| Shadow | HaeHyuk | GS | Part 8 |


Shadow Part 8

********************************

Sosok itu memandangi pemandangan Lampu Malam yang tengah menyinari Kota dari Jendela besar Apartemen mewahnya,

Keindahan Seoul tak hilang hanya karna Hujan yang masih terus turun,

Donghae membalikkan tubuhnya, menghadap langsung pada Ranjang yang kini tengah menampung Seorang Wanita,

Donghae berjalan mendekat kearah Ranjang itu, Menatapi sosok yang masih belum juga sadar sejak kejadian tak sadarkan diri beberapa jam yang lalu,

Donghae menjatuhkan tubuhnya pada Kursi besi yang berada di samping ranjang tersebut..

Kembali memandangi Ekspresi Tenang yang tengah terlelap tersebut..

Tangannya perlahan bergerak mengarah pada Wajah Hyuk,

Donghae merasakan matanya kembali memanas dan pandangannya mengabur akibat cairan bening tersebut,

Pemuda itu langsung mengangkat wajahnya, mencoba menghalau cairan bening itu agar tak mengalir dengan derasnya..

” Mianhae.. ”

Suaranya yang terdengar begitu parau bertabrakan dengan Gemiricik Suara Hujan di luar sana,

” Kau pasti sudah banyak menderita karna perbuatanku, Mianhae.. ”

Dengan lembut Pria itu mengelus pelan kepala Hyuk, menyalurkan seluruh perasaan yang tengah berkecamuk dalam benaknya..

Pemuda itu meraih telapak tangan Hyuk dan mulai menggenggamnya,

” Apa yang harus aku lakukan ? Bagaimana aku harus memperlakukanmu ? ”

Suara Donghae bergetar sendirinya, pemuda itu benar-benar mengutuk dirinya sendiri..

Donghae melirik kearah Pergelangan Kaki hyuk, memandangi nanar Kaki itu penuh dengan rasa menyesal,

” Kau pasti sangat lelah berdiri waktu itu, Mianhae.. ”

Donghae meraih Baskom berisikan Air Kompresan di atas meja nakas tersebut, Pemuda itu agak menggeser posisi Kursinya agar lebih mendekati Posisi Kaki Hyuk,

Donghae memeras Kain lap itu dan segera dirinya gunakan untuk membasuhi Kaki Hyuk,

Mata Pria itu makin terasa panas saat dirinya melihat Goresan Kemerahan pada Kaki tersebut..

Goresan yang dirinya yakini akibat ulahnya saat di ruang rapat saat itu,

Donghae meremas kain lap itu dengan tangan bergetar,

Matanya benar-benar terasa panas saat ini,

” Eung~ ”

Hyuk melenguh dari tidurnya,

Donghae langsung bangkit dari Kursi yang sedari tadi dirinya duduki,

Pemuda itu hanya bisa memandangi Hyuk yang tengah mengerjap-ngerjapkan matanya..

” Kau sudah sadar ? ”

Hyuk merasakan kepalanya masih berat, gadis itu nampak masih menstabilkan cahaya yang masuk ke dalam matanya,

Hyuk mengedarkan pandangannya ke segala arah, mencoba tengah memastikan dimana keberadaannya saat ini,

Dan pada Akhirnya, Iris matanya menangkap sosok yang tengah berdiri tak jauh dari Ranjang yang sedang dirinya tempati,

” Kau ? ”

Donghae memalingkan wajahnya kearah lain, tak ingin lebih lama bertatapan mata dengan Hyuk..

SRATTT

Hyuk bangkit dari Tidurnya, wanita itu memeriksa penampilannya,

Bajunya masih sama, tapi memang agak lembab..

Donghae hanya memandangi Tingkah Hyuk di hadapannya,

Entah kenapa saat ini dirinya seperti orang bisu..

” Kenapa aku bisa ada disini ? ”

Donghae memberanikan diri untuk menoleh kearah Hyuk yang tengah memasang ekspresi penuh tanda tanya tersebut,

” Kau pingsan, Mungkin akibat Hujan deras saat itu.. Jadi aku membawamu kesini.. Ke Apartemenku.. ” jawab Donghae seadanya..

Hyuk terdiam mendengar penjelasan dari Donghae,

Kembali, Ingatan saat dirinya tengah menangis di hadapan Donghae merangsak ke dalam otaknya,

Ingatan yang mengatakan sebuah kenyataan Yang susah dirinya percayai..

” Aku akan segera pergi.. ”

Hyuk bangkit dari Ranjang, Gadis itu nampak tak enak untuk berlama-lama di Apartemen Donghae..

” Jangan memaksakan diri, ”

Hyuk menoleh kearah Donghae yang tengah berbicara padanya,

” Ini baru Jam 2 Pagi, Jangan memperparah kondisimu, Istirahatlah dulu.. ”

Nada suara Donghae begitu terdengar Tegas, Namun kalau melihat Fokus matanya, sungguh berbanding terbalik,

” Tidak apa-apa.. Aku sudah tidak apa-apa, jangan khawatir.. ”

” Beristirahatlah dulu, kau pikir bagaimana raut wajahmu sekarang ? Kau Pucat sekali.. ”

Kini Donghae sudah berani menatap lekat wajah Hyuk di hadapannya..

Mata kelamnya begitu kentara akan sarat Kekhawatiran,

” Jangan membantahku, Kau masih asistenku, ”

Donghae berjalan melesak keluar dari Kamar itu, meninggalkan sosok Hyuk yang masih mematung pada posisinya..

Hyuk kembali berjalan menuju Ranjangnya, namun matanya tak sengaja bertemu dengan Baskom yang terletak di atas Kursi yang ada di samping Ranjang tersebut..

Hyuk meraih Baskom itu..

Gadis itu memandangi Baskom tersebut dengan pandangan penuh arti..

‘ Apa Pria itu yang mengompresiku ? ‘

.

.

.

Donghae merasakan cahaya mulai merangsak memasuki cela-cela matanya,

Pemuda itu membuka kelopak matanya, mengangkat kepalanya untuk melihat kearah Jam Dinding disana..

” Jam 5.30 ? Masih sepagi ini ? ”

Donghae bangkit dari tidurnya, tapi sebuah selimut yang sedang menyelimuti tubuhnya agak menyita perhatiannya..

Pemuda itu begitu ingat kalau saat dirinya memutuskan untuk tidur di Sofa ini dirinya tak membawa selimut..

Tapi kenapa tiba-tiba ada selimut ?

Donghae memandangi Pintu Kamar yang terletak tak begitu jauh dari Tempatnya sekarang,

Pemuda itu mengulum senyum manisnya,

” Gomawo.. ”

.

.

Donghae sudah terlihat Rapi dengan Jas kerjanya..

Pemuda itu berjalan kearah Dapur, sebuah suara-suara yang begitu asing muncul disana..

Donghae memandangi sosok Hyuk yang tengah berada disana, sedang merapikan meja makan serta meletakkan beberapa Piring yang telah berisi berbagai makanan

Donghae melihatnya, Melihat Hyuk yang tersenyum memandangi Hasil Masakannya disana..

” Ternyata kau bisa masak juga, ”

Sepertinya Donghae tak sadar akan gumamannya yang ternyata didengar oleh Hyuk disana..

Gadis itu agak tak enak saat ini,

Sementara itu, Donghae agak tersentak saat menyadari pandangannya bertemu dengan Hyuk

” Mianhae, aku tidak bermaksud lancang pada dapurmu.. ”

Hyuk menundukkan kepalanya,

” Tidak apa-apa,, ”

Hyuk mengangkat wajahnya, merasa amat lega mendengar respon Donghae..

” Sepertinya kau sudah siap untuk pergi bekerja, Makanlah dulu, aku akan segera bersiap pergi juga.. ”

Setelah mengatakan hal itu, Hyuk berniat meninggalkan dapur yang juga merupakan ruang makan tersebut untuk mengepak barang-barangnya..

” Makanlah dulu denganku, Baru bersiap-siap untuk bekerja.. ”

Hyuk kembali menoleh kearah Donghae yang berbicara padanya namun tak melihatnya itu..

” Bukan seperti itu, Sebelum bekerja aku harus kembali ketempatku dulu, aku terlalu berlama-lama disini.. ”

” Bekerjalah dulu baru pergi dari tempatku, jangan terlalu terburu-buru.. ”

Donghae merasakan wajahnya kian menjadi panas, pemuda itu langsung berjalan kearah Meja Makan dan mengambil posisi pada salah satu kursi disana..

” Kenapa kau masih berdiri disana.. Cepat duduk, sarapanlah dulu.. ”

Hyuk mengangguk kecil dan mulai berjalan menuju meja makan..

Setelah duduk disana,

Hyuk hanya bisa memandangi Donghae yang sedang melahap sarapannya..

Kembali ingatan kejadian Kemarin malam merangsak kedalam pikirannya..

Gadis itu agak mengumpati perbuatannya saat itu,

Membentak Donghae ? Menangis di hadapannya ?

Astaga apa yang dia lakukan saat itu..

Donghae agak kaku saat menyadari Gadis di hadapannya ini terus memandanginya dengan tatapan datar,

Apa yang sedang dilakukannya ?

” Kenapa kau melihatku seperti itu, Makanlah sarapanmu.. ” tegurnya agak kaku

Hyuk tersadar dari lamunannya..

Apa lagi yang baru saja dirinya lakukan ? Memalukan..

” Ne, Mianhae.. ”

Hyuk segera memakan sarapannya..

Tak menyadari kalau sekarang malah Donghae yang tengah memandanginya..

Sepertinya Pemuda itu sudah selesai dengan Sarapannya..

Donghae bangkit dari kursinya, berniat untuk meninggalkan tempat itu,

Tapi sepertinya ada hal yang membuatnya menghentikan niatnya tersebut untuk sejenak..

” Hmm, Jangan terlalu sering meminta maaf padaku, itu agak menjengkelkan.. ”

Setelah mengatakan hal itu, Donghae segera pergi dari sana,

Meninggalkan sosok Hyuk yang tengah menatapnya dengan ekspresi penuh tanda tanya..

.

.

.

.

Di Tempat berbeda,

Siwon tengah berdiri di depan Pintu Masuk Gedung Kantor,

Pemuda itu nampak serius meneliti tiap orang-orang yang tengah lalu lalang,

Sesekali terlihat Pemuda tampan itu mengacak Rambutnya frustasi,

” Hyuk-ah, Kenapa kau belum datang ? ” gumamnya begitu gusar

Siwon terus berjalan bolak-balik tak tentu arah di Depan Pintu Masuk itu,

Sungguh menyita perhatian beberapa Karyawan disana..

Sedangkan, Di Apartemen Donghae,

Hyuk terlihat sudah rapi dengan Baju kerjanya, Gadis itu mengedarkan Pandangannya pada seisi Ruangan,

Gadis itu mengernyitkan dahinya saat tak menemukan sosok Donghae disana..

Apa Pria itu sudah pergi terlebih dahulu ? Namun, Bagaimana dengan Apartemen ini ?

Hyuk tak tahu menahu mengenai Kode Pintu Apartemen pemuda itu, jadi bagaimana caranya dirinya menguncinya ?

Gadis itu terus berjalan menuju Pintu Utama,

Pandangannya agak tersita pada Kertas yang tengah terselip di gagang Pintu..

Hyuk melangkah mendekat, mengambil Secarik kertas tersebut dan segera membukanya..

” Ige Mwoya ? ” tanyanya pada diri sendiri..

Hyuk mulai membaca deretan huruf-huruf yang tertulis disana..

| Kunci Pintunya sebelum kau keluar, Kodenya Tanggal Lahirmu, Turunlah ke bawah, aku menunggumu disana, |

Hyuk tanpa sadar meremas kertas itu,

Gadis itu tersenyum miris membaca pesan yang ditinggalkan pemuda itu untuknya..

” Tanggal Lahirku ? Kurasa bukan, Tapi tanggal lahir kakakku.. ” lirihnya..

.

.

” Mianhae, seharusnya kau tak perlu menungguku, aku bisa pergi sendiri dengan menaiki Bus.. ”

Donghae mendongakkan wajahnya yang sedari tadi terus melihat kearah Kakinya yang tengah bergerak-gerak tak tentu arah, Bosan mungkin.

Pemuda itu kembali menenggakkan tubuhnya secara benar saat meyakini kalau Sosok Wanita yang tengah bicara padanya itu benar-benar Hyuk,

” Gwanchana, Masuklah, ”

Donghae langsung membuka pintu mobil dan segera masuk,

Hyuk masih terdiam pada posisinya,

Menatapi dengan ekspresi Datar Mobil di depannya ini..

” Kenapa tidak masuk ? Apa ada yang tertinggal ? ”

Hyuk langsung tersadar dari segala pemikirannya,

Wanita itu langsung menuju mobil Donghae dan segera masuk ke dalam Mobil Tersebut,

Di dalam perjalanan,

Hyuk masih bertahan dengan Mulut Bungkamnya,

Begitu banyak hal-hal yang membuat kepalanya Pusing,

Setelah mengetahui Siapa Sosok Yang menyodorkan Payung Biru itu, lalu apa yang akan dirinya lakukan ?

Bersikap selayaknya ? Bersikap seperti orang yang tak saling mengenal ? Bersikap Canggung seperti ini ?

Ya, Mungkin Poin nomor dua agak terjadi kesalahan,

Dirinya dan Pemuda itu memang tak saling mengenal satu sama lain,

Hyuk tersenyum miris membayangkannya,

Dulu, Dirinya sempat mengira kalau akan saling bertukar cerita dan obrolan pada Sosok itu ketika mereka bertemu,

Namun, sekarang ?

Dirinya pun tak tahu harus bagaimana menghadapi Pemuda di sampingnya ini,

.

.

Donghae melirik kearah sampingnya, menatap Ekspresi Hyuk saat dirinya mendapati sosok Siwon yang tiba-tiba sudah menatap mereka dengan pandangan selidik saat baru saja keluar dari Mobil bersama,

Mereka berdua melangkah mendekati sosok Siwon yang masih diam kaku pada posisinya,

Siwon merasakan urat-uratnya mengerat begitu saja,

” Kau sudah datang ? Mianhae aku agak terlambat.. ” Ujar donghae seraya memasang senyumnya saat berbicara pada Siwon,

Tapi sepertinya Ucapannya itu tidak terlalu Penting bagi Siwon saat ini..

” Kau bilang untuk tinggal sendiri di Tempat Barumu, apa tempatmu itu berada di dekat Tempatnya ? ”

Suara siwon terdengar agak berat,

Berbicara dengan Emosi yang tengah dirinya tahan memang tidak mudah,

” Kau Tahu ? Semalaman aku terus mencemaskanmu, dan hari ini aku datang ke kantor begitu pagi, hanya ingin memastikanmu datang bekerja, Dan apa yang aku lihat ? Sepertinya Kekhawatiranku sia-sia, tapi setidaknya kau bicara jujur padaku, Jangan menjadikan Penolakanmu padaku hanya untuk bersama Dia ? ”

Jari Telunjuk Siwon telak menunjuk sosok Donghae yang tengah menatapnya begitu nyalang,

” Siwon, Cukup.. ” Interupsi Donghae

” Jangan Ikut campur.. ” Ujar Siwon tegas

Pemuda Bermarga Choi itu menurunkan Tangannya yang tengah tertuju kearah Donghae,

Kembali menatap sosok Hyuk yang terlihat menahan airmatanya..

” Aku bisa terima kalau kau menolakku hanya karna kau Tidak ingin menjalin Hubungan dengan Pria yang pernah mencintai Kakakmu, aku masih merasakan kelegaan saat alasan itu yang kau pakai, Setidaknya aku tidak perlu mempertaruhkan persahabatanku lagi dengan Donghae hanya Karna kau, Tapi ini apa ? Kenapa kau harus membuatku dalam Posisi seperti ini lagi ?? KENAPA ??! ”

Siwon berteriak begitu keras di depan wajah Hyuk, Menyebabkan Airmata yang sedari tadi Gadis itu tahan kian merangsak keluar dari Mata Indahnya..

” Hae-ah.. ”

Siwon memanggil Nama Donghae disela Emosinya yang begitu meluap,

” Kau Tahu bagaimana perasaanku saat kau membentak Heechul telak di depan wajahnya di Hadapanku saat itu ? Rasanya aku ingin sekali menghajarmu,, ”

Donghae mengepalkan telapak tangannya,

” Tapi aku tidak bisa memukulmu, Aku tidak bisa, Kau tahu ? Rasanya aku mau gila ! ”

Siwon kembali berteriak,

Mereka bertiga sudah tak mengindahkan lagi tatapan Aneh dari orang-orang yang tengah Lalu Lalang disana..

” Aku bisa jelaskan padamu, Mengenaiku dan Hyuk.. ”

” Jelaskan apa ? Jelaskan kalau kalian tengah menjalin hubungan ? ”

” Siwon-ah, Bukan begitu.. ” Potong Hyuk..

Siwon memandangi kedua sosok di depannya secara bergantian,

” Terserah kalian saja, ”

Ucap Pria itu seraya pergi kembali memasuki Gedung Perusahaan meninggalkan Donghae maupun Hyuk yang masih diam pada posisi mereka masing-masing..

.

.

.

Donghae memandangi Sosok Hyuk yang tengah duduk di Sofa yang terdapat di Ruang Kerjanya,

Gadis itu nampak begitu tak bersemangat,

Ya, Kalau kau menjadi Hyuk yang langsung dihujani Amarah oleh Siwon saat baru menginjakkan Kaki di tempat kerja mungkin kau akan bereskpresi yang sama dengan Gadis itu,

Donghae kembali lagi Fokus pada Berlembar-lembar Dokumen Map di Hadapannya ini,

Mencoba menyelesaikan pekerjaannya..

Hyuk bangkit dari Duduknya, Gadis itu nampak melangkahkan kakinya mendekati Meja Kerja Donghae..

Merasakan ada seseorang yang tengah berdiri di depan Meja Kerjanya,

Direktur Muda itu mendongakkan wajahnya, menangkap sosok Hyuk disana..

” Apa ada yang bisa kukerjakan ? ”

Donghae terdiam sejenak saat pertanyaan itu muncul dari Bibir Hyuk,

Pemuda itu melepas Kacamatanya yang sedari tadi menemaninya saat berkecamuk dengan File-file perusahaan ini,

” Duduklah di Sofa, Saat ini belum ada yang perlu kau kerjakan, ” Tukas Donghae

Jelas sekali Raut wajah Gadis itu tidak begitu puas dengan apa yang baru saja dilontarkan Pria yang menjadi Atasannya tersebut

” Tapi sudah 2 Jam kau menyuruhku duduk disana tanpa melakukan pekerjaan apapun, Atau kau mau aku membelikanmu sesuatu ? Minuman atau Makanan ? Aku bisa melakukannya.. ”

Hyuk masih terus bersikukuh untuk mendapatkan ‘Pekerjaannya’ lagi,

” Tidak perlu, Aku bisa memanggil Office Boy kalau aku memerlukan hal seperti itu, ”

Hyuk terdiam mendengar Ucapan Donghae,

Gadis itu mengeratkan kepalan tangannya..

Ada apa ? Apa Pemuda itu baru saja menyadari kalau Dirinya adalah Sosok Gadis yang begitu menyedihkan akibat Kejadian Kemarin ?

” Keumanhae, Cukup,, Jangan memperlakukanku seperti ini, ” tukasnya lirih

Suara Hyuk mulai terdengar Parau dan Berat, Menahan agar semua luapan Batin yang tengah menderanya tak keluar begitu saja..

” Maksudmu apa ? ”

Hyuk kembali memberanikan diri menatap langsung dua Bola Hitam yang begitu indah tersebut..

Bola Mata yang begitu dirinya kagumi,

” Kau tak perlu memperlakukanku seperti ini, Bukankah sudah kukatakan ? Jangan mengasihaniku.. ”

Air Muka Donghae mulai berubah,

Kulit wajahnya terlihat mengkerut tak suka mendengar Ucapan Hyuk padanya

” Apa yang sedang kau katakan ? Berhenti berpikiran seperti itu, ”

Donghae masih bisa mengontrol Nada Bicaranya, Walau sesungguhnya Batinnya tengah bergemuruh tak tentu.

” Lalu aku harus berpikiran seperti apa terhadapmu ? Sifatmu terlampau aneh padaku saat setelah Kejadian kemarin, Kau pikir aku tidak merasakannya ? Aku tidak butuh belas kasihanmu, ”

Hyuk mengatakan apa yang membuatnya merasa terganggu,

Gadis itu nampak mati-matian menahan Airmata yang terus memberontak untuk keluar,

Wajah Donghae segera berubah menjadi Sayu, Pemuda itu begitu tak menyangka kalau Perubahan Sikapnya terhadap Hyuk malah dianggap seperti ini oleh Gadis itu,

Donghae bangkit dari Kursinya, dan langsung berjalan kearah Hyuk,

Pemuda itu memegang erat bahu Gadis itu,

” Belas kasihan kau bilang ? Bagaimana bisa kau mengartikan perubahan sikapku hanya sebatas Belas Kasihan ?? ”

Mata Pemuda itu kembali basah,

Apa begitu sulitnya bersikap Baik ?

” Kau Tahu ? Saat Pertama Kali aku bertemu dengan Heechul, Aku sungguh bahagia sekali, Akhirnya aku bisa kembali bertemu lagi dengan Gadis bermantel Kuning yang dulu pernah kutemui, ”

Donghae berujar dengan Nada suara bergetar, Manik matanya nampak telah basah oleh Butiran Kristal tersebut

” Rasanya aku ingin mati bahagia, Entah berapa kali kalimat Terima Kasih yang kutujukan pada Tuhan saat itu, Karna untuk bagaimana pun aku begitu ingin Bertemu dengan Gadis bermantel Kuning saat itu, ”

Hyuk melihatnya,

Melihat ke dalam Manik Hitam yang tengah berlinangan Airmata tersebut,

Melihat kilatan Cahaya bahagia saat Pemuda itu mulai menyebut ‘ Gadis Bermantel Kuning ‘ saat itu

” Dan sekarang ? Saat aku beranggapan kalau Heechul yang selama ini kuanggap Gadis itu ternyata lambat laun membuat hatiku kembali Kosong, dan kau muncul dengan mengatakan Kenyataan seperti malam kemarin ? Apa kau tahu perasaanku bagaimana ? Aku ingin mati saat itu, ”

Hyuk terdiam dalam kekakuannya,

Bisa dirinya rasakan tubuhnya bergetar seirama dengan Bergetarnya Telapak tangan Donghae yang tengah menggenggam erat Bahunya

” Bisa-bisanya aku berburuk sangka dan memperlakukanmu dengan buruk selama ini, Aku ingin mencabut nyawaku saat itu juga kalau aku bisa.. ”

Genggaman Donghae atas Bahunya terlepas, membuat Tubuh Gagah itu meringsut jatuh di atas Lantai,

Airmata Hyuk kembali mengalir melihatnya,

Bisakah siapa saja memberitahunya ? Siapa disini yang Terlihat begitu Jahat ?

Dirinya kah ? Dirinya yang tengah terlalu Egois terhadap Donghae ?

Dirinya yang begitu kejamnya Muncul di hadapan Donghae maupun Siwon,

Mengacaukan segalanya dengan menampakkan Wajahnya di depan kedua Pemuda itu ?

” Lalu kau mau aku harus bagaimana ? Jawab aku Lee Donghae, kau mau aku harus bagaimana ? ”

Sekian lamanya Gadis itu terdiam dan hanya memandangi sosok Donghae yang tengah terduduk di hadapannya, akhirnya Suara yang terdengar begitu menahan Isakan itu menggema

” Jangan seperti ini kumohon, Jangan hanya karna kau merasa bersalah padaku, Kau memperlakukanku seperti ini, karna sesungguhnya aku begitu sakit rasanya melihatmu begini, Ini bukan dirimu yang sebenarnya.. ”

Gadis itu tidak ingin seperti ini,

Dirinya bukan Heechul, jadi berhentilah Menganggapnya Sosok itu,

Dirinya tidak perlu dikasihani, Jadi berhentilah bersikap Baik padanya hanya untuk penebusan Dosa,

Donghae berdiri kembali,

Menatap dengan begitu lekat raut Wajah Gadis yang tengah menahan mati-matian airmatanya itu,

Berharap Airmata itu tidak akan terjatuh di hadapannya lagi,

” Bukan diriku yang sebenarnya ? Apa kau masih tidak menyadarinya ? ”

Air muka Pemuda itu nampak geram mendengar Ucapan Hyuk yang benar-benar buta akan semua ‘Prediksi’ Konyolnya itu

” Aku seperti ini karna Aku mencintaimu, Sudah 5 Tahun aku memendam perasaan ini, Dan kau anggap semua prilakuku hanya karna aku merasa bersalah ? ”

Suara Donghae terdengar meninggi dari sebelumnya,

Pemuda itu nampak tak habis pikir dengan pemikiran Hyuk,

” Lee Hyuk Jae, Aku mencintaimu, Sejak 5 Tahun yang lalu hingga sekarang itupun masih tak pernah berubah.. ”

.

.

” Mwo ? ”

.

” Aku mencintaimu, Gadis bermantel kuning itu, Aku mencintainya.. ”

.

.

Cont-

RCL🙂

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

20 responses to “| Shadow | HaeHyuk | GS | Part 8 |”

  1. nanlovely669 says :

    Omo hae udh ngucapin cinta ke hyuk….
    Kyaaaa gimana jawbannya hyuk yaaa…
    Aish siwon marah”, gmana nnti reaksiny siwon pas tau kl hae jga suka ama hyuk… O.o

  2. Han yi kyung says :

    aigo siwon pagi pagi udh marahin hyuk. G ada yg salah di fic ini. Malah aku jd kasian ama mereka berlima. Donghae yg ngira chulie itu hyuk. Siwon yg harus relain pcarnya bwt donghae, heechul yg terpaksa pacaran ama hae. N sekarang hyuk.
    Ah keren2 ficmu thor.
    Wokeh next part.

  3. Recyan KyuminElf Iyan says :

    MWO ?? jadi donghae bneren cinta.a sma hyuk? tpi salah org gara2 heechul kmbaran.a hyuk..aigoo~ klo jdoh emang gk kemna *plak
    poor siwonie, kyak.a hrus cpat2 cari pengganti hyuk , biar gak patah hati lama2..

  4. GitaEunhyukkie says :

    Aigo cinta segitiga nih kayaknya…:)

    like this

  5. anggihaelf says :

    Kyaa Hae sudah mengungkapkan semuanyaa kira2 jawaban apa yg ia terima? Huh semogaa haehyuk cepet jadiann..
    Nggak bisa ngebayangin ekspresi hyukk saat dimarahin siwon😦

  6. myprecioustime89 says :

    hahaha..
    Cinta hae ketuker sama kembaran hyuk :p

    tapi untung y hae tetep setia sama hyuk, walopun dah kenal heechul (tunangan malah kan y) ..
    :p

  7. heldajungsoo says :

    jadi hae mencintai hyuk? tpi kenapa awal.a ia membenci hyuk,

  8. cho_yongEun says :

    Aigoo~ Haehyukkkkk!!!!!!!!! T▽T)b *lanjut!* gomawo eon! And keep writing!😀

  9. NaMiNa says :

    jd dulu dy nganggap heechul itu hyuk??
    jd makin seru

  10. yohhanna says :

    makin ruyem banget
    hahahaha…..

  11. Donghaeta says :

    huhuhuhu.. Galau badai bgt bca ni ff, klo aku di posisi donghae wahh gak tau hrs gmn tu.. Hwaa, fighting ya oppa mencari cintamu! u.u

  12. indah love haehyuk says :

    Ya ampun salah paham

  13. zahratus shyita says :

    wah haeppa mengungkapkan’a?
    gmn ya jwban hyukkie?

    lanjuuut

  14. sungdongjae says :

    aigoo si hae nyatakan cinta ama hyuk?
    Gmana jwbnya hyuk
    trus si siwon marah” sbr ajha yah siwon

  15. sarasamuel says :

    wah sungguh mengharukan. . . . Ach jdi terbwa suasana. . . . . Hikz hikz hikz

  16. Diah_cris says :

    Hiks…..
    kasian….

  17. rini oktavia says :

    ayo jadian haehyuk..fighting😀

  18. meinaelfsj says :

    Hyukkii bru jga nympee udh d.bash ma woniii ..

    Akhr.nya donghae blng suka jga ma hyukii …ayoo hyukii trimaa ajj .

  19. Metha.Pangky says :

    Kasian Hae menahan perasaan’a s’berat itu,Hyuk juga ga peka ck…

  20. Dwi Sugiarti says :

    ceritanya semakin rumit tapi tidak lari dari konfil, ini yang aku suka….
    Wkwkwkwkw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: