihh…
    tapi ini keren bgt sumpah..

  15. Liliz Cloudsomnia says :

    huweeeeeee ini sukses bikin aku mewek tengah malem,
    uhuhuhu emaaaakkk peluk akoh, wook buta lagi , teuk metong, yewook seperti dejavu, kejadian dulu terulang lagi.. ahhhh mewek lagi 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: