Hanakimi (KyuMin Version) Part 38


Hanakimi (KyuMin Version) Part 38

********************************

Langkah sepasang kaki kecil itu menerobos siapa saja yang menghalangi pergerakannya,

Dengan tangan kanan yang sedang membopong Ranselnya, sedangkan Tangan Kiri bekerja merapikan Rambutnya yang masih acak-acakan, sosok itu makin mempercepat tempo langkahnya..

Sesekali desahan dan decakan Kesal-Entah pada siapa- itu keluar dari Bibir Mungilnya,

” Aishh, Kenapa Omma bisa lupa membangunkanku ?? Apa acara penyambutan Exchange Student sudah dimulai ?? Aishh Jinjaaa.. ” Racaunya sendirian..

Sosok itu makin mempercepat langkahnya saat matanya sudah menangkap Pintu Aula yang sudah dipenuhi Orang-orang yang keluar Masuk,

Ketika posisinya berada pada 2 Meter dari Pintu Masuk, sosok itu menghentikan sejenak Langkahnya, Mulai merapikan Rambut dan Seragamnya serta memakai Ranselnya dengan benar..

” Kupikir sudah Rapi, Ryeowook.. Akhirnya Yesungmu sudah ada di depan mata.. Fighting ! ”

Setelah menyemangati dirinya sendiri, Wookie melangkah masuk ke dalam Aula,

Matanya langsung terarah pada Podium yang kini sudah di Penuhi oleh Murid-murid Exchange itu, satu persatu Bola matanya menyeleksi wajah-wajah itu,

Dan akhirnya Kedua sudut bibirnya menampakkan senyum manisnya,

Kini sepertinya Acara sudah masuk pada Sesi Penyambutan secara Langsung Oleh Kepala Sekolah terhadap Murid-murid tersebut, Itu terlihat dari Bagaimana Kepala Sekolah yang juga diikuti oleh Para Guru dan Panitia lainnya yang sedang bergantian menyalami Murid-murid itu..

” Dia tampan sekali, ” Gumam Wookie masih dengan mata yang setia mengarah kearah Yesung disana,

” Hey, ”

Merasakan ada Seseorang yang menyikut lengannya, Wookie menoleh, dan mendapati Seorang Pria yang sebaya dengannya itu tengah tersenyum kearahnya,

” Itukah Pria yang bernama Yesung ? Yang membuatmu menodongku semalam untuk membocorkan siapa saja nama-nama Murid Exchange tersebut ?? ”

Wookie memutar Bola matanya nampak memikirkan sesuatu..

” Ya! Mochi, Jangan bilang siapa-siapa masalah Penodongan itu, Apalagi dengan Yesungnya sendiri, Bisa-bisa kepalanya Makin besar saja.. ” Peringat Wookie pada Sosok itu

Pria yang dipanggil Mochi itu nampak merengutkan wajahnya mendadak,

” Sudah berapa kali kukatakan, Namaku Henry, Henry Lau, Jangan panggil dengan sebutan MOCHI, Ryeong-gu.. ” Rajuknya kesal..

” Eiyy, Begitu saja merajuk, Katjaaa.. Kita duduk saja di Bangku Penonton, aku ingin lebih Fokus melihat Wajah Pangeranku, Ayooo.. ” Tukas Wookie sembari menyeret lengan Henry tanpa meminta Izin terlebih dahulu dari Si Pemilik Lengan..

Henry yang sudah paham betul dengan Sikap Ryeowook, Sahabatnya, itu pun hanya Pasrah ketika tubuhnya diseret paksa..

Mereka berdua duduk di Bangku yang cukup Strategis, Membuat mata Wookie dimanjakan dengan Wajah Yesung,

Henry yang duduk tepat di sampingnya hanya bisa memperhatikan Wajah Wookie dan kemana arah matanya tertuju, Membuat Pemuda bermata Sipit itu menggeleng-gelengkan Kepalanya..

” Ckckck, Separah itukah ?? Kau sudah benar-benar tergila-gila dengan Pria itu sepertinya, Kenapa tidak kau tembak saja ? ”

Pertanyaan Polos itu sontak saja membuat Wookie yang tengah menikmati Wajah Yesung pun tersendak tiba-tiba,

” Uhuk, Uhuk.. ”

” Kau kenapa ?? ”

Henry yang memang memiliki Otak Polos itu hanya bisa heran melihat Wookie yang tiba-tiba tersendak itu..

” Mwoya ?? Menembaknya ?? Kau pikir aku Ini perempuan yang seperti apa hehh ?? ” Cerocosnya tak terima..

” Hey, Sekarang Zaman sudah berubah, Menurut pengamatanku sebagai Pria.. Tak sedikit Para wanita yang lebih Agresif dari Pria.. Jadi, Kupikir itu tidak masalah.. ”

Wookie memandang Henry dengan Heran, Astaga.. Memalukan sekali Wanita yang seperti itu !

” Wookie-ah, ”

Kedua sosok yang tengah duduk di Bangku itu pun sontak mengangkat wajahnya,

Ryeowook sudah ingin mati Jantungan melihat YESUNG yang entah dari kapan sudah berdiri Anteng di Hadapannya ini..

” Kk-Kau ?? Kenapa tiba-tiba sudah ada disini ?? ” Tanya Wookie Spontan..

Wookie mengedarkan matanya pada seisi Aula, Astaga! Ternyata Acaranya sudah selesai ?? Kenapa dirinya tidak menyadari hal itu ?? Apa sebegitu ‘Seru’nya dia yang memandangi Yesung atau Betapa Gaibnya sosok Henry yang sedari tadi mengajaknya berbicara ini ??

” Oh ?? Annyeonghaseo, Henry Lau Imnida.. Aku Ketua Osis disini, Salam kenal.. ”

Sosok Henry yang duduk itupun segera berdiri dan menyapa Yesung saat itu,

Membuat Yesung harus menunda dulu urusannya dengan Wookie,

” Oh Ne, Annyeonghaseo.. Kim Jong Woon Imnida, Panggil saja dengan Yesung, Aku perwakilan dari Namdong High School, Mohon bimbingannya.. ” Ujar Yesung ikut memperkenalkan diri,

Henry yang ternyata diam-diam terus memperhatikan Ekspresi dari Kedua orang di dekatnya inipun hanya tersenyum tak habis pikir..

” Oh, Yesung-ssi, Kalau aku tidak salah dengar tadi kau memanggil Ryeowook kan ?? Kalian sudah saling mengenal ?? ”

Wookie yang mendengar Ucapan Henry itu pun spontan memandang Tajam pemuda berpipi Chubby tersebut..

” Ne, Aku sudah mengenalnya, ” Tukas Yesung

Henry mengangguk Paham,

” Syukurlah kalau begitu, Karna sesungguhnya Ryeowook-ssi adalah Ketua Ekskul Seni disini, Dia juga yang akan mengambil Peran besar dalam Program Grup Musik Gabungan dari beberapa sekolah ini nantinya, Kupikir kalian sudah bisa bekerja sama dengan baik.. ”

Yesung yang mendengar Penuturan dari Henry itu pun ikut mengangguk-anggukkan kepalanya Paham, Berbeda dengan Ryeowook yang entah kenapa masih tak berani melihat Wajah Yesung,

” Kalau begitu aku Tinggal dulu, Berbincang-bincanglah dulu, Bye.. ” Pamit Henry,

Melihat Gelagat Henry yang akan segera Pergi itu pun membuatnya dengan cepat mencegat tangan Sahabatnya itu,

” Mau kemana kau ?? Kenapa malah pergi hehh ?? ” Todong Wookie,

” Pertanyaan seperti apa itu ?? Aku masih banyak urusan, Kau lupa ?? Aku ini Ketua Osis, jadi, berbincanglah dengan Yesung-ssi, Ara ? ” Seringai Henry tampak jelas saat mengucapkan kata-kata itu,

Wookie hanya bisa bengong saat itu, Dengan kaku dirinya menatap Yesung yang masih diam di hadapannya,

‘ Aishh, Kenapa malah kondisinya seperti ini ?? Aku kan belum siap dekat-dekat dengannya lagi, ‘ Batin Wookie

Keduanya nampak gugup sendiri,

” Ehmm, Sangat tidak menyangka kita akan bertemu disini, ”

Yesung akhirnya yang memulai Percakapan, Pemuda itu juga sesungguhnya begitu merasakan kalau Kondisi kali ini begitu Awkward,

” Ne, Aku juga kaget melihatmu disini, ” Respon Wookie,

Yesung meremas-remas Telapak tangannya gelisah,

Apa yang harus dia lakukan pertama-tama ?? Waktunya disini hanya 1 Minggu, itu pun tidak tentu, bisa-bisa nanti dipercepat, jadi dirinya harus memanfaatkan waktu dengan Baik untuk mendekati Wookie,

Ya, Benar! Salah satu caranya adalah dengan Menghabiskan Waktu lebih lama dengan Gadis itu,

” Apa, Kau keberatan kalau aku memintamu untuk menunjukkanku isi Sekolahmu ?? Aku takut tersesat nantinya, Toilet saja aku tidak tahu.. ”

Wookie mengernyitkan dahinya aneh menatap Yesung,

Permintaan Macam apa itu ?? Permintaan yang dilandasi karna Takut Tersesat ?? Karna tidak tahu dimana Toilet ??

Sementara itu, Menyadari apa yang baru saja dirinya katakan, Yesung benar-benar ingin membenturkan Kepalanya ke tiang Bendera.

Astaga, Pembicaraan apa yang sudah dirinya katakan tadi ?? Bukankah seharusnya dirinya mesti memasukkan kata-kata yang Lembut, agar sisi Romantisnya yang tersembunyi ini nampak di hadapan Wookie ?? Kenapa malah Kata ‘Toilet’ yang terselip ?? Aishhh,

” Mwo ??! Kau pikir aku Tour Guide hahh ?? Masih banyak yang harus dilakukan selain menunjukkan dimana Toilet kalau kau memang sedang tidak dalam keadaan terdesak, ”

JLEB

Ucapan Wookie begitu menancap di Hatinya, Apa yang sudah dirinya pikirkan.. Pasti Salah bicara lagi, Aishh..

” B-Bukan begitu, Maksudku.. ”

” Sudahlah, Kalau kau mau ke toilet, Ya ke toilet sana sendiri, Aku masih punya urusan lain, ”

Wookie dengan segera melarikan diri dari sana, Sejujurnya.. Dia tak tahan berlama-lama dengan Pemuda itu, Takut apabila dirinya yang berlama-lama disana akan malah menyebabkan dirinya bertingkah Aneh sendirinya,

Sementara itu, Yesung hanya bisa menatap Pintu Aula dengan tatapan Nelangsa,

Baiklah, Jadi pelajaran untuk selanjutnya adalah..

” Jangan sekali-kali membicarakan masalah Toilet di Hadapan wanita yang kau sukai, Mereka nampaknya begitu Sensi dengan Ruangan penopang hidup itu.. ”

.

.

Yunho Kembali menangkupkan wajahnya dengan kedua telapak tangannya, Gurat Jengah tercetak jelas dari garis-garis wajahnya,

Hari ini Jae kembali mengajaknya Ke Panti Asuhan yang kemarin juga sempat mereka datangi, Sebenarnya apa bagusnya Panti ini sihh ??

Anak-anak yang berisik, berkeliaran entah kemana, Tapi kenapa Perempuan itu sangat Gemar sekali datang kesini ??

” Ahjussi.. Ahjussi.. ”

Yunho sontak menolehkan wajahnya saat lengannya tengah ditarik-tarik seseorang,

Mata kecilnya menatap sesosok Pria kecil yang tengah memanggilnya.. Mungkin kisaran Umur 8 Tahun

Mungkin kalau sehari, Dirinya bisa tahan.. Tapi kalau sudah dua hari seperti ini, Rasanya Yunho sudah tidak tahan..

” Pergi sana, Bermain saja dengan temanmu, Jangan hiraukan aku.. ” Ucap Yunho Acuh..

Pria kecil itu nampak sedih mendengar penolakan dari Yunho tersebut,

Seperti tidak mengindahkan ucapan Yunho padanya beberapa saat yang lalu, Pria kecil itu malah mendudukkan tubuhnya di sisi kosong yang ada di Samping Yunho, Membuat Yunho kembali terpaksa menolehkan wajahnya dan mengernyit risih,

” Ya! Kenapa kau malah duduk disini ?? Jangan ganggu aku.. Pergi sana.. ” Usirnya

Pria Kecil itu makin tertunduk lesuh mendengar Ucapan Yunho, Tak terasa buliran airmata mulai mengembun di Kornea Matanya..

” Hiks, Aku hanya ingin bermain dengan Ahjussi, Hiks.. ” Isaknya kemudian..

Yunho terkesiap melihat Pria kecil itu yang tiba-tiba menangis di hadapannya.. Hey,, Apa dirinya memukulnya ?? Tidak kan ??

” Yaishh, Kenapa kau menangis ?? Aishhh., diamlah.. Kau membuatku seperti orang jahat saja.. Ya! Berhentilah menangis.. ”

Ekor mata Yunho mengawasi Keberadaan Jae, Mewanti-wanti kalau saja Gadis itu melihat Ulahnya ini,

Sial, !

” Ara Ara, Kemarilah.. Aku akan bermain denganmu, Kau mau main apa ?? ”

Dengan setengah hati akhirnya Yunho melunakkan hatinya pada Pria Kecil itu, tentu saja dengan iming-iming agar Jae tidak menganggapnya ‘Penindas Para Bocah’

” Jeongmal ?? Ahjussi mau bermain denganku ?? ” Pria kecil itu nampak menghapus airmata yang beberapa saat lalu mengalir di Pipinya..

Setelah menghela nafas beratnya, Yunho mengangguk mengiyakan Ucapan Bocah itu..

” Ne, Jadi jangan menangis lagi, Kau tidak mau kan aku dianggap Orang yang suka menindas anak kecil sepertimu ini di depan wanita yang ada disana ?? ”

Telunjuk Yunho mengarah langsung kearah Sosok Jae yang tengah bermain dengan sekumpulan anak lainnya disana, membuat Pria Kecil itu pun mengikuti arah Telunjuk Yunho..

” Noona yang cantik itu ?? ” Tanya Pria kecil itu pada Yunho..

Wajah Yunho kembali mengeruh..

” Noona ?? Kau memanggilnya Noona tapi kenapa memanggilku Ahjussi ?? Ya! Panggil aku dengan sebutan Hyung, Aku masih belum setua itu untuk dipanggil Ahjussi.. ” Tukas Yunho mulai kekanak-kanakan..

Pemuda itu kembali menghadapkan wajahnya melihat kearah Jae disana,

Makin hari, Entah kenapa Keberadaan Wanita itu makin seperti Kebutuhan untuknya, seperti Alat untuk membuatnya semangat untuk menjalani kehidupan akhir-akhir ini,

Yunho tidak tahu pasti kapan Pandangannya berubah terhadap Wanita yang dulu begitu menyebalkan baginya ini, Hanya saja.. Dirinya bisa menjamin.. Kalau Wanita itu sudah berhasil menempati satu tempat di hatinya.. Entah tempat yang seperti apa itu.. Yang jelas.. Tempat itu membuat Yunho melupakan seseorang disana..

” Ahjussi, Ayo main denganku.. ”

Suara cempreng Khas Bocah itu lagi-lagi memotong Lamunannya, Yunho Kembali menolehkan wajahnya..

” Kau mau main apa memangnya ?? ” Tanya Yunho datar..

” Ajari aku bersepeda.. Aku benar-benar ingin bisa naik sepeda.. ”

Yunho mengangguk datar menyanggupi ajakan itu, Pemuda itu kini sudah beranjak dari duduknya.. Mengikuti Bocah itu yang mulai berjalan mendekati sebuah Sepeda yang terletak di dekat Pohon rindang disana..

Sementara itu, Jae yang terlihat tengah Berkebun bersama dengan Anak-anak itu pun terpaksa untuk menghentikan kegiatannya sejenak saat Ponsel di Kantung celananya bergetar..

Gadis itu melepaskan Sarung Tangan yang sudah kotor dengan Tanah itu dan segera mengambil Ponselnya..

Wajahnya nampak memperlihatkan Raut Sedikit Kaget melihat Kontak Nama yang tertera disana..

Dengan Segera Gadis itu mendekatkan Ponsel itu pada Telinganya..

” Yeoboseyo ? Omma, Waeyo ? ”

” ……….. ”

Jae nampak serius mendengarkan seseorang yang dirinya panggil Omma itu sedang berbicara, sesekali Gadis itu terlihat mengangguk paham mengiyakan ucapan Ommanya..

” Begitukah ? ”

” ………… ”

” Kapan ?? ”

” ………… ”

Jae tersenyum hambar saat itu, Entah kenapa kali ini matanya tiba-tiba tertuju pada Sosok Pria yang tengah berlari kesana kemari mengikuti Seorang Anak Kecil yang sedang mengayuh Sepeda ? Apa yang sedang dilakukan Pemuda itu ??

” Oh, Ne ?? Mian.. Aku sedikit melamun Omma.. ”

” …………. ”

” Ne.. Araso.. Aku mengerti, ”

KLIK

Jae langsung menyimpan Ponselnya ke dalam saku celananya kembali,

Gadis itu nampak menghembuskan nafasnya kasar..

” Ya! Kau bilang kau belum bisa bersepeda ?? Kenapa kau bisa ngebut sekali hehh ?? Kau mempermainkanku ya ?? Ya! Bocah! ”

Jae kembali mengarahkan pandangannya pada Sosok Yunho yang berteriak tersebut,

Jae tersenyum kecil melihat Tingkah pemuda itu disana, Apa dia tidak lelah di saat Matahari terik begini malah berlari-lari tak karuan ??

Yunho menghentikan kejarannya itu, Benar-benar menyebalkan ?? Jadi bermain seperti inikah yang Bocah itu inginkan ?? Dengan membohonginya agar Dirinya murka dan menjagalnya ??

Awas saja kalau dirinya berhasil mengejar Bocah itu,

Dirinya harap Bocah itu mampu melindungi Kepalanya dari Jitakan Mautnya !

Setelah kiranya sudah cukup mengambil nafas dan mengumpulkan oksigen, Pemuda itu pun sudah kembali berancang-ancang untuk melanjutkan ‘Perburuannya’ lagi

” Ya! Berhenti kau Bocah! ” Teriak Yunho menggelegar..

Yunho mulai menyeret kakinya kembali mengejar Sosok tengik itu, Tapi entah kenapa dirinya tengah merasakan kalau ada seseorang yang mencegat tangannya..

” Apa yang sedang kau lakukan hehh ?? ”

Yunho membalikkan tubuhnya dan langsung menerima perlakuan Jaejoong yang tengah mengelapkan Sapu Tangan milik Gadis itu sendiri pada Wajahnya..

Tubuh Yunho menegang di tempat,

Semua Obsesi ‘Pembantaian’ untuk Bocah tengik beberapa saat yang lalu kini runtuh sudah saat Tangan itu menggerakkan Kain berwarna Merah tersebut dengan amat lembut pada Permukaan wajahnya yang memang sudah berkeringat akibat lari kesana-kemari itu..

” Kau benar-benar kekanak-kanakan, mengejar Anak kecil ?? Aishh.. Sadarlah dengan Umur, Yun.. ” Celoteh Jae yang belum bisa membuat Kesadaran Pria bermarga Jung itu sadar sepenuhnya

Gadis itu menjauhkan Sapu tangannya pada wajah itu dan langsung menurunkan tangannya..

Dengan bibir semerah Cherry dan Mata bulat bak kristal itu, Jae tersenyum lembut kearah Yunho..

” Tapi, Gomawo.. Kau sudah berusaha keras sepertinya untuk menerima ajakanku agar berinteraksi dengan Anak-anak disini.. Aku salut denganmu, ”

Wajah Kaku Yunho mulai berubah seperti semula, tapi tatapan matanya masih tertuju pasti kearah Wajah Gadis yang ada di depannya ini..

” Aku masih keringatan, kenapa berhenti ?? Ayo lap wajahku lagi.. ” Tukasnya dengan suara rendah,

Jae memasang ekspresi penuh tanda tanyanya saat mendengar Ucapan pemuda itu,

” Mwo ?? Lap lagi ?? ”

” Aisshh, jangan banyak tanya.. Ayo cepat lap lagi dengan sapu tangan itu.. ”

Melihat Yunho yang begitu Aneh itu pun Jae kembali menyodorkan Sapu Tangan itu ke wajah Pria tersebut, kembali mengelap wajah itu dengan lembut..

Yunho mengulum senyumnya saat matanya menyeleksi dengan teliti Garis wajah Putih di hadapannya ini,

Benar-benar menyenangkan..

‘ Lapangan Bola pun rela aku kelilingi dengan berlari kalau kau mau mengelap Keringat di wajahku, Jae.. Sungguh.. ‘

.

.

Derap langkah beratnya bercampur dengan keriuhan suasana bising Lorong-lorong kelas,

Tubung Jangkung itu berjalan dengan Raut datarnya, Begitu jelas Gurat Keras terpampang dari wajahnya, Rahangnya nampak kaku, untuk menyunggingkan senyum tipis saja Pemuda itu harus mati-matian membuatnya, Karna kondisi hatinya benar-benar buruk kali ini,

Pemuda itu berdiam diri sejenak saat Iris matanya telah menangkap Wujud Pintu kelas tersebut, Matanya begitu kosong menatap kearah depan, tapi bisa membuat seseorang akan langsung bergidik menatap Mata itu,

Kyuhyun melangkah memasuki Ruangan Kelas tersebut, setibanya di Tengah Pintu, pemuda itu nampak langsung memfokuskan tatapannya pada satu titik, Sungmin.

Sepertinya Gadis itu belum menyadari keberadaannya yang sedang ada di Tengah-tengah Pintu, masih sibuk dengan Alat Tulisnya..

” Sungmin Hyung ! ”

Sungmin mendadak mendongakkan wajahnya dan mendapati sosok Kyuhyun yang tengah tersenyum ceria kearahnya,

Sungmin hanya bisa menampakkan Raut kakunya saat Pemuda itu segera mendekatinya,

Sejak Kejadian kemarin, dimana Kyuhyun yang dirinya usir entah itu sengaja atau tidak sengaja, Sungmin merasa Kyuhyun sedang marah dengannya,

Tapi, Lihatlah sekarang,, Pemuda itu nampak menemuinya dengan Ekspresi Cerah seperti biasanya, Khas Kyuhyun..

” Kyuhyun-ah.. Kau kemari ? ”

Kyuhyun mengangguk mengiyakan Pertanyaan Sungmin, dengan segera Pria itu mendudukkan tubuhnya pada Bangku kosong yang berada tepat di sisi Kekasihnya itu,

” Sedang apa ? Kenapa tidak ke kantin ?? Oh, Kemana Pemuda itu.. Kim kibum ?? Sepertinya dia tidak ada disini.. ” Tanya Kyuhyun dengan raut tenangnya..

Sungmin terdiam mendengar Pertanyaan yang dilayangkan Kyuhyun padanya dan hanya bisa memperhatikan tingkah pemuda itu yang nampak mengedarkan pandangannya kesegala arah..

” Aku sedang mengerjakan PR yang baru saja diberikan oleh Guru jadi tidak bisa ke kantin, dan Kibum.. Entahlah, mungkin dia ada di Kantin.. ” Jawabnya..

Kyuhyun mengangguk paham mendengar penuturan Sungmin padanya,

” Kyu.. ”

Kyuhyun menolehkan wajahnya kembali menghadap Sungmin,

” Ne ? ”

” Kau tidak marah lagi denganku ? ”

Senyum yang Kyuhyun nampakkan sedari tadi langsung berubah dengan Raut Kerasnya kembali, tapi itu tidak berlangsung lama, hanya sepersekian detik..

Dan Ekspresi cerianya kembali menghiasi wajahnya,

” Hmm, sebenarnya aku marah.. Tapi mengingat Watakmu yang memang keras kepala, yaaaa.. Kupikir aku bisa memakluminya.. Kepala Batu memang seperti itu.. Sepertimu.. ” Terang Kyuhyun menyelipkan nada Candanya pada kalimatnya,

Membuat sungmin yang sedari tadi merasa Canggung dengan Kyuhyun akibat Insiden Kemarin di kamarnya itu akhirnya kembali mendapatkan ‘Suasananya’

” Kepala Batu mwoya ?? Kau yang kekanak-kanakan Cho, Aishhh.. ” Decih Sungmin merespon Ucapan Kyu padanya,

Kyuhyun menyunggingkan senyumnya saat Sungmin berbicara seperti itu, Tapi jangan lihat senyumnya, Lihatlah matanya, Mata itu masih saja memandangi Sungmin dengan Pandangan Terluka,

” Hahh, Ngomong-ngomong masalah kemarin,,, Ya! Apa kau benar-benar tidak ada rasa bersalah sedikitpun karna membuang sepatu itu ?? Setidaknya mengambil lagi sepatu itu dari kolam ?? Kau tidak melakukannya ? ”

Pertanyaan yang diajukan Oleh sungmin tersebut sekali lagi memaksa Kyuhyun tersenyum dusta kearahnya..

” Ck, melihat wajahmu saja aku sudah tahu jawabannya, Mana mungkin orang sepertimu mau melakukannya, ” Sindir Sungmin pada Kyuhyun

Mungkin Sungmin menganggap Ejekannya ini sudah biasa, Tapi tidakkah dia tahu ?? Ucapannya itu begitu membuat Kyuhyun makin terluka ??

Kyuhyun merasakan Dadanya retak, ingin rasanya dia membantah Tuduhan Sungmin. Tapi, Ya sudahlah..

” Mwoya ?? ” Suara Kyuhyun sedikit meninggi kearah Sungmin,

Membuat Gadis itu menolehkan kembali wajahnya dan menghadap kearah Kyuhyun yang tengah menatapnya tak terima,

” Mwoya ?? Ya! Sekarang aku tanya padamu, Kau tidak mencari sepatu itu lagi kan ?? Mana mungkin orang sepertimu mau masuk ke kolam hanya untuk sepatu yang selalu kau Hujat itu, ”

Sungmin tertawa dengan Kalimat ejekannya sendiri pada Kyuhyun tersebut, Kyuhyun menatap Sungmin masih dengan Raut tenangnya,

” Ya, mana mungkin aku mau melakukan hal seperti itu, Tidakkah itu terlihat begitu Bodoh ?? ”

kyuhyun kembali berbicara dengan Nada enteng dan Acuhnya, membuat Sungmin yang tertawa itu makin bangga melihat Dugaannya kalau Kyuhyun tak akan mencari sepatu itu adalah memang benar,

Kyuhyun menopang wajahnya dengan menggunakan Tangannya yang tengah bertumpu pada Meja,

Terus memperhatikan Sungmin melalui Mata Elangnya,

” Hmm, Kyu.. ”

Sungmin tiba-tiba meraih sebelah tangan Kyuhyun yang menganggur itu dan menggenggamnya erat di bawah meja, menyebabkan Kyuhyun menautkan alisnya heran,

” Mianhae, aku benar-benar menyesal kemarin karna sudah mengusirmu dari Kamarku, Sungguh.. Itu tidak bermaksud kok, ” Ujar Sungmin dengan Raut mengiba..

Cukup lama Kyuhyun menatap sungmin dengan Raut seriusnya, dan tatapan itu sungguh membuat Sungmin makin cemas,

Tapi berselang dari saat itu, Ekspresi Kyuhyun kembali seperti semula lagi,

” Wajahmu yang gugup seperti ini benar-benar terlihat bodoh, Lee sungmin.. ” Celetuknya entah sengaja atau tidak,

Tapi suasana serius yang beberapa saat lalu tercipta itupun langsung runtuh ketika Ucapan Kyuhyun membuat rasa dongkol sungmin kembali mencuak..

” Ya! Bocah setan! ” Teriak sungmin kesal dengan menyentak tangan Kyuhyun yang sedari tadi dirinya genggam tersebut..

Sungmin tambah dongkol saja saat melihat Kyuhyun yang malah tertawa saat ini,

” Ya! Apa yang kau tertawakan.. ? Berhenti tertawa Cho! ” Peringat Sungmin,

Tapi nampaknya Kyuhyun benar-benar tak bisa menahan tawanya,,

” Hahaha, Aishhh.. Benar-benar Bodoh.. Bodoh sekali.. ” Ucap Kyuhyun disela tawanya..

Mendengar kata ‘Bodoh’ yang sungmin rasanya pasti tertuju padanya itu pun makin membuat darah Sungmin naik,

” Bocah Setan! Keluar kau! Pergi dari hadapanku! Aishhh Jinjaaa.. ”

Teriakan final sungmin itu kiranya begitu berdampak pada Kyuhyun, dengan cepat Pemuda itu berjalan kearah Pintu, Mungkin akan segera kabur..

” Cepat Pergi! ” Teriak Sungmin kembali,

Kyuhyun diam sejenak saat sudah berada di ujung Pintu, pemuda itu nampak berusaha menghentikan tawanya..

Dan sepertinya berhasil, walau agak lama..

” Ya! Preman Pasar, Kau tahu ?? Di ruangan ini beberapa saat yang lalu, ada orang yang sangat Bodoh.. ” Ucap Kyuhyun lagi dan langsung kabur dari sana,

Takut-takut Sungmin akan melemparkan Kursi kearahnya,

Kyuhyun masih berlari dengan tempo cepat menjauhi Ruangan itu, Hingga akhirnya Kyuhyun menurunkan tempo Larinya saat posisinya sudah benar-benar jauh dari Kelas Sungmin,

Senyuman bahkan tawa yang sedari tadi menghiasi wajahnya langsung hilang total, membuat Raut tersebut kembali lagi persis sama saat dirinya Mendengar Percakapan antara Sungmin dan Kibum kemarin Sore,

” Kalau kau mengira Orang Bodoh yang kusebut itu adalah Kau, salah besar Sungmin.. Karna sesungguhnya aku sedang mentertawai diriku sendiri, Orang Bodoh itu aku.. Cho Kyuhyun.. ”

.

.

Kibum berjalan memutari Kolam itu dengan pandangan serius,

Matanya bergerak seperti sedang mencari sesuatu, Ya tentu saja dia sedang mencari sesuatu,

Dirinya yakin sekali kemarin Kyuhyun melemparnya kesini, tapi kenapa tidak ada..

Pemuda itu kembali menjolorkan Stick Kayu panjang itu ke dalam kolam, masih berusaha mencari keberadaan sepatu itu,

” Aishh, Masa iya sudah diambil orang ?? ” Dumelnya..

Pemuda itu masih konsentrasi penuh kearah Kolam itu, tak menyadari kalau di belakangnya kali ini sudah berdiri seseorang yang menatapnya dengan pandangan membunuh, Cho Kyuhyun.

” Kibum-ssi, ”

Mendengar namanya sedang ada yang memanggil, Kibum membalikkan tubuhnya,

Wajahnya berubah makin kesal saat wajah Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di hadapannya..

” Kenapa kau ada disini ? ” Pertanyaan Kibum yang penuh dengan nada sinis itu nampaknya benar-benar membuat Kyuhyun begitu muak dengannya..

” Dan kau ?? Sedang apa disini ?? Mencari Sepatu jelek itu ya ?? ck, sudah kuduga kau yang memberikan itu pada PACARKU, ”

Kibum mengeluarkan Stick itu dari kolam dan segera membuangnya entah kemana

” Lalu ?? Kau merasa keberatan, Kyuhyun-ah ? ”

Kyuhyun tersenyum sinis mendengar pertanyaan Bodoh itu dari Kibum untuknya..

” Kau pikir menyukai seseorang yang sudah mempunyai Pacar tidak akan menyebabkan Pacar orang itu merasa keberatan ? ”

Kibum masih setia menampakkan raut tenangnya, Pemuda itu nampak melipatkan kedua tangannya di depan dada,

” Lalu ?? Kau mau apa ? Menghajarku lagi seperti Malam Natal itu ? Silahkan saja, kau pikir aku akan diam saja kalau kau menghajarku lagi ?? ”

Jari-jari tangan Kyuhyun mendadak memutih bertanda seberapa eratnya dia mengepalkan tangannya,

” Terlalu bodoh kalau aku menghabiskan tenaga lagi untuk memukulmu, sekarang aku peringatkan padamu, Jangan dekati Sungmin lagi.. Kau pasti tahu kan kalau aku bukan hanya menjalin hubungan berpacaran seperti biasanya dengannya ?? Aku dan dia juga sudah dijodohkan.. Mengingat kau yang sepertinya adalah Stalker Sungmin, kupikir kau juga tahu tentang itu, Daripada kau patah hati.. Sebaiknya mundur dengan perlahan Kibum-ssi, dari pada bergerak cepat tapi saat ada Tembok besar di hadapanmu, kau tidak bisa akan mengelak lagi dan menabraknya.. Dan kupikir itu cukup bisa membuatmu Hancur.. ”

Kibum masih tenang dengan raut tanpa bebannya,

Seperti tak gentar dengan Ancaman dari Kyuhyun padanya..

” Dia itu wanita, kalau kau terlalu mengekangnya, tidak menutup kesempatan kalau dia akan pergi meninggalkanmu, Cho.. Wanita itu harus diperlakukan dengan lembut.. Sebenarnya aku juga sangat khawatir, aku takut Sungmin akan jengah melihat sikapmu ini dan pergi meninggalkanmu.. ”

Kibum berjalan mendekati Kyuhyun, pemuda itu kembali tersenyum tanpa dosa kearah Pemuda yang tengah menatapnya nyalang tersebut..

” Aku benar-benar menyukainya.. Ottohkae ?? Aku harus bagaimana ?? ” Tukas Kibum dengan nada kelewat mendramatisir itu

Pemuda yang memiliki Killer Smile itu menepuk Bahu Kyuhyun pelan dan segera meninggalkan sosok Kyu yang masih diam pada posisinya,

Kyuhyun menolehkan wajahnya kebelakang, mencari tahu apa Bocah itu sudah menghilang ?

Melihat tak ada keberadaan lagi dari Pemuda kacamata itu, Kyuhyun sudah benar-benar kehabisan kesabaran dengan Pria Sinting itu..

” Sial !! ” Umpatnya..

.

.

Sungmin berjalan menapaki Lantai koridor dengan tenang, Sepertinya dari raut wajahnya, Gadis itu masih merasa dongkol dengan Sikap Kyuhyun beberapa saat yang lalu padanya,

Matanya mendelik lebar saat Irisnya menangkap sosok Kyuhyun yang tengah berjalan kearah dimana dirinya berada, Wajah Pria itu benar-benar Kusut, ada apa dengannya ??

” Kyuhyun-ah! ”

Kyuhyun mendongakkan wajahnya mencari asal suara itu, dan akhirnya Sungmin bisa melihat Kyu yang juga tengah melihatnya..

Pemuda itu langsung bergerak mendekati Sungmin,

SRATTT

Sungmin begitu kaget saat tangannya tiba-tiba diseret oleh Kyuhyun, apa maksud pria ini ??

” Ya! Kyu! kau mau membawaku kemana ?? ” Tanya Sungmin kaget..

Kyuhyun terus menyeret tubuh Sungmin entah kemana,

Sungmin begitu heran saat tiba-tiba kini dirinya sudah dibawa ke Asrama ?? What the ?? Kenapa malah kesini ?? Sekolah belum berakhir !

Sungmin terpaksa pasrah saja saat Kyuhyun membawanya ke kamar Asrama Pemuda itu..

BLAMM

Pintu itu tertutup sesaat tubuh keduanya sudah masuk di dalam Kamar itu,

Kyuhyun melepaskan pegangannya pada Sungmin dan langsung berjalan kearah lemarinya dan membiarkan Sungmin bengong di dekat Pintu melihat ulahnya..

Kyuhyun membuka lemarinya dan segera mengeluarkan sesuatu dan langsung melemparnya kearah Sungmin,

PRAKKK

Sungmin membulatkan matanya saat Sepasang sepatu yang kemarin Kyuhyun buang itu berada di hadapannya..

Kenapa tiba-tiba ada disini ??

” Kyu, kau mengambil Sepatu ini lagi dari Kolam ?? ”

Sungmin bertanya pada Kyuhyun yang masih nampak tenang di hadapannya, Gadis itu mengambil sepatu itu dan langsung menatap benda itu seksama, mungkin saja ini KW-nya kan ??

” Kyu, Apa karna ucapanku tadi pagi dan kau langsung berinisiatif untuk mengambilnya ?? ” Tanya Sungmin

” Tidak, Aku mengambilnya kemarin sore.. Aku juga sempat ingin menemuimu di Asrama, ” Tukas Kyu datar..

Sungmin membulatkan matanya mendengar penuturan Kyuhyun,

Kemarin ?? Jadi.. Pria itu sudah mengambilnya Kemarin ??

” Tapi aku tidak bertemu denganmu kemarin, kau bilang ingin menemuiku ? ” Tanya Sungmin,

Kyu berjalan mendekat kearah Sungmin,

Merasa posisinya sudah pas, Pemuda itu berhenti menyeret kakinya untuk lebih dekat..

” Tapi saat aku ingin menemuimu kemarin sore, aku lihat kau sedang mengobrol dengan asiknya bersama Kibum.. Benarkan ?? ”

Suara Sungmin mulai terasa tercekat,

Apa kali ini Kyuhyun akan kembali marah padanya mengenai hal itu ?? Apa Kyu mendengar percakapannya dengan Kibum ??

” Kyu.. Aku.. ”

” Tapi, sebenarnya apa sih yang sedang kalian bicarakan ?? Aku ingin menguping, tapi tidak kedengaran.. ”

Wajah Kaku Sungmin mendadak berubah drastis saat mendengar Ucapan Kyuhyun padanya itu,

Tidak mendengar ?? Benarkah ??

” Hahhh, sepertinya aku harus lebih menajamkan indera pendengaranku.. Aku benar-benar penasaran, jadi aku ingin bertanya denganmu, sekalian saja kuajak kesini, aku juga ingin mengembalikan sepatu ini padamu.. Bagaimana ?? Aku bertanggung jawab kan ?? ” Tanya Kyu dengan bangganya..

Sungmin tersenyum kecil melihat sikap Kyuhyun pada akhirnya,

Tapi, apa mesti dirinya memberitahu Kyu tentang Kibum yang meminta bantuan padanya Esok hari Minggu ?

Dirinya juga bertekat hari minggu esok adalah terakhir kalinya dirinya akan membantu Kibum dan seterusnya dirinya akan mematuhi ucapan Kyuhyun untuk menjauhi pemuda itu,

Ya, Rasanya tidak perlu memberitahu Kyu,

” Tidak, Dia hanya bertanya mengenai Pelajaran sekolah, ” Jawab Sungmin berbohong..

Kyuhyun tersenyum hambar mendengar penuturan Sungmin,

Kenapa Gadis ini berbohong padanya ??

” Geurae ?? Ah, Syukurlah, kupikir dia mau macam-macam lagi denganmu.. ” Tukas Kyu tenang..

Sungmin membalas respon Kyu dengan senyumannya..

Gadis itu nampak mengalihkan pandangannya kearah Jam tangannya

” Sepertinya jam istirahat sudah Habis, aku akan kembali ke kelas, kau mau ikut ? ” Ajak Sungmin

Kyu menggeleng..

” Silahkan kau duluan saja.. Aku akan kembali ke kelas sebentar lagi.. Jangan khawatir.. ”

Sungmin mengangguk dan segera memutar tubuhnya untuk meraih Knop pintu..

” Eh, Min.. ”

Sebelum pintu itu terbuka, Sungmin kembali menoleh kearah Kyu yang kembali memanggilnya..

” Waeyo ?? ” Tanyanya..

Kyuhyun nampak diam sejenak seperti sedang memikirkan sesuatu yang amat penting, tapi pada akhirnya pemuda itu mengangguk paham dengan keputusannya..

” Besok Minggu kan ?? ”

Sungmin mengangguk menjawab pertanyaan Kyuhyun padanya..

” iya, kenapa ?? ”

” Apa kau ada waktu ?? ”

Pertanyaan Kyuhyun membuat Sungmin tertegun,

Bukankah besok adalah saat dirinya harus membantu Kibum dengan berpura-pura menjadi Pacarnya ?

” kenapa menanyakan hal itu ? ” Tanya Sungmin

Kyuhyun tersenyum lebar kearah sungmin,

” Aku mau mengajakmu Kencan besok, Kau mau kan ? ”

.

.

.

Cont-

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

43 responses to “Hanakimi (KyuMin Version) Part 38”

  1. Lee SeonHyun says :

    nah loh ming eottokae ???

    ming galau hahaha

    next next ya , kyumin’a banyakin donk kalau bisa sih hehe ..

    mian dari kemarin q udah voba koment kok susah ya #curhat ..

    hehe

  2. Chaca@ says :

    Tuh Umin Oppa Bo’ong ‘in Kyu ya. . ,.Ki bum Oppa Koq G!thu sieh . . .Umin Oppa Kan Udah Punya nya Kyu,Masa Mau D’embat juga . .Mendingan Ama Aq Oppa😀 Hahaha

  3. Bela Slallu Joyer's says :

    uwah…kyu emang sedikit berubah sikapnya, tapi knp ming harus berbohong ke kyu masalah menjadi pacarnya kibum…???

    kan kasihan kyu klo begitu…😦

    kyu yg sabar ya…!!!

    lanjut chingu…^^
    aku minta PW-nya lagi buat part 39 ya???

  4. minyu says :

    min terima ajakan kyu aja dan tolak ajakan kibum..
    ciyee yunjae udah lebih deket lagi ^^
    aduh wookie cepet bilang ama yesung nanti yesung di ambil orang loh?

  5. aneu stevano says :

    cingu boleh minta pw yng part 39 gx?😀

  6. Mhita Cloudself (@KMSakutt_3424) says :

    Kirain pake PW krn liat di coment chap sbelum.y…hehehe
    trnyata enggak,,,xD
    .
    .aishh..tuh Kibum nyebelin bngeet sihh!! Kan Min udh pu.y Kyu…:(
    psangan kibum kyak.y hrus cepet” muncul biar nggak gangguin KyuMin lagii !😦

  7. D. Magda says :

    Min.. Kenapa u harus berurusan lagi ama kibum!!
    Nurut kata calon suami dong😦

  8. Gst Irma Yhantye says :

    Kenapa kibum jahat sih,kasihan minnie jadi serba salah ,dan kyu mampukah dia bertahan melawan semua parasaan dan pikiran nya tentang minnie,

  9. Andrea 'dheonk' Pramita says :

    hue,,,,, Kyu yg sbar ya,,,,
    tp knp ming mdti boong,,,
    apa ming ngelakuin itu tkut kyu marah ya??

    aigooo,,,, penasaran nih,,,

  10. cloudqmin says :

    Nah lo. . . . Makin mrinding disko aja pas bg!an KyuMin,fEelnya dpt bgt dEz,

  11. lativa hanum says :

    koq umin jd kayak org selingkuh,kasihan kyuhyun dia tau sungmin bohong tp kyu diam. Kibum bener2 jd pengganggu bwt kyumin.

  12. Yoeja_13 says :

    Nahhh,,,gmana nih kira2 minni ikut siapa ya,,akh ada yew0ok nya tdi,,daebak lnjut chingu,,

  13. Kiky Rizky says :

    min.. napa kau bhong sma kyu..
    hrs’a kau jujur.. yar kyu gk salam pham jdi’a..

  14. SJ_ELF says :

    sungmin knapa gk ngomong aja ke kyuu..
    truss gmana, bsok ming bsa ktemu kyuu,kan dy dah janjian ma ki bum..hmmmm
    lanjuttt bacanya nih biar gk pnsaran,,

  15. ryeecha_s says :

    mnydihkan skli nzbmoe kyuuu…..

  16. takara-hoshi says :

    Sebal sama minnie..
    Kenapa harus tipu..
    Aissshh..
    Kasian ama kyu2..
    Biar cemburuan tp itukn sifatnya..
    Ming fahami dikit aja ngak apakn..
    Ahhh…
    Geram ama kibum..

  17. Cho kyuva kyumin shipper says :

    Yah kibum kok mau rebut sungmin sihh..
    Sungmin kok bohong sama kyu…
    Yah kasihan kan kyu oppa.

  18. Chang neul hye says :

    Knp harus boong??
    Kasian kyunya

  19. heldajungsoo says :

    Kyumin ribut mulu, tpi ujung2 syang2n lgi. pasgn aneh.

  20. Dewi C'dedew says :

    tambah daebakkk🙂

  21. indahpus96 says :

    kasian kyu😦
    kibum pergi jauh” dah

  22. anggihaelf says :

    kasiiaaann kyuhyun T,T
    ecieeee yunjaeeeeeee udah deket nih ye jangan lupa entar PJ *plak

  23. ChoLee KyuMin says :

    Nah loh..
    Ming bakalan pilih siapa ya??

  24. NaMiNa says :

    minnie kog bohong sih..
    kasian kyu’ny..

  25. hye ri :) says :

    kyuu berjuang kyu berjuang
    jgn sampe ming di ambil kibum

  26. zahratusshyita says :

    GALAU deh aq,,gmn nih ma kyuppa,minnie km kok tega bgt sih ma kyuppa.

    lanjuuut

  27. sungmala says :

    aigo…makin rumit aja hbngan kyumin kpn mrka bkln so sweet kyk yunjae lg?

  28. Chacha says :

    YA! bunny ming kenapa g jujur jja sih. :-@
    Ginikan makin repot urusannya.
    Pasti Kyuhyun makin merasa g di anggap sama bunny ming.
    Kyuhyun pasti kecewa banget tuh kalau bunny ming nolak ajakan kencannya.
    Aish jinjja.
    Kibum benar” mengganggu ya.
    *pout
    Di awal jja bilang kalau g bakal jatuh cinta sama bunny ming.

  29. fanniea says :

    nah galau kan sekarang mw jawab apa?? jangan sampek ming membuat keputusan yg akan membuanya menyesal..

  30. nou vie ajach says :

    ming jgn membuat kesalahan fatal,menyesal lho entar…

  31. ㅊ (@Ratnanrmlaa) says :

    Kenapa kibum jahat sih-_,- kan kasihan minnie jadi serba salah dan kyu mampukah dia bertahan melawan semua parasaan dan pikiran nya tentang minnie/.\

  32. Iin rachma says :

    Wah kesalahpahaman semakin memuncak,, seru..seru..
    Gmana ya jwab.ny ming??
    Okke lnjut~

  33. sarasamuel says :

    wah min jdi dilema tuch. . . Kibum? Or kyuhyun? Nama yg huruf awalx sama K

  34. ipechkyumin says :

    jdar!!!

    nah loh Ming..
    kemapa musti boong??

  35. Me says :

    Huaaa pas tau ada Mochi nya langsung jingkrak2 walaupun cman bentar._.
    Ceritanya makin menegangkaaan!! Ayo umin mau milih siapa? Kencan sama Kyu atau bantuing Kibum? Kkk pilihan yg sulit

  36. @RisaFebry123 says :

    min trlalu baik. nerima pertolongannya kibum..
    oke, semoga kau menerima ajakan kencan bocah setan itu wkwkwk

    love this fanfiction^^

  37. kyuminshipper says :

    ga tega liat kyu yg kyk gtu😦
    emang sih kyu uda agak berubah , tp knp ming mlh boongin kyu ?

  38. hanhyeneul0103 says :

    Sumpeh eon ga tega liat kyu disinii
    Miris banget dehh , walopun dia kelewat posesif , mustinya ming bsa ngertiin .
    Aduh kelewat ribet bgini , gimana nntinya ?

  39. so lieching says :

    Sungmin kok bohong sih ama kyu. Kasian nih kyu. Ming pilih yg mana ya ajakan kyu kencan ato bantu kibum ya.

  40. afny kyumin says :

    Kasiannn bangedd kyunnie..

    Fifhting kyumin..
    Fighting saeng \(^_^)/

  41. niefi3ani says :

    poor kyu😦 mulutmu harimaumu iya kan bummie? kata’y g kn mungkin suka ma umin eh ternyata suka beneran ckckck

  42. citra_ratna 868 says :

    Nahh yoo sungmin kmu d hadapi 2 pilihan kibum to kyuhyun yg mengjak kmu pergi bersama…ini berat untuk mu…
    Yewook lg malu” kucing ..
    Yunjae…lgi pdkt n yunho mulai melupakan masalalu’a ..

  43. fadillah says :

    nyesek baca na. . .kyu terlalu cinta bnget ama sungmin. . .mereka punya ego yg tinggi. . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: