– Too Bad! – KyuMin – GS – Part 4 –


– Too Bad! – KyuMin – GS – Part 4 –

.

.

“Sungmin-ah, Terima kasih.” Ucap Kyuhyun lembut.

Sungmin tertegun ketika Kyuhyun mengucapkan terima kasih padanya. Namun berselang dari itu Sungmin reflek ikut tersenyum saat melihat Kyuhyun tengah tersenyum padanya.

“Terima kasih, sekali lagi Terima kasih.”

.

.

.

Lama mereka berdua saling pandang satu sama lain. Dan pada akhirnya Sungmin buru-buru memutuskan kontak mata di antara mereka berdua. Kyuhyun juga ikut tersenyum canggung saat menyadari Sungmin yang tiba-tiba mengalihkan wajahnya.

Kyuhyun menggeser posisi badannya dan lebih memilih untuk menyandarkan punggungnya pada dinding.

Pemuda itu tersenyum tipis. Entah apa yang sedang dia pikirkan.

“Orangtuamu..”

Kyuhyun kembali menoleh kearah Sungmin saat gadis itu kembali bersuara.

“Kau bilang saat kecil kau dan orangtuamu pergi ke toko musik bersama. Lalu.. Sekarang dimana mereka? Apa mereka mendukungmu menjadi penyanyi?”

Kyuhyun mengernyitkan alisnya saat memandang Sungmin yang nampak melempar ekspresi penuh simpati padanya.

“Waeyo? Kenapa kau ingin tahu masalah itu?”

Sungmin diam. Selama dia menjadi fansnya Kyuhyun tentu saja ia sudah mencari tahu semua hal tentang pemuda itu tak terkecuali tentang orangtua Kyuhyun. Hanya saja yang ia temukan di internet hanya disebutkan kalau Kyuhyun tak tinggal dengan orangtuanya di Korea. Orangtua Kyuhyun tinggal di Jerman untuk mengurusi perusahaan disana. Tapi mendapati dirinya kini sedang berdua dengan Kyuhyun saja, ia merasa ingin lebih tahu mengenai orangtua Kyuhyun. Tidakkah ia merindukan orangtuanya?

“Mereka di Jerman dan aku disini seorang diri merintis karir sejak remaja.”

Sungmin menatap Kyuhyun penuh iba. Sudah ia duga sebelumnya, kebanyakan artis-artis akan merasa kesepian dan kekurangan kasih sayang dari orangtuanya.

“Kau pasti kesepian.” Ujar Sungmin pelan.

“Kesepian? Kenapa kau bilang begitu?”

“Kau seperti tokoh utama yang hidup sebatang kara di drama-drama..”

Kyuhyun diam sejenak nampak mencerna maksud dari ucapan Sungmin.

“Itu yang sedang kau pikirkan?”

Sungmin mengangguk.

“Hahahahahahaa..”

Sungmin mengerjap bingung. Kenapa malah tertawa? Apa ada yang lucu?

“Astaga! Kau terlalu sering menonton drama! Hahahaha.”

Kyuhyun kembali tertawa terbahak-bahak. Mengabaikan Sungmin yang menatapnya kesal. Kyuhyun perlahan menghentikan tawanya dan kembali menoleh kearah Sungmin.

“Hei! Aku tidak semenyedihkan itu. Aku bahagia disini.. Ada Hyuk hyung managerku yang selama ini tinggal denganku. Dan orangtuaku.. Mereka terkadang menelponku tiap minggu dan apabila sedang ada waktu luang mereka akan menjengukku ke Korea. Jadi jangan menatapku dengan ekspresi kasihan seperti itu.. Kau membuatku terlihat menyedihkan.”

Sungmin memajukan bibirnya saat mendengar penjelasan Kyuhyun. Tapi tak menutupi kenyataan kalau dia turut senang mendengar pengakuan itu.

“Ahh sudah sore dan kupikir murid lain juga sudah pulang. Ayo kubantu berdiri.” Ujar Kyuhyun yang sudah berdiri dan mengulurkan tangannya pada Sungmin.

Lama ia memandangi tangan Kyuhyun yang berada di depan wajahnya. Sementara itu Kyuhyun menatap Sungmin bosan.

“Hahh~ Ya sudah kalau tidak mau. Berdiri sendiri saja.” Gerutu Kyuhyun dan berjalan meninggalkan Sungmin disana.

Sungmin mendengus melihat Kyuhyun. Dia lupa.. Pria itu memang sangat menyebalkan!

Sungmin berjalan tepat di belakang Kyuhyun. Kini mereka sudah menenteng tas masing-masing. Seperti yang dikatakan Kyuhyun, kondisi lorong-lorong kelas saat ini begitu sepi. Sepertinya mereka terlalu lama membersihkan gudang.

“Sungminnie! Sungminnie!”

Sontak sebuah suara yang memanggil namanya sukses membuatnya menoleh, tak terkecuali Kyuhyun disana.

“Oh! Kibum-ah! Kau belum pulang?” Tanya Sungmin saat Kibum sudah menghampirinya.

“Aku menunggumu. Orang-orang bilang kau dihukum guru bersama artis itu untuk membersihkan gudang. Memangnya apa yang kau lakukan dengannya hingga guru menghukum kalian berdua?” Desak Kibum penasaran.

Sungmin melirik tak enak kearah Kyuhyun yang masih disana. Ia buru-buru mempelototkan matanya pada Kibum agar sahabatnya itu sadar kondisi.

Kibum mengikuti arah mata Sungmin. Dan sontak ia menganga saat sosok Kyuhyun ternyata ada disana.

“Oh.. Annyeonghaseo..” Sapa Kibum yang hanya dibalas anggukan kecil Kyuhyun disana.

Sungmin menggeleng-gelengkan kepalanya mendapati tingkah aneh Kibum yang selalu tidak melihat situasi dan kondisi kalau sedang membicarakan sesuatu. Sungmin melirik sosok lain yang berada tidak terlalu jauh di belakang tubuh Kibum, dan itu membuatnya mengernyitkan dahi.

“Kibum-ah..” Panggil Sungmin dengan suara nyaris berbisik.

“Wae?” Respon Kibum tak kalah berbisik.

“Dia.. Kenapa bisa ada disana?”

Kibum sontak menolehkan kepalanya ke belakang untuk melihat sosok yang tengah Sungmin bicarakan.

“Oh, dia ngotot ikut denganku.” Ujar Kibum.

Pemuda itu kembali menolehkan wajahnya menghadap Sungmin. “Sudah kuduga dia itu masih menyukaimu. Percaya padaku sebentar lagi dia akan datang dan memintamu untuk kembali padanya.” Bisik Kibum pada Sungmin.

Sungmin tersenyum mendengar penuturan Kibum. “Benarkah? Jungmo akan seperti itu menurutmu?”

“Geurommm!”

Sungmin makin tersenyum lembar mendengar ucapan sahabatnya.

“Kibum-ah!”

Sungmin dan Kibum sontak menoleh kearah Jungmo yang tiba-tiba memanggil. “Ada apa?” Tanya Kibum.

“Aku pulang dulu. Aku masih banyak urusan.” Terangnya dan berjalan pergi.

Sungmin mengamati tubuh Jungmo yang semakin menghilang disana. Sedikit raut kesedihan memancar dari wajahnya.

“Ckckck.. Dia masih saja jual mahal.” Gumam Kibum memandangi sosok Jungmo dan kemudian kembali Menoleh pada Sungmin. “Sungminnie.. Katjaaa kita pulang.. Katjaaa katjaaa..”

Kibum segera meraih tangan Sungmin dan menariknya pergi. Sungmin nampak sebentar menolehkan kepalanya melihat Kyuhyun yang juga sedang memandanginya dengan raut datar.

Kyuhyun memegang dagunya cukup lama. Sepertinya mengenai persepsinya kalau Sungmin dan pria yang baru saja ia ketahui bernama Kibum itu berselingkuh dan menyebabkan kandasnya hubungan Sungmin dan Jungmo nampaknya salah. Buktinya Kibum dan Jungmo terlihat begitu akrab?

“Tapi aku tidak mungkin salah.. Pria bernama Kibum itu terlihat jelas kalau dia menyukai Sungmin.” Gumam Kyuhyun.

Pemuda itu akhirnya melanjutkan langkah kakinya.

“Kalau bukan karena Sungmin yang berselingkuh.. Apa mungkin mereka putus karena Jungmo yang menyakiti Sungmin?”

Entah kenapa Kyuhyun nampak begitu penasaran tentang percintaan Lee Sungmin.

.

.

.

Keesokan harinya, di ruang kelas. Kyuhyun tak henti-hentinya melirik-lirik kearah Jungmo yang duduk tepat di sebelahnya tapi bukan sebagai teman sebangku.

Pemuda itu memandangi wajah Jungmo dengan begitu lekat. Dari wajah Jungmo tak terlihat tipe yang suka mempermainkan wanita. Jadi apa yang menyebabkan Sungmin dan Jungmo putus? Tidak! Jangan menilai seseorang dari luarnya kan? Jadi jangan tertipu dengan penampilan Good Boy dari Jungmo. Kyuhyun mengacak-acak rambutnya frustasi. Kenapa juga dia harus pusing sendiri memikirkan hal itu?

Bel istirahat terdengar berbunyi. Murid-murid mulai berhamburan keluar kelas untuk merilekskan sejenak otak mereka seusai belajar.

Kyuhyun berdiri dari kursinya dan berjalan menghampiri Jungmo yang nampak baru saja memberes-bereskan barang-barang di mejanya.

Jungmo mengangkat wajahnya dan mendongak kearah Kyuhyun yang tengah berdiri di depan mejanya.

Lama Kyuhyun memasang ekspresi penasaran kearah Jungmo. Dan itu membuat Jungmo makin kesal. Untuk apa orang yang menyebabkan hubungannya dan Sungmin putus berada di depannya saat ini?

Belum sempat Kyuhyun melemparkan pertanyaan seputar kandasnya hubungan pria itu dan Sungmin yang selalu berputar di kepalanya. Kyuhyun menganga saat Jungmo dengan acuhnya malah pergi melewatinya begitu saja.

Hey! Ada apa??

Kyuhyun memasang ekspresi sebalnya kearah pintu kelas dimana Jungmo baru saja keluar.

“Dia menyebalkan sekali. Pantas saja dia dan Sungmin putus. Pasti karena gadis itu tak tahan dengan sifat menyebalkannya itu.” Gerutu Kyuhyun.

.

.

.

Kyuhyun celingak-celinguk saat ia baru saja tiba di kantin sekolah. Sungguh, dia bosan sedari tadi setiap ia melangkah pasti cahaya kamera terus menghujamnya. Terkadang Kyuhyun lebih memilih berada di dalam toilet saja.

“Sungmin-ah!”

Kyuhyun segera melambai-lambaikan tangannya ketika manik mata miliknya menangkap sosok Sungmin di kantin. Sepertinya Kyuhyun menepati janjinya untuk memanggil Sungmin dengan panggilan ‘Sungmin-ah’.

Kyuhyun tak mempermasalahkan kedekatannya dengan Sungmin ini akan sampai ke tangan wartawan di luar sana. Karena pihak agensi sudah mengurus semuanya. Agensi sudah bekerja sama dengan pihak sekolah agar tak memperbolehkan murid-murid atau semua warga sekolah memposting dan mengatakan hal-hal aneh ke luar sekolah mengenai Kyuhyun dan apabila itu terjadi maka sanksi berat akan diterima si pelaku. Mereka hanya diperbolehkan memfoto Kyuhyun sebatas koleksi pribadi saja.

Sementara itu. Sungmin menggerutu dalam diam saat suara yang sangat ia sukai ketika bernyanyi itu menembus gendang telinganya. Tapi saat suara itu memanggil namanya seperti ini. Rasanya ia mau menggali kuburan dan menyembunyikan tubuhnya dengan cepat. Ahhh itu menjadi mengerikan!

“Mau apa lagi dia?” Rutuk Sungmin dan makin menundukkan wajahnya sampai-sampai kepalanya sudah mau masuk ke dalam mangkuk makanan di depannya.

“Sungmin-ah! Annyeong!”

Suara itu benar-benar terdengar begitu dekat dengannya. Dengan keberanian yang tak ikhlas ia mendongak dan memandang Kyuhyun dengan pandangan memelas.

“Ada perlu apa lagi?” Cicit Sungmin pelan.

Kyuhyun menarik salah satu kursi disana dan duduk.

“Tentu saja makan.. Tidak mungkin aku mau buang air kecil disini kan?”

Sungmin serasa ingin melempar kursi kearah Kyuhyun saat itu juga.

Sungmin memegangi kepalanya frustasi. Tidakkah pria itu tahu kalau semalaman ponselnya tak henti-hentinya berbunyi? Tidak usah berpikir lama untuk menebak ada apa. Tentu saja itu teror! Teror dari Murid-murid yang kebetulan juga merupakan fans-fans Cho Kyuhyun terhadapnya. Ia sudah menduga hal itu akan terjadi kalau ia berdekatan dengan Idol sebesar Kyuhyun.

“Minnie..”

Sungmin kembali mengangkat kepalanya dan menemukan sosok Kibum sudah berdiri di depannya. Lihatlah wajah Kibum sekarang, dia pasti bingung kenapa dirinya ini bisa bersama Kyuhyun lagi?

“Oh Kibum-ah.. Kau datang?”

Kibum mengangguk dan menyeret salah satu kursi di dekat Sungmin tapi matanya tak henti-hentinya mengawasi Kyuhyun.

Kini Sungmin, Kyuhyun beserta Kibum tengah menyantap hidangan mereka masing-masing. Namun walau begitu tak menutupi ada-ada saja hal yang membuat Sungmin terganggu.

Sungmin berulang kali mengamati tingkah dua orang pria di dekatnya itu. Walapun Kyuhyun dan Kibum tak mengeluarkan kegaduhan. Tapi kalau melihat mereka yang tak henti-hentinya melirik satu sama lain dan sesekali memandangi dirinya. Itu membuat Sungmin merasa tak nyaman.

SRAT

Sungmin berdiri dari kursinya tiba-tiba. “Aku ingin ke toilet sebentar.” Ucapnya entah ke Kibum atau Kyuhyun.

kibum dan Kyuhyun hanya mengangguk pelan mendengar ucapan Sungmin. Setelah kepergian Sungmin ke toilet, kini Kyuhyun dan kibum kembali fokus pada makanannya.

Kyuhyun kembali melirik Kibum yang ada di dekatnya.

“Kibum-ssi.”

Kyuhyun akhirnya yang memutuskan untuk menyapa terlebih dulu.

“Ya?” Tanya Kibum.

Kyuhyun nampak menimbang-nimbang sesuatu.

“Kau.. Apa hubunganmu dengan Sungmin?”

Kibum mengernyitkan alis saat Kyuhyun bertanya padanya. Apa-apaan pertanyaan itu? Seharusnya dia yang bertanya hal seperti itu pada Kyuhyun, kenapa ia selalu mengekori Sungmin-nya kesana kemari?

“Aku tetangganya.. Bisa dibilang juga sahabatnya.. Kami sudah hidup berdampingan sejak kami baru lahir.” jawab Kibum.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Oh begitu.. Sepertinya itu jawaban yang cukup masuk akal kalau melihat kedekatan pemuda itu dengan Sungmin.

“Eumm.. Sungmin pernah bilang padaku kalau dia baru putus dengan kekasihnya.. Apa orang itu adalah Jungmo?”

Kyuhyun benar-benar aneh sekarang di hadapan Kibum. Kenapa orang ini kepo sekali? Batin Kibum.

“Ne.. Waeyo? Apa ada masalah?”

“Ah tidak.. Tidak ada.”

Kyuhyun kembali memakan makanannya. Sesungguhnya masih ada yang ingin ia tanyakan? Apa tidak apa-apa?

“Eum.. Kibum-ssi..”

“Apa lagi?”

“Siapa yang memutuskan hubungan?”

Kibum memandang Kyuhyun aneh.

“Kenapa kau ingin tahu?”

“Hanya penasaran.”

Kibum menyeruput jus jeruknya.

“Jungmo.. dia yang memutuskan. Jangan bertanya lagi. Aku jadi tidak enak membicarakan urusan pribadi orang lain padamu.”

Kyuhyun sudah menduga. Pasti Jungmo itu tipe pria yang sering menyakiti hati wanita!

“Kasihan sekali Sungmin.” Gumam Kyuhyun yang masih dapat didengar oleh Kibum.

Kibum mendelik kearah Kyuhyun di dekatnya. Kasihan? Kasihan katanya? Tidak kah dia tahu kalau dia sendiri yang menyebabkan Jungmo memutuskan Sungmin? Karena kefanatikan Sungmin padanya? Pada Cho Kyuhyun?

Kibum menggeleng-gelengkan kepalanya tak perduli.

“Kibum-ssi.”

“Hmm?”

“Apa kau menyukai Sungmin?”

“UHUK!”

Kibum yang sedang mengunyahpun sontak tersedak saat Kyuhyun bertanya hal aneh seperti itu padanya.

Kyuhyun memandang jijik kearah meja yang sudah terkena semburan isi mulut Kibum. Kyuhyunpun dengan hati-hati menyingkirkan makanannya ke pojok meja. Dia sudah tak berselera untuk melanjutkan makanannya.

“Kenapa kau bisa bertanya seperti itu?” Tanya Kibum setelah mulutnya tak mengunyah apapun lagi.

“Hanya saja kau terlihat seperti itu.”

“Tidak! Aku tidak menyukainya! Kenapa aku bisa menyukainya? Dia itu gadis cerewet.. Kau tahu itu kan?”

Kyuhyun mengangguk membenarkan ucapan Kibum. Benar.. Kenapa ia bisa berpikiran kalau Kibum bisa menyukai gadis cerewet seperti Sungmin ya?

“Jangan bertanya seperti itu lagi padaku.. Itu terdengar aneh kalau aku menyukai Sungmin. Kami berteman sudah seumur hidup. Aku dan dia hanya berteman kok.”

Kyuhyun merasa tak enak pada Kibum. Apa pertanyaannya begitu menyinggung?

“Aku kembali.”

Suara Sungmin kembali mengalihkan fokus kedua pemuda disana.

Sungmin mengernyit saat menangkap ekspresi aneh dari Kibum dan Kyuhyun yang menatapnya.

“Wae? Kenapa menatapku seperti itu?”

.

.

.

Sungmin berulang kali menjinjitkan kakinya dan mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Tapi sudah berulang kali juga ia mencoba akan tetap saja dia tak bisa meraih buku itu.

Sungmin mendengus geram. Dia ingin melompat dan mengambil buku itu. Tapi isi perpustakaan sedang ramai-ramainya. Akan aneh kalau dia menimbulkan suara berisik di tempat seperti ini akibat melompat.

Sungmin menolehkan kepalanya kesana kemari. Mungkin saja ia bisa meminta bantuan dari seseorang yang cukup dikenalnya disini. Tapi sepanjang matanya memandang, tak ada seorangpun yang sekiranya bisa ia mintai bantuan.

Sungmin menyipitkan mata saat sebuah siluet yang cukup familiar tertangkap oleh matanya. Sungmin memandangi sosok itu dari tempatnya berdiri. Dia ragu.

“Jungmo akan berpikir aku tidak tahu malu kalau masih menyapanya.” Gerutu Sungmin.

Sungmin tertunduk lesuh. Andai Jungmo masih menjadi kekasihnya, dia pasti tak akan sefrustasi ini untuk meminta bantuan pada pemuda itu.

“Tapi hanya dia yang bisa kumintai bantuan. Aishh.. Bagaimana ini?”

Sungmin menghentak-hentakkan kakinya. Apa? Apa yang harus dia lakukan?

“Ini..”

Sebuah suara membuat Sungmin menoleh.

“Oh OMO! J.. Jungmo?”

Matanya membulat besar dan mulutnya menganga? Ia seketika kembali menolehkan kepalanya kearah tempat dimana ia begitu jelas berani menjamin Jungmo ada disana. Tapi.. Ternyata sudah tidak ada. Jadi.. yang di dekatnya ini benar-benar Jungmo? Tapi kapan dia bergerak dari sana?

“Ambillah.. Kau mau mengambil ini kan?”

Sungmin mengangguk canggung dan mengambil buku yang baru saja diberikan Jungmo padanya itu.

“Te.. Terima kasih.”

Jungmo menganggukkan kepalanya sedikit dan kembali berjalan.

.

.

.

Kyuhyun menjentuk-jentukkan kakinya yang berbalut sepatu itu bosan. Kini ia sedang berdiri di depan teras gedung sekolah menunggu Hyuk hyung untuk menjemputnya seperti biasa. Sebenarnya Kyuhyun sudah mengajukan agar ia membawa mobilnya sendiri saja kalau untuk urusan pulang pergi sekolah. Tapi Hyung-nya itu berkata tidak baik untuk imagenya sebagai pelajar apalagi ia belum mempunyai SIM kalau melihat umurnya. Citranya akan memburuk kalau dilihat orang banyak.

DRETTTT

DRETTTT

Kyuhyun segera merogoh sakunya dan mengambil ponsel dari sana. Alisnya berkerut saat membaca nama kontak di layar itu.

“Yeobseo? Hyukjae Hyung.. Aku hampir kering menunggumu!”

Kyuhyun langsung melayangkan protesnya. Ia masih mempunyai jadwal untuk latihan persiapan konser sehabis pulang seperti biasa.

“Mwo? Lalu aku bagaimana pulang?”

“…..”

“Itu akan memakan waktu lama dan ribet Hyung! Bagaimana bisa aku pulang sendiri?”

” … .”

“Aku tidak bawa uang banyak untuk naik taxi! Untuk apa aku membawa uang banyak ke sekolah kalau kau yang menjemputku kan?”

” … .”

“Mwo? Naik BUS? Kau Gila Hyung! Aku bisa habis ditangan FANS!”

Kyuhyun segera mengecilkan suaranya saat beberapa murid lewat hilir mudik di sekitarnya.

“Masker? Ia aku membawanya. Ia.. Kacamata, syal, topi dan segala atribut penutup wajah aku selalu membawanya.”

” … .”

“Kau benar-benar mau menyuruhku naik bus ya?”

” … .”

“Tapi.. Kenapa kau tiba-tiba seperti ini? Naik bus akan sedikit lambat. Biasanya kau paling suka menyuruhku cepat-cepat pulang untuk berlatih di Gedung kantor?”

” … .”

“Mwo? Kau serius? Aku tidak perlu berlatih hari ini?”

Ekspresi Kyuhyun sudah berubah total saat ini.

“Wae? Kenapa kau aneh sekali hari ini Hyung?”

” … .”

“Oh.. Araso.. Ya aku mengerti.”

” … .”

“Coba kau mengatakan dari awal kalau aku tak perlu ke Kantor jadinya kan aku tak perlu berdebat panjang denganmu mengenai Bus.”

“…”

“Ne Hyung tidak apa-apa. Araso.. Ne..”

Kyuhyun menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku seragam yang ia kenakan.

Ia membuka ransel dan mengambil beberapa barang dari sana. Topi, syal, masker, kacamata dan..

“Kemana dompetku?”

Kyuhyun terus mengobrak-abrik isi ranselnya namun dompetnya tetap tak ia temukan.

“Apa tertinggal di kelas?”

Kyuhyun kembali menutup zipper tasnya dan melangkah masuk ke dalam gedung. Setibanya di dalam kelas ia langsung menghampiri mejanya.

“Ah! Akhirnya ketemu!”

Kyuhyun langsung mengambil dompet yang ia temukan disana.

Dengan cepat ia memasukkan benda itu ke dalam ranselnya dan kembali keluar.

Ketika dia melewati lorong-lorong kelas. Ia tak sengaja bertemu dengan Kibum yang nampak tergesa-gesa.

Pemuda bermarga Kim itu terlihat terus menyelusuri tiap ruangan kelas.

“Waeyo? Kibum-ssi, ada apa?” Tanya Kyuhyun penasaran.

Namun pertanyaannya itu tak begitu digubris oleh Kibum.

Kyuhyun mengikuti Kibum dan terus bertanya.

“Kibum-ssi.. Kau sedang apa? Apa yang kau cari?”

Seragam Kibum sudah sangat berantakan. Wajahnya juga terlihat frustasi.

“Kibum-ah!”

Sebuah suara lain terdengar disana. Kibum dan Kyuhyun menghentikan langkahnya dan berbalik.

“Bagaimana? Kenapa Sungmin bisa hilang?” Tanya sosok yang baru muncul tersebut.

Sosok yang diketahui Jungmo itu langsung menghampiri Kibum.

Kyuhyun terpaku mendengarnya. Hilang?

“Aku juga tidak tahu! Saat aku ke kelasnya hanya tasnya yang aku temukan! Ini sudah lama dari waktu pulang tapi dia tetap tidak ada.” jelas Kibum panik.

Sedangkan itu Kyuhyun mengamati percakapan dua orang yang ada di depannya dalam diam.

“Aku akan membantu mencari.. Ayo,” Ajak Jungmo.

Jungmo dan Kibum langsung memencarkan diri. Kyuhyun yang baru tersadar dari kakagetannya pun langsung ikut bergerak.

Hilang? Memangnya dia hilang kemana?

Kyuhyun berlari mengitari lorong-lorong kelas, memasuki ruangan disana.

Segala ruangan sudah dia masuki. Tapi tetap tidak ada. Kyuhyun berjalan berbelok menuju area kantin dan toilet. Setibanya di kantin, tempat itu sudah sangat sepi. Ia kemudian melanjutkan langkahnya lebih ke belakang.

DUK

DUK

Saat ia melewati toilet. Kyuhyun berhenti dan segera memasang telinganya benar-benar. Dia mendengar bunyi aneh. Lama ia memandangi pintu toilet tersebut. Apa tidak apa-apa kalau dia masuk?

Kyuhyunpun masuk ke dalam toilet wanita disana. Dengan ragu-ragu ia mengetok satu persatu bilik yang ada.

“Halo.. Apa ada orang?” panggilnya.

Tidak ada jawaban disana.

“Sepertinya tidak ada.” gumamnya dan melanjutkan ke bilik selanjutnya.

DUK

DUK

Kyuhyun langsung menempelkan telinganya pada pintu yang mengeluarkan suara aneh.

“Sungmin? Apa kau Sungmin?” Panggilnya dari luar.

DUK

DUK

Bunyi itu makin keras. Dan Kyuhyun langsung mengambil spekulasi kalau di dalam sana memang benar-benar Sungmin.

“Sungmin! Sungmin! Kau baik-baik saja?”

Kyuhyun langsung meraih knop namun pintu itu terkunci.

“Aishh! Siapa yang melakukan ini?” Geramnya.

Kyuhyun memegang kepalanya untuk beberapa saat. Ayolah.. Ayolah.. Berpikir!

“Sungmin?! Kau baik-baik saja?” Tanyanya lagi.

Tapi yang terdengar hanyalah bunyi DUK DUK yang masuk ke dalam telinganya.

“Dobrak? Iya.. Harus didobrak.”

Kyuhyun kembali meraih knop pintu dan mendekatkan tubuhnya pada pintu.

“Sungmin! Kau dengar aku!? Aku akan mendobrak pintunya! Jadi posisikan tubuhmu di tempat yang aman?! Araso?”

Kyuhyun memundurkan tubuhnya dan melepas ranselnya ke lantai. Dia tidak begitu yakin ini akan berhasil mengingat seumur hidupnya dia belum pernah mendobrak pintu manapun. Tapi mengingat ia pernah melihat sebuah adegan di drama-drama, ia sedikit percaya diri.

BRAK

Tubuhnya sudah menghempas pintu. Tapi kenapa tidak terbuka? Kembali ia melangkah mundur dan..

BRAK

BRAK

Kyuhyun menarik nafas panjangnya. Untuk kali ini.. Pintu harus terbuka.

BRAKKKKK

PRAK

Kyuhyun hampir merasakan tubuhnya nyaris terjatuh ke dalam toilet saat pintu berhasil terbuka.

Matanya membulat lebar saat mendapati kondisi Sungmin.

“Ya Tuhan! Siapa yang melakukan ini?”

Dengan tanggap Kyuhyun membuka ikatan tali yang ada di pergelangan tangan maupun kaki Sungmin. Setelah itu ia pun juga membuka lakban yang membekap mulut wanita itu.

Kyuhyun langsung membopong tubuh Sungmin keluar. Namun saat mereka sampai tepat selangkah keluar dari pintu. Sungmin terjatuh dan menyebabkan keduanya harus ikut terduduk di lantai.

“Sungmin-ah? Kau baik-baik saja?” Tanya Kyuhyun sambil menepuk-nepuk pipi gadis itu.

Sungmin langsung memeluk tubuh Kyuhyun. Pemuda itu sangat bisa merasakan kalau tubuh gadis itu tengah bergetar di pelukannya.

“Aku.. A.. Aku.. Fansmu.. Me.. Mereka yang.. Mela.. Melakukannya.”

Kyuhyun tertegun mendengar ucapan Sungmin. Kyuhyun makin mengeratkan pelukannya pada wanita itu.

Aishh! Fansnya? Fansnya???! Awas saja mereka! Dia tidak butuh fans yang anarkis!

“Tidak apa-apa.. Tenanglah.. Kau sudah aman.” Tukas Kyuhyun sembari mengelus rambut Sungmin.

“Sungmin-ah?!” / “Minnie!”

Jungmo dan Kibum terlihat baru saja muncul dan kini berada tepat di depan pintu masuk toilet. Kedua pria itu terdiam saat mata mereka memandangi tubuh Lee Sungmin yang sudah berada di pelukan Cho Kyuhyun.

“Kyuhyun.. Apa yang terjadi?” Tanya Kibum yang melangkahkan kakinya mendekati Kyuhyun dan Sungmin disana.

“Minnie.. Kau tidak apa-apa?” Tanyanya sembari menyentuh kepala Sungmin.

Kibum terhenyak saat ia menyentuh kepala gadis itu. Sungmin malah makin mengeratkan pelukannya terhadap Kyuhyun.

Apa ada hal yang serius telah terjadi?

Tanpa harus memikirkannya lebih lanjut Kibumpun kembali menarik tangannya.

“Aku.. Aku akan menunggu di luar. Ini sudah sore.. Kita harus pulang.” Tukasnya dan melangkah keluar dari toilet.

Sementara itu Jungmo yang masih berdiri di depan pintu tetap pada ekspresinya.

“Tidak apa-apa.. Ada aku.. Kau aman.”

Suara Kyuhyun yang tengah mencoba menenangkan Sungmin menembus telinga Jungmo.

Pria itupun melangkahkan kakinya mendekat.

“Sungmin-ah.. Kau harus pulang. Kibum menunggu di luar.” Ajak Jungmo dengan suara lembutnya.

Tapi sama saja, bukannya berdiri.. Sungmin malah memeluk Kyuhyun makin erat. Jungmo memutar bolamatanya kesal dan melirik Kyuhyun disana.

“Cho Kyuhyun.. Bisa kau lepaskan pelukanmu? Dia harus pulang.” Tanya Jungmo dengan nada suara tak suka.

Kyuhyun terus mengelus-elus kepala Sungmin.

“Dia masih belum tenang.. Aku tidak bisa melepasnya.”

Urat tangan Jungmo nampak mengeras.

“Lepaskan tanganmu.. Lebih baik dia pulang dengan cepat.”

Jungmo menarik dan menyingkirkan tangan Kyuhyun yang melingkar di penggung Sungmin dengan paksa. Tapi lagi-lagi pemuda Cho itu menahan tangannya.

“Sudah kubilang dia masih belum tenang..” Ujar Kyuhyun masih belum menolehkan wajahnya kearah Jungmo.

“Kau bukan siapa-siapanya! Jadi lepaskan tanganmu!”

Kyuhyun mengepalkan tangannya mendengar Jungmo yang bisa-bisanya berteriak di saat seperti ini.

“Keluarlah.. Sungmin aman denganku.” Ujar Kyuhyun mencoba tenang.

“Ya Cho Kyuhyun!!”

“Sudah kubilang tidak ya tidak!!!”

Kyuhyun kehabisan kesabaran. Pemuda itu akhirnya membalas teriakan Jungmo.

Matanya menatap sengit Jungmo yang berdiri di depannya.

“Sudah kubilang.. Aku.. Tidak akan melepaskannya.”

.

.

.

Cont-

Maaf untuk keterlambatannya. Sebenarnya chapter ini udh lama jadi tp emang baru bisa dipublish soalnya sengaja nyudahin pengumuman UN. Deg-deg-an itu ga enak banget ><

Dan Alhamdulillah saya LULUS! Sekolah saya 100 % Lulus. Luar biasa perjuangan UN tahun ini. 30 paket, Barcode, LJK Tipis, Pendistribusian terlambat, sampai Tingkat kesulitan soal dinaikkan. Luar biasa.. Ada yg juga lulus seperti saya? Akhirnya selesai juga SMA kkkk~

Oh ya kembali lagi ke ff.. Bagaimana chapter ini? Apa mengecewakan? Tp ini udh ngestuck idenya cuma begini huhu. Aku harap kalian ga kecewa ^^

Seperti biasa.. Komen = Semangat saya untuk menulis. Jangan bosan-bosan ngekomenin ff gaje saya ya =,=

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

19 responses to “– Too Bad! – KyuMin – GS – Part 4 –”

  1. heldajungsoo says :

    Wo. . . ending part ini keren bgt, syukurlah kyu yang nemuin min. apalg min meluk kyu erat bgt.

  2. heldajungsoo says :

    Wo. . . ending part ini keren bgt, syukurlah kyu yang nemuin min. apalg min meluk kyu erat bgt.

  3. Tika says :

    Ah senangnya kalau sikap Sungmin sepert i2 terus. Peluk2 Kyu, yah Min bagi2 jg dong Kyu’nya.

  4. 규민 사랑해요 says :

    wah wah ming mulai percaya ke kyu pagi
    jungmo slalu sakit hati ya
    oppa ma aq aja

  5. gpristiya27 says :

    yeeyeye Kyumn ada kemajuan
    ah jahatnya fans kyuhyun itu
    selamat ya ka lulus 100%
    perjuangan 3 thun yang dibalas dengan 5 hari UN hehe
    tinggal smp ama sd nih
    lanjut ka ditunggu
    hayaku yaa🙂

  6. Cho Minyu says :

    maaf banget ga sesuai janji yang langsung baca ke chap4..
    waktu itu aku bantu ibu terus beberapaharinya sibu bru sempetanjut baca sekarang.
    mian~
    hahh berharap kyu cepetan suka ama min.
    min sadar perasaan dia ke kyu yang beda sama perasaan dia ke jungmo.
    cepetan kyumin saling jatuh cinta *maunya*
    harus kasih pelajaran sama yg udah buat min jd kaya gitu.
    lanjut~ Fighting!!

  7. Chacha says :

    Poor ming yng di gituin sama fansnya kyu.
    Itu cho kenapa jadi kepo begitu sih?.
    Dia g tau jja kalau gegara dia sampe momo putusin ming. ><
    Makin seru!!!
    KyuMin makin ada kemajuan dekatnya.

  8. mikyungmii says :

    Ckck Kyuhyun emang kepo, aneh, Kibum juga.
    Biasanya Kibum kan kalem.. Apa gara2 kebawa suasana (?)
    Haha..
    Jungmo & Kyuhyun sama-sama keras kepala.
    Ayo rebut lagi Sungmin nya, Jungmo.
    Rebut dari si evil cho😀

  9. Choi yong mun says :

    Akhirnya kluar juga lanjutanyaa.. Ayoo lanjutin lagi seruu ceritanyaa.. Ditunggu next chapnya..
    Fightingg yaaaaa…😉

  10. Shisyl cloudsJOYer says :

    uwaaa…jd si Kyu blum tau kalo Minnie sparkyu alias Fansnya??
    iyalaah,ming aja gak bilang trus ditambah sikapnya ke Kyu yg biasa2 aja.hehe
    itu knpa Minnie?meluk kyu-nya gitu bgt,smpe gk sdar ada kibum n jungmo..
    cpet update next part dan jg FF lainnya yaa..
    Cheropone itu Teasernya benar2 Teasing me,
    jgn lupa di TAG juga sya..
    mski ntar udh jd Mahasiswi,,trus brkarya n jgn brenti bkin reader penasaran dg smua FFmu,
    hwaiting^^

  11. cicikyumin137 says :

    next chingu jangan lama-lama ne ^^

  12. sara samuel wuarlela pangemanan says :

    wah min kasihan buanget disekap ditoilet mha fans kyu. . . Tpi syukurlah krn kyu menemukanx. . . . Jdi penasaran kelanjutanx. . . Lanjt thor

  13. ChoLee KyuMin says :

    Waow.. Fans kyu beraksi…
    Untung yg nemuin kyuhyun..
    baiklah cho kyu bakalan murka ntar..

  14. Iin rachma says :

    Konflik mulai memanas..
    Knapa jdi pengen.ny sungmin balikan lgy ama si jungmo #ditoyor kyu, kasian klo sungmin trus^an d teror sama fans.ny kyuhyun..

  15. seungyoung says :

    Haduuhh…jahatnya fans kyuhyun
    Kan kasian sungmin nyaa..
    Untung kyu yg nemuin..
    Sungmin meluk nya erat bgt..

  16. Indriyana Prasasti says :

    Yaampun makin seruuuuuu. Sungmin makin meluk kyuhyun . Itu tandanya sungmin udah mulai jatuh ke tangan kyuhyun *maybe*

    lanjutlah

  17. kyuminshipper says :

    kasian ming. .kejam bgt sih fansnya kyu. .
    Ciee. .kyumin moment ^^
    ming sadar ga ya kalo meluk kyu gtu ?
    Sampe kibum pun sempet diacuhin sama ming. .jungmo juga. .

  18. Vivi says :

    Kasian bnget Minnie, keliatan shock bnget dia tuh!!

    Fans kyu oppa kejam bnget…

  19. ritsu says :

    aigooo ~
    kasian minne di kurung dalam kmar mandi,,tpi syukurlah kyu yg mnemukannya,,
    next eonni >>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: