Babble – Prolog – KyuMin – Yaoi


Babble – Prolog – KyuMin – Yaoi

.

Pria berwajah tampan dan manis itu berjalan menapaki ubin-ubin berwarna coklat tersebut dengan langkah tegasnya. Sorot matanya yang tenang dan pembawaannya yang nampak dingin itu pun membuat tiap orang yang dirinya lewati menunduk hormat.

Sosok yang mengenakan jas berwarna hitam dengan lapisan kemeja putih di dalamnya itu pun berhenti tepat di depan pintu bercat mas yang nampak elegan dengan ukiran-ukiran klasik tersebut. Sosok itu terdiam sejenak dan terlihat tengah membenarkan penampilannya, mengencangkan dasi yang dia kenakan serta merapikan jasnya.

Dengan sekali tarikan nafas sosok itu pun memutar knop pintu dan masuk ke dalam ruangan tersebut.

Dengan langkah yang diusahakan sesopan mungkin pemuda itu berjalan mendekati meja besar yang ada disana. Meja yang nampak tengah ditempati sesosok pria paruh baya dengan setumpukan buku-buku tebal disana.

Merasa posisinya sudah pas. Pemuda itu pun menghentikan langkahnya saat telah berada di depan meja tersebut. Menunggu sosok yang berada di depannya tersebut menyadari keberadaannya.

Tapi, nampaknya sosok itu tak kunjung juga menyadari keberadaannya.

” Ehem.. Aboeji. ” Panggil pemuda itu dengan dehemannya tersebut.

Membuat seseorang yang sedari tadi berkecamuk dengan buku-buku tebal itu pun mendongak.

” Kau sudah datang? ” Tanya Pria paruh bawa itu.

” Ne.. Aku dengar dari pengacara Park kalau Aboeji memanggilku.. Jadi aku datang. ” Jelas pemuda tampan itu dengan sopan.

Sementara itu, Pria paruh baya disana nampak menutup bukunya dan sedikit memberes-bereskan isi mejanya.

” Kau sudah makan siang? ” Tanya pria paruh bawa tersebut masih sibuk memberesi barang-barangnya.

” Ne, sudah Aboeji. ”

” Bagaimana liburanmu dalam 1 minggu ini? Sudah lebih dari cukup kan? ”

Pemuda yang sedari tadi berdiri sopan disana nampak menggigit bibir bawahnya.

Matilah dia!

” N-ne.. ” jawabnya.

Pria paruh baya tersebut nampak bangkit dari kursinya. Dengan langkah pelan sosok itu berjalan.

Pemuda tampan yang masih setia berdiri disana itu pun tak lupa mengikuti tiap gerak-gerik pria renta tersebut dengan kedua bola matanya.

Mau apa dia?

Sosok renta itu nampak berjalan menuju sebuah lemari besar disana. Membuat sepasang mata yang sedari tadi mengawasinya tersebut bergerak gelisah.

” A-aboeji.. Aku bisa jelaskan.. ”

Oh baiklah, sepertinya saat melihat pria renta itu mengambil sebuah samurai dari dalam lemari tersebut itu pun menyebabkan pertahanan sang lelaki muda disana runtuh.

” Diamlah, jangan bergerak dari sana. ” intruksi pria renta tersebut sembari membuka sarung penutup samurai yang terbuat dari kayu itu.

” Aboeji, kau.. Tidak bermaksud untuk.. ”

Suaranya nampak bergetar takut melihat kilatan silau samurai yang nampak tajam tersebut menembus iris matanya.

” Aishh, kau kira aku gila? Semarah-marahnya aku denganmu, aku tidak akan membunuhmu, Lee Sungmin. ”

Dan benar saja, ucapan yang dikeluarkan oleh Pria renta tersebut membuat Pemuda bernama Lee Sungmin itu menghela nafas leganya.

” Haaah, kukira aku akan segera berakhir.. Aboeji kau menyeramkan.. ” Ucap Sungmin tersenyum lega.

Sepertinya pemuda itu tak menyadari tatapan menusuk dari pria renta tersebut.

” Kata siapa ini akan berakhir Eoh? ”

Sungmin kembali menoleh ke arah Pria renta tersebut dan matanya langsung membulat kaget saat pria dengan status sebagai Ayahnya itu tengah mengangkat sarung kayu samurai tersebut dan nampak tengah menuju ke arahnya.

” Ya! Ya! Aboeji! Andwaeee! ”

Sungmin langsung berlari untuk menghindari amukan tersebut. Pemuda manis itu nampak berdiri kalut di belakang sofa, menghindari sang Ayah yang nampak beringas.

” Dasar Bocah! Kau kira aku tak tahu kelakuanmu hahh?! Ya Lee Sungmin! Kemari kau! ”

Pria renta itu masih bersemangat menodongkan benda kayu tersebut ke arah Sungmin, mengejar pemuda manis tersebut.

” Maafkan aku, maafkan aku Appa.. Aku janji.. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi..! ” Ucap Sungmin dengan wajah memelas.

” Aishh, sudah seribu kali kau bicara seperti itu.. Tapi masih saja kau ulangi.. Sifatmu ini menurun dari siapa hahh?! Darahku tidak mungkin seperti ini, apalagi istriku! Yak Lee Sungmin jangan bergerak! Berhenti kau! ”

Pasangan Ayah dan Anak itu pun masih terus melanjutkan adegan kejar-kejaran mereka. Tak menyadari kalau di luar sana para pelayan tengah berdesas-desus karna mendengar teriakan bernada aniaya dari Putra tunggal keluarga tersebut.

Dan kembali lagi ke dalam ruangan tersebut. Sungmin masih terus berlari-lari dari sana, dan jangan lupakan sang Ayah yang juga nampak tak kehabisan tenaga.

” Aboeji! Sebaiknya kita bicara baik-baik! Jangan seperti ini! Ya Ya Ya! ” Sungmin terus berteriak saat posisinya dengan Ayahnya nampak menipis.. Berbahaya!

” Anak Bodoh! Kemari kau! Bisa-bisanya kau berlibur selama 1 Minggu dan meninggalkan urusan perusahaan hahh? Kau kira kau masih Remaja?! Ya Lee Sungmin berhenti kau! ”

Sesekali Sungmin nampak melompati meja kerja sang Ayah untuk melarikan diri dari amukan tersebut. Oh ayolah, sampai kapan kegiatan ini berakhir??

” Ugh, ber-berhenti kubilang, akh, anak bodoh! ”

Sungmin langsung berhenti berlari saat mendengar suara sang ayah yang nampak terputus-putus.

Pria renta itu nampak memegangi dadanya. Membuat Sungmin panik melihat keadaan sang ayah.

” Appa, kau tidak apa-apa? ”

Sungmin dengan cemas memegangi bahu sang Ayah.

” Bisa-bisanya kau, ugh.. Membuatku berlari-lari seperti ini.. ” Ucap sang Ayah.

” Aishh, seharusnya Appa tidak mengejarku, kau tidak sadar umur sepertinya. ”

” Mwo? Dasar Anak Bodoh! ”

PRAKK

BUGH BUGH!

Dengan membabi buta pria renta tersebut memukul Sungmin dengan benda kayu tersebut.

” Ya! Aww! Appa! Kenapa kau memukulku lagi? Aww! Appa! Kau membohongiku ya? Kau pura-pura kelehahan! Ya Appa! Kau sudah terlalu tua untuk bercanda! ” Teriak Sungmin kurang ajar.

Membuat pria renta tersebut makin memukulnya membabi buta.

” Diam Kau! Dasar Bocah! ”

.

.

Sungmin terus-terusan memegangi lengannya, rasa sakit akibat pukulan yang dia terima masih begitu terasa.

” Sudah tahu apa salahmu? ”

Sungmin mengerucutkan bibirnya kesal.

” Ne, aku menyesal. ”

Pemuda berkulit putih bersih itu masih terus menundukkan kepalanya. Menghindari kontak mata terhadap sang Ayah.

” Sebutkan semua kesalahanmu dalam satu minggu ini. ”

Sungmin menelan salivanya susah-susah.

” Ya! Bocah! ”

Sungmin terlonjak kaget saat teriakan menggelegar ayahnya begitu memekakkan telinganya.

” Pertama, aku berlibur ke Jepang tanpa memberitahu Appa.. ”

Tuan Lee mengangguk-anggukkan kepalanya setuju.

Sedangkan itu, Sungmin merasa ngeri saja untuk melanjutkan deklamasinya ini.

” Kedua, aku menghabiskan setengah tabungan yang Appa berikan padaku saat berlibur. ”

Pemuda itu memejamkan matanya kesal saat harus mengatakan hal-hal seperti ini.

” Ketiga, Aku meninggalkan pekerjaanku di perusahaan saat berlibur. ”

Sungmin sedikit melirik ke arah sang Ayah yang masih setiap menatapnya penuh amarah.

” Keempat, membuat hampir seluruh urusan di perusahaan kacau. ” Lanjutnya

” Kelima, melalaikan amanat yang Appa berikan untuk mengurusi perusahaan saat appa pergi ke Eropa dengan ikut-ikutan berlibur juga, tapi di Jepang. ”

” Keenam, menyebabkan.. ”

” Cukup, kepalaku hampir pecah mendengar kelakuanmu selama satu minggu. Aishh, kenapa bisa-bisanya Istriku hanya memberikanku 1 orang anak dan begini pula sifatnya. ” Gerutu sang Ayah.

Sungmin memandang sinis pria renta itu, dia kira sifatnya ini turunan siapa hehh?

” Kenapa kau melihat Appa dengan pandangan seperti itu? ”

Sungmin sontak mengerjap-ngerjapkan matanya saat sang Appa memergoki matanya yang tengah memandang sinis ke arahnya.

” Ah-ahniya.. ” gugup Sungmin.

Pemuda manis itu kembali merundukkan kepalanya. Mengabaikan pandangan aneh sang Appa terhadapnya.

” Aishh, kau beruntung hari ini, sepertinya Appa akan kembali ke Eropa untuk perjalanan bisnis, dan untuk KAU! ”

Tuan Lee meninggikan dan menekankan suaranya sembari memandang Sungmin tajam yang kini sudah mendongakkan kepalanya.

” Urus perusahaan dengan benar, jangan berharap untuk berlibur sebelum Appa pulang, kalau ada apa-apa dengan Perusahaan.. Kau tahu sendiri akibatnya. Ara?! ”

Sungmin menengguk salivanya ngeri. Sementara Tuan Lee sudah bangkit dari sofa dan mengambil jasnya kemudian mengenakannya.

” Dan satu lagi. ”

Tuan Lee kembali menoleh ke arah Sungmin yang masih duduk di sofa.

” Bereskan ruangan kerjaku ini, ini akibat lari-larimu tadi, Kau paham? ”

Sungmin mengangguk mendengar petuah sang Ayah.

Matanya mengawasi gerak-gerik sang Ayah kembali, pria itu nampak sudah menghilang dari balik pintu.

Sungmin memandang jam tangannya. Setidaknya dia harus menunggu sampai 15 menit agar sang Ayah benar-benar tak ada di rumah ini.

Setelah merasa 15 menit sudah berlalu, pemuda itu bangkit dari sofa. Sungmin nampak mengendurkan ikatan dasinya.

Mendenguskan nafasnya kesal.

” Apa yang kalian lakukan disana? CEPAT MASUK BODOH! ”

Sontak saja, teriakan itu membuat pintu tersebut kembali terbuka, menampilkan 5 orang pelayan yang selalu ada di depan pintu ruangan kerja ayahnya.

Pelayan tersebut merunduk hormat di hadapan Sungmin.

” Bereskan ruangan ini, sampai bersih! Paham?! ”

” Ne! ” Ucap kelima pelayan itu serempak.

Sungmin membuka jasnya dan melemparnya ke sembarang arah. Atau lebih tepatnya ke arah para pelayannya.

” Cuci jas itu, dan siapkan air panas, aku mau mandi, dan jangan lupa siapkan juga makan siang, aku mendadak lapar.. ”

Pemuda itu nampak berjalan akan meninggalkan ruangan tersebut, tapi entah kenapa dia malah berhenti kembali.

” Dan satu lagi.. ”

Sungmin kembali menoleh ke arah para pelayan.

” Matikan seluruh CCTV di rumah ini, memangnya aku pencuri apa di rumah ini? Sampai-sampai harus diawasi tiap waktu? ”

.

.

” Hahahahha, Aigooo, aishhh.. Kenapa Ahjussi itu begitu bodoh?? Hahaha.. ”

Ruangan itu dipenuhi oleh suara tawa milik Sungmin.

Pemuda yang nampak manly dengan jasnya tadi kini telah berubah dengan busana yang begitu santai.

Kaos biru dan training hitam.

Pemuda itu nampak memegang setoples keripik kentang yang diletakkannya di pangkuannya dan dirinya duduk santai di sofa. Menonton tv sembari mengumbar tawa.

” Bwahahahah, ini benar-benar konyol hahaha.. ”

Sungmin kembali tertawa terbahak-bahak saat itu. Matanya mulai nampak berair akibat kebanyakan tertawa.

Sepertinya pemuda itu nampak tak menjaga wibawanya saat itu, terbukti disana ada 2 orang pelayan yang tengah bersih-bersih.

TING TONG

” Dasar bodoh! Benar-benar bodoh hahaha! ”

Ting Tong

Sungmin mulai terganggu dengan suara bel tersebut.

” Aishh. ”

Pemuda itu nampak mengabaikannya, terbukti dari dirinya yang nampak masih santai memakan cemilannya.

Ting Tong

” Aishhh, Ya! Ahjumma! Apa kalian tuli? Bel berbunyi! ” Teriak Sungmin kesal.

Sontak saja bentakan itu membuat pelayan-pelayan itu berbondong menuju pintu utama.

Sungmin mengembungkan pipinya kesal karna acara menontonnya telah diusik oleh bel gila itu.

” Apa-apaan mereka? Tidakkah satu orang saja sudah cukup untuk membuka pintu? Hahh, masa bodoh. ”

.

.

” Selamat siang, benar ini kediaman Presdir Lee? ”

Sesosok pria tinggi dengan wajah tampan tersebut muncul dari balik pintu.

Dengan balutan jas hitam yang begitu cocok pada tubuhnya itu makin membuat sosok itu nampak memukau siapa saja yang memandangnya.

” Tuan besar Lee sedang pergi ke luar Negeri. ” Sahut Pelayan tersebut sopan.

” Ehmm, kalau putranya? Direktur Lee Sungmin? ” tanya pemuda itu lagi.

” Direktur Lee Sungmin kebetulan ada di rumah, tapi.. Kalau boleh tahu anda siapa? ”

Pemuda tampan itu tersenyum profesional.

” Cho Kyuhyun, pengacara baru keluarga ini. Bisa aku bertemu dengan Direktur Lee Sungmin? ”

.

.

Kyuhyun berjalan dengan langkah tenang di dalam rumah yang begitu besar tersebut.

Pelayan itu bilang kalau Pria bernama Lee Sungmin tersebut sedang berada di ruang tengah, dan sialnya pelayan itu malah pergi begitu saja tanpa menunjukkan dimana ruang tengah itu? Rumah ini besar!

Dirinya terus melangkah sesuai kata hati. Setidaknya dia tidak akan mati kelaparan kalau tersesat di rumah mewah ini kan?

” Hahahahah, Aigooo, aku bisa kehabisan suara akibat tertawa, hahahahha ”

Kyuhyun menajamkan pendengarannya saat sebuah tawa menghampiri telinganya.

Dengan cepat pemuda itu mencari sumber suara tersebut.

” Akhirnya ada orang juga, setidaknya aku bisa bertanya. ” Gumamnya.

Kyuhyun pun berjalan menuju orang yang tengah tertawa terbahak-bahak tersebut.

” Permisi. ”

Kyuhyun sudah berdiri tepat di belakang sofa. Memanggil sosok yang duduk disana dengan sopan.

” Hahahahah, hahahahah ”

Tapi bukannya menjawab panggilannya, sosok itu kian terus tertawa.

” Permisi.. ”

Kyuhyun meninggikan suaranya sedikit, dan itu berhasil membuat Sungmin terusik.

Pemuda itu langsung membalikkan tubuhnya dan menatap aneh ke arah sosok Kyuhyun, siapa?

” Kau siapa? ” Tanya Sungmin dengan sinis.

” Oh mianhae, namaku Cho Kyuhyun, pengacara baru keluarga ini. Bisa kau beritahu aku dimana ruang tengah? Aku ingin bertemu dengan Direktur Lee Sungmin. ”

” Ne? Direktur Lee Sungmin? ”

Sungmin diam untuk berpikir sejenak.

Orang ini pengacara baru? ingin bertemu dengannya?

” Ne, kau bisa memberitahuku kan? Hyung benar-benar ingin bertemu dengan Direktur Lee. ” Tukas Kyuhyun dengan wajah stoicnya itu.

Nampak dingin, sekaligus sopan di saat bersamaan.

Sungmin menganga mendengarnya.

Hyung??! Apa yang dia bilang tadi? Hyung?!

” Hei kawan, bisa kau beritahu umurmu berapa? ” tanya Sungmin.

” Ne? Umurku 22 tahun. Wae? ”

” Umurku 24.. ”

Kyuhyun membulatkan matanya? Apa? Dia bilang apa? 24?

” Oh, maaf.. Aku tidak tahu, ma- ”

” Dan namaku Lee Sungmin. ”

Kyuhyun membasahi bibirnya gugup.

Orang di hadapannya ini Lee Sungmin?

” Aishh, kenapa Appa selalu mempekerjakan orang-orang aneh sih. ”

Sungmin bangkit dari sofa dan meletakkan toples berisi keripik kentang itu di atas meja.

” Lalu? Kau sudah bertemu denganku kan? Kurasa kau sudah boleh pergi.. Aku ada keperluan.. Aku ingin ke suatu tempat. ”

Sungmin meraih jaketnya yang tergeletak di atas sofa dan segera mengenakannya.

” Tuan.. ”

” apa lagi? ”

” Tuan Presdir menyuruhku untuk menjadi pengacara pribadi anda. ”

” Hmm, lalu? ”

” sekaligus menjadi asistenmu.. ”

” Ara, aku sudah tahu.. Jadi ada perlu apa lagi? Kau bisa pergi sekarang. ”

Kyuhyun menatap datar ke arah Sungmin yang masih nampak mengancingkan jaketnya.

” Maaf, tapi saya tidak bisa pergi sekarang.. Tuan besar bilang kalau saya harus menjaga anda. ”

Sungmin menggertakkan giginya kesal.

” Mwo? Apa kau bilang? ”

Sungmin menoleh ke arah Kyuhyun dan menatapnya sebal.

” Kau kira aku ini bayi hahh?? ”

Kyuhyun masih nampak tenang saat Sungmin sudah terlihat marah.

” Kau hanya cukup pergi sekarang, dan tugasmu kuanggap selesai, paham? ”

Kyuhyun masih diam dan tak bergeming. Membuat Sungmin kesal.

” Tapi ini sudah perintah dari Ayah anda. Maaf. ”

Sungmin memejamkan matanya frustasi.

Dengan kesal pemuda manis itu melangkah kian mendekat ke arah Kyuhyun.

Menatap mata elang itu dengan mata kelincinya.

” Cho Kyuhyun-ssi. ”

Sungmin memanggil nama itu dengan suara lembutnya. Dengan jarak wajah mereka yang begitu dekat. pastinya Kyuhyun dapat dengan jelas mendengar perkataan Sungmin.

Pemuda bermarga Cho itu tak gentar. Terlihat dari dirinya yang nampak membalas tatapan tajam Sungmin.

” Ayahku.. Dia sedang pergi ke luar negeri, dan kurasa kau tak perlu memamerkan keprofesionalanmu, karna itu percuma saja, ayahku tak melihatnya. Dan apabila kau menuruti perintahku untuk pulang dan membiarkanku pergi, aku bisa bersaksi di hadapan ayahku kalau kau sudah menjalankan tugasmu dengan baik. Tidakkah itu suatu keuntungan untukmu? ”

Kyuhyun cukup lama menatap wajah yang berada di hadapannya ini.

Dan entah kenapa pada akhirnya pemuda itu tersenyum penuh arti ke arah Sungmin.

” Aku memang bekerja untuk melayani anda. Tapi satu hal yang selalu kuingat. ”

Pemuda berwajah tampan itu kembali tersenyum. Sedikit memajukan wajahnya lebih dekat ke arah Sungmin.

” Ayah andalah yang menggaji saya. ”

Sungmin menahan amarahnya yang sudah di ubun-ubun saat itu.

Jengkel! Dia begitu menjengkelkan!

” Tuan Sungmin, saya kira saya akan mendapatkan atasan yang kaku. Ternyata dugaan saya salah. ”

Kyuhyun membawa tangannya untuk membuka kancing jaket Sungmin.

Tak mengindahkan mata Sungmin sudah tajam menatapnya.

” Kurasa menjadi bawahan anda akan sangat menyenangkan. ” Lanjut Kyuhyun sembari mendongakkan wajahnya menghadap Sungmin, tersenyum dengan begitu menawannya.

Pemuda itu melepas jaket itu dari tubuh Sungmin, menaruhnya kembali ke atas Sofa.

” Jadi, mulai dari sekarang. Saya mohon kerja samanya. Direktur Lee. ” Ujar Kyuhyun dengan suara lembutnya.

Kyuhyun beranjak dari posisinya. Pemuda itu nampak membereskan barang-barang Sungmin yang tergeletak sembarangan di meja yang berada di dekat sofa tersebut.

Sementara itu, Sungmin terus mengawasi gerak-gerik pemuda itu.

” Apa yang kau lakukan? ” Tanya Sungmin dengan suara dinginnya.

” Membereskan barang-barang anda, saya kan asisten anda. ”

” Bukan itu. Cho Kyuhyun-ssi.. Sepertinya aku sudah tahu modusmu. ”

Kyuhyun menoleh ke arah Sungmin yang tengah tersenyum sinis ke arahnya.

” Kau.. Berharap kalau Ayahku akan menyukaimu kan? Menaikkan pangkatmu, kau penjilat, sama seperti lainnya. ”

Kyuhyun menatap lekat Sungmin saat itu. Rahangnya sedikit nampak mengeras mendengar ucapan dari atasannya tersebut.

” Silahkan berspekulasi sesuka anda Tuan, itu hak anda. ” Tukas Kyuhyun masih mencoba tenang.

Pemuda itu kembali melanjutkan aktivitas merapikan barang-barang milik Sungmin.

Mengabaikan ekspresi jengkel Sungmin.

” Aishhh! ”

Dengan kesal Sungmin pergi dari sana. Meninggalkan sosok Kyuhyun yang masih sibuk dengan kegiatannya. Nampak tak peduli dengan kejengkelan Sungmin terhadapnya.

” Hhaaah, Kyuhyun-ah.. Bagaimana bisa kau membuat atasanmu jengkel padamu saat kalian baru saja bertemu? Sudahlah, mungkin dia sedang badmood. ” Gumam Kyuhyun.

Sedangkan itu, Sungmin masih nampak menggerutu disela-sela langkah kakinya menaiki tangga menuju kamarnya.

” Aishh, biasanya mereka akan segera marah dan mengajukan pemunduran diri saat kuhina seperti itu, tapi kenapa dia malah tersenyum aneh seperti itu? Kenapa dia tebal muka sekali. ” Gerutu Sungmin.

.

.

Cont-

Hanya ingin mencurahkan imajinasi yg ada di kepala.. daripada mentok ga diolah(?) mending dijadiin huruf-huruf aja XDAku bukan orang yg biasa nulis ff Yaoi.. karna aku emang kebiasaan nulis GS, tp ya gpp lah sekali-kali nulis Yaoi.. Ini baru prolog, jd buat chapt 1 ya liat peminat.. klo sesuai target(?) kuusahakan lanjut.. tp klo ga sesuai target yah mungkin mohon maaf -,- ya intinya yg mau nih ff lanjut dimohonkan komennya🙂

RCL please ^^

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

15 responses to “Babble – Prolog – KyuMin – Yaoi”

  1. heldajungsoo says :

    Astaga, it sungmin bandel bgt yah, ampe appa.a aja ngos-ngosan dibuat.a, jutek bgt sh ming, lanjtkan

  2. kanaya says :

    Lanjut ya author,.variasi buat cerita2 author yg lain..biasanya kan GS dan sungmin GS dan keliatan rapuh banget tuh..sungmin yg disini jadi warna baru🙂

  3. Santika Hanif says :

    Utang ff kamu makin banyak!
    hehehhehe
    harus dilanjuut yaa,
    HITS, Gallery, Drabble, sama Too Bad,
    xixixixixi

    Ditunggu yaa :p

  4. ZaAra chan says :

    Pokok.a smua ff qm aku suka..hehe, tp ini kyk kebalik,kenapa min jd evil,haha..tp gk papa yg penting seru, lanjut..

  5. ChoLee KyuMin says :

    Aku suka jenis ff ini…
    Sungmin jd badboy??
    Nyaahaahaaa
    Kyuhyun pasti bisa menjinakkan’ny😄
    Sering2 bikin ff yaoi ga pa_pa kok..
    Heeheehee

  6. Mingre says :

    sepertinya kyu bakal ngerawat bayi imut tapi nakal #cubitpipiming
    untung kyu sabar(?)..
    dilanjuutt chingu

  7. imKML says :

    Wah, keren ceritnya🙂 sungminnya pemberontak dan kyuhyun patuh banget hehehehehe pasti seru nih chap selanjutnya😀 ditunggu ya thor

  8. yefahcloudsomnia says :

    Lanjut aja yahhh… pelisssss #sodorinmukaSungmin(?) Jadi penasaran sama lanjutannya

  9. Dina dindra dini says :

    ini baru variasi baru karakter sungmin. Biasanya si kyu yg dapet peran ini karna sesuai dgn imej evilnya, ternyata ming dgn imej angelpun cocok dibikin semenyebalkan itu. Seru pasti nih. Ditunggu lanjutannya^^

  10. ming0101 says :

    ckckck ming jdi bandel banget, appanya kerja k eropa dia malah ikut k jepang, liburan tpinya kkk~
    ayyo kyu, keluarkan pesonamu, taklukkan ming segera kkk~

  11. Tika says :

    Oh Min’nya jd org yg bawel ne… Umm cocok sekali sm Kyu yg cool

  12. sara samuel wuarlela pangemanan says :

    ckckck sifat ming disini arogan buanget yach. . . .yah ming sudah besar masih dipukul ayahx. . .lucu buanget . . lanjut thor

  13. Kyumin pu says :

    Waahh giliran si kyuhyun yg jadi asisten sungmin haha biasa nya kan kyuhyun jadi direktur… Itu lucu banget pas sungmin sama appa nya wakakaka😄

  14. citra_ratna868 says :

    haha…sungmin ma appa’a bertengkar kyk kucing n tikus pa lgi disini sungmin jadi gx bsa diatur dan kyhyun nurut bnget…keren”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: