– Too Bad! – KyuMin – GS – Part 5 –


Too Bad!

KyuMin © God

Story © Chizawa Lynch

Rated : T

~KyuMin~

Warning : Mungkin OOC, Typo, Gaje. dll.

Genre : Romance & Comedy

Length : Chaptered.

.

GS

.

Point of View : Author

.

0o0o0

Chapter 5

.

“Sudah kubilang.. Aku.. Tidak akan melepaskannya.”

.

.

.

Jungmo mengeratkan kepalan tinjunya saat mendengar nada tinggi dari suara Kyuhyun. Matanya masih terus saling melempar tatapan tajam pada Kyuhyun.Kyuhyun menarik nafasnya pelan dan memutuskan untuk kembali tenang. Ia makin mengeratkan pelukannya pada tubuh Sungmin dan mengelus lembut rambut gadis itu.

“Keluarlah..”

Sekali lagi usiran yang dilempar Kyuhyun pada Jungmo. Ia benar-benar tidak sedang ingin berdebat kali ini.

“Tidak sebelum kau melepaskan Sungmin.”

Kyuhyun menghentikan gerakan tangannya yang tengah mengelus rambut Sungmin. Dan kembali mendongak menatap Jungmo.

“Jangan kekanak-kanakan. Kim Jungmo.” Desis Kyuhyun mulai kembali panas.

“Aku tidak kekanak-kanakan. Kau tidak berhak memeluknya!”

“Ya Kim Jungmo!!”

“Sungminnie!!”

Setelah teriakan Kyuhyun terdengar meneriakkan nama Jungmo. Suara lain tak lama dari itu juga muncul.Kedua pria yang nampak sedang bersitegang itu sontak menoleh kearah pintu.

“Sungminnie.. Katjaaaa..”

Jungmo sedikit menyingkir saat Kibum kembali muncul dan langsung menghampiri Sungmin. Kyuhyun mengerjap-ngerjapkan matanya saat Kibum dengan seketika menarik Sungmin dari pelukannya.Sungmin berdiri dari posisi duduknya di lantai dan menoleh kearah siapa yang tengah menarik tubuhnya berdiri.

“Ini aku Kibum.. Jangan takut.”

Sungmin menatap Kibum dengan berkaca-kaca. Dan seketika memeluk tubuh sahabatnya itu dengan erat. Kyuhyun juga ikut berdiri dari posisinya. Pemuda itu menatap datar sosok Kibum dan Sungmin di depannya.

“Aku membiarkan kalian berdua di dalam bukannya untuk bertengkar.” Ucap Kibum sembari menatap Jungmo dan Kyuhyun bergantian.

Kibum mendengus kesal. Ia keluar karena berharap Kyuhyun dan Jungmo bisa menenangkan Sungmin. Tapi ketika dia menunggu di luar.. Hanya bentakan yang saling berbalas-balasan yang terdengar di telinganya.

“Sungminnie.. Kita pulang ya? Katjaaaa..”

Kibum dengan segera membawa Sungmin keluar dari toilet itu. Sedangkan disana Jungmo dan Kyuhyun hanya bisa terdiam sembari menatap kepergian Kibum dan Sungmin.

“Ini semua karenamu.”

Jungmo mendelik sebal kearah Kyuhyun yang kembali bersuara.

“Apa katamu?” Desis Jungmo.

Kyuhyun menoleh kearah Jungmo dan ikut melayangkan tatapan membunuhnya.

“Kalau kau tidak berteriak dan menyuruhku untuk melepaskan Sungmin. Mungkin Sungmin tak akan dibawa pulang Kibum.” Gerutu Kyuhyun.

“Apa masalahmu kalau Kibum membawa Sungmin pulang? Setidaknya Kibum lebih pantas berada di samping Sungmin daripada kau. Memangnya kau itu siapa?” Omel Jungmo kembali kesal.

Kyuhyun yang mendengar perkataan Jungmo itupun terbelalak. Memangnya kenapa? Sungmin kan temannya!

“A.. Apa??! Apa katamu?”

Jungmo berjalan keluar dan meninggalkan sosok Kyuhyun yang masih menatap dongkol kearahnya.

Pemuda itu mendengus kasar dan Kyuhyunpun meraih kembali tas yang dilemparnya ke lantai dan ikut keluar.

Pemuda itu merengut sepanjang langkah di lorong-lorong kelas. Dia sangat kesal dengan Kim Jungmo!

“Dia hanya mantannya kan? Mantan saja sudah sombong.” Dumelnya sepanjang hari itu.

.

.

.

“Aku tidak mau tahu! Pokoknya Hyung harus menangkap mereka!”

Kini Kyuhyun sedang duduk berhadapan dengan Eunhyuk. Sepulang dari sekolah, ia sudah uring-uringan sendiri menunggu managernya itu agar segera pulang dari pekerjaannya.

“Kau yakin itu ulah murid-murid??”

Kyuhyun yang tengah memeluk bantal sofa itupun nampak bersiap untuk membalas pertanyaan Eunhyuk.

“Tentu saja! Temanku itu tak akan berbohong. Coba kau bayangkan Hyung, dia dikurung di dalam toilet dengan kondisi kaki tangan terikat beserta mulut yang dilakban! Dia juga sempat memberitahuku kalau itu ulah orang yang menyatakan dirinya sebagai Fansku. Aku sih tidak mau punya fans berutal seperti itu. Pokoknya aku tidak mau tahu. Kau laporkan kasus ini pada Agensi dan bilang pada pihak Sekolah untuk segera menemukan pelakunya. Tapi, usahakan kasus ini tak tercium orang lain kecuali pihak sekolah. Aku tidak mau semuanya tambah kacau kalau hal ini menyebar di kalangan murid apalagi sampai keluar.”

Kyuhyun berbicara begitu panjang lebar. Membuat Eunhyuk yang mendengarnya menatap pemuda itu takjub.

“Huaaa.. Sepertinya kau sangat perduli dengan temanmu itu.”

Kyuhyun melirik Eunhyuk melalui ekor matanya.

“Tentu saja! Aku tipe orang yang setia kawan.”

“Baiklah baiklah.. Aku akan mengurus ini semua. Tapi Kyuhyun-ah.. Tidak seharusnya kau terlalu dekat dengan murid lain. Ya.. Bukannya aku membatasi pertemananmu.. Tapi kalau mendengar ceritamu mengenai hal yang menimpa temanmu itu. Kurasa hubunganmu dengan temanmu itu sangatlah mengundang kecemburuan dari fansmu.”

Kyuhyun mengerucutkan bibirnya saat mendengar ucapan Eunhyuk. Dengan kesal ia melempar bantal sofa yang ia peluk sedari tadi itu dengan cepat.

“Aku dan dia hanya saling berbagi meja ketika di kantin. Dan juga pernah sekali dihukum bersama di gudang karena suatu hal. Apanya yang menyebabkan kecemburuan fans?” Desak Kyuhyun.

“Apa?! Ya Tuhan! Jadi selama di sekolah kau selalu makan dengan temanmu itu dalam satu meja?”

Kyuhyun mengangguk.

“Temanmu itu seorang perempuan?”

Kyuhyun kembali mengangguk.

“Sempurna! Kau memang sedang mengundang fansmu untuk mencelakai teman wanitamu itu kalau seperti itu.”

“Tapi Hyung.. Aku senang berteman dengannya.”

“Walaupun begitu setidaknya kau harus sadar siapa kau. Kau itu Idol. Bukan orang biasa.”

Kyuhyun menghela nafasnya pelan.

“Araso.. Tapi aku memang senang berteman dengannya.” Ucap Kyu lesuh.

“Aku tahu.. Sudahlah. Aku tidak bermaksud membuatmu sedih dan melarang-larangmu untuk berteman. Sebaiknya kau segera pergi tidur. Besok kau harus bersekolah. Dan akhir pekan ini Konsermu akan segera digelar kan? Jadi simpan tenagamu.”

Kyuhyun mendongak dan menatap Eunhyuk penuh arti. Dia lupa kalau tidak lama lagi konsernya akan segera digelar.

“Hyung..”

“Eum?”

Kyuhyun melemparkan senyum lebarnya kearah Eunhyuk.

“Apa masih ada tiket yang tersedia?”

Hyuk mengerutkan dahinya.

“Wae? Apa ada orang yang ingin kau undang secara pribadi? Keluargamu akan datang?”

Kyuhyun menggeleng.

“Ahni.. Umma dan Appa sudah bilang mereka tidak bisa datang.”

“Lalu? Untuk apa kau bertanya tentang tiket?”

“Untuk temanku Hyung..”

“Mwo?! Teman? Teman yang mana? Sesama artis?”

“Ahni! Teman! Temanku! Teman yang baru saja kuceritakan!”

“Mwoya??!”

.

.

.

Kyuhyun mendongakkan kepalanya ke dalam isi kelas itu. Matanya mengedar ke segala penjuru untuk menemukan seseorang.

“Kemana dia?” desah Kyu lesuh.

Sejak bel istirahat berbunyi. Ia langsung meluncur ke kelas ini untuk mencari Sungmin. Tapi ketika sampai.. Wajah gadis itu tak juga dia temukan.

Kyuhyun melangkah menjauhi ruangan kelas itu dan masuk ke dalam kelas lain yang terletak hanya satu kelang dari kelas Sungmin.

Sesampainya disana. Ia tanpa ragu-ragu berjalan menghampiri seseorang disana.

“Kibum-ssi.”

Mendengar namanya dipanggil. Kibum yang memang sedang menidurkan kepalanya di atas mejapun mendongak.

“Kau? Ada urusan apalagi?” Tanya Kibum saat mendapati sosok Kyuhyun berada di depan mejanya.

Kyuhyun segera duduk di bangku yang terletak di depan Kibum.

“Apa kau melihat Lee Sungmin?” Tanya Kyuhyun langsung pada inti.

Kibum menguap seketika saat itu. Pemuda tampan tersebut dengan segera menutup mulutnya.

“Sungmin? Kau mencari Sungmin?” Tanya Kibum dan mengangkat kepalanya dari meja.

“Ne.”

“Dia tidak sekolah hari ini.”

“Mwo?”

Kibum kembali menaruh kepalanya di atas meja.

“Wae? Apa dia sakit?” Tanya Kyuhyun.

“Kau pikir setelah kejadian penyekapan di toilet kemarin dia bisa langsung datang ke sekolah? Dia masih terlihat shock. Dan juga memang dia sedikit tidak enak badan.”

Kyuhyun menundukkan wajahnya merasa bersalah. Bagaimanapun juga ini gara-garanya.

“Ini semua salahku.”

“Tentu saja itu salahmu.”

Kyuhyun makin menundukkan wajahnya saat mendengar suara Kibum.

“Tapi.. Jangan khawatir. Aku sudah menyuruh agensi dan pihak sekolah untuk mencari pelakunya.”

Kibum kembali mengangkat kepalanya dari meja dan menatap Kyuhyun cukup lama.

“Kyuhyun-ssi.”

“Ya?”

“Sepertinya kita harus berbicara sesuatu yang cukup serius. Ayo keluar.”

Kibum bangkit dari kursinya sedangkan Kyuhyun masih bertahan di kursi.

“Bicara? Tentang?” Tanya Kyuhyun.

“Tentang Sungmin. Katjaa..”

Kyuhyunpun akhirnya berdiri dan berjalan mengikuti Kibum. Di sela-sela perjalanan mereka yang melewati lorong-lorong kelas. Teriakan dan sinar kamera tak henti-hentinya menghujam mereka berdua.

Kibum menutup telinganya susah-susah. Fans Cho Kyuhyun itu berbahaya dalam segala aspek. Untung saja Sungminnya sudah bertobat.

“Baiklah.. Aku akan langsung saja.”

Kini mereka berdua sudah sampai di atap sekolah. Kyuhyun mengamati kondisi tempatnya berpijak sekarang. Huaaaa.. Dia baru tahu kalau ada tempat semacam ini.

“Aku ingin kau jangan dekati Sungmin lagi.”

Kyuhyun langsung menolehkan wajahnya menghadap Kibum. Apa dia bilang?

“Ke.. Kenapa?” Tanya Kyuhyun.

“Aku tidak mau melihat Fansmu menyakiti Sungmin lagi. Apa kau tak lihat bagaimana fansmu menyekap Sungmin kemarin?”

Kyuhyun menundukkan wajahnya kembali. Pemuda itu dengan lesuh juga mendudukkan tubuhnya di lantai atap.

Kibum yang mendapati sikap Kyuhyunpun hanya mampu mengerjap-ngerjapkan matanya.

Kenapa? Kenapa ekspresi orang ini sebegini menyedihkannya? Apa dia sudah kelewatan dalam berbicara?

“Ya! Kenapa kau.. Kau malah duduk di lantai begini?” Tanya Kibum gelisah.

“Aku minta maaf.. Aku tahu ini semua salahku.. Tapi.. Aku benar-benar ingin berteman dengan Sungmin.”

Kibum kian merasa bersalah saja melihat ekspresi kesedihan Cho Kyuhyun.

“Aishh.. Kenapa aku malah terlihat seperti orang jahat seperti ini? Ya! Berdirilah..” Ucap Kibum menyuruh.

“Kumohon.. Jangan menyuruhku menjauhi Sungmin. Kau tahu kan Idol sepertiku ini bagaimana? Mendapatkan teman itu sungguh sulit.”

Kibum menjambak rambutnya frustasi.

“Araso.. Aku minta maaf. Lupakan saja ucapanku barusan.”

Kyuhyun mengangkat kepalanya seketika. Senyum cerah tak lewat dari wajahnya.

“Benarkah? Aku.. Apa aku bisa terus berteman dengan Sungmin?”

Kyuhyun langsung berdiri dari posisinya dan berjalan mendekati Kibum.

“Ya.. Terserahmu saja.”

“YES!! Kibum-ahhhhh! Kau sangat baik! Apa kau mau menjadi temanku juga? Kurasa kita bisa berteman!”

Tubuh Kibum bergoyang-goyang kesana kemari akibat Kyuhyun yang terus menggerak-gerakan tubuhnya.

“Aku tahu aku tahu.. Tapi jangan menggerak-gerakkan tubuhku seperti ini. Aku pusing.”

Kyuhyun dengan segera melepas pegangan tangannya pada bahu Kibum.

“Kibum-ah.. Sebagai rasa terima kasih dan tanda pertemanan. Aku akan melakukan sesuatu untukmu.”

Kibum melirik Kyuhyun. Melakukan sesuatu?

“Kau ini sedang bicara apa?” Tanya Kibum tak mengerti.

Kyuhyun bergerak menuju telinga Kibum. Dia nampak akan membisikkan sesuatu.

“Aku.. Akan membantumu untuk mendekati Sungmin.”

Kibum terkesiap mendengar bisikan Kyuhyun.

“Mendekati Sungmin? Tidak perlu! Kau tahu sendiri kalau aku dan dia itu sudah berteman sejak lahir! Mau dekat seperti apa lagi?”

Kyuhyun mendengus mendengar ucapan Kibum. Kenapa pria ini lola sekali?

“Bukan seperti itu yang kumaksud. Maksudku itu.. Dekat seperti kekasih.. Kau tahu kekasih kan?”

Kini mulut Kibum terbuka lebar. Perkataan Kyuhyun benar-benar membuatnya nyaris jantungan.

“Mwoya?! Kekasih? Ya! Jangan main-main!”

“Aku tidak main-main. Kibum-ah.. Aku tahu kau menyukai Sungmin.. Jadi kenapa kau tak mau menjalin hubungan yang lebih dengannya?”

“Menyukai apanya? Aku tidak pernah bilang menyukainya!”

“Jangan berbohong Kibum-ah. Aku melakukan ini dan membantumu karena kau dan Sungmin adalah temanku. Di satu sisi ini demi Sungmin.. Aku benar-benar tidak rela kalau dia kembali dengan Kim Jungmo itu.”

“Kenapa kau bawa-bawa Jungmo?”

“Tentu saja.. Aku sangat sebal dengannya. Coba kau bayangkan.. Bagaimana perasaanmu kalau melihat Sungmin dan Jungmo kembali lalu bermesraan di depan matamu?”

“Tidak perlu membayangkannya. Aku sudah melihatnya langsung ketika mereka masih berpacaran dulu.”

Kyuhyun terdiam dan berdehem untuk membersihkan tenggorokannya sesaat. Ah benar juga.

“Eum.. Bukan bukan bukan. Coba kau bayangkan bagaimana kalau Sungmin dan Jungmo menikah?”

“Mwo??! Menikah??!”

“Tentu! Bagaimana perasaanmu?!”

Wajah Kibum berubah jadi kian panik.

“Aku belum sempat memikirkan sampai kesana. Tapi.. Kurasa itu akan menjadi buruk untukku.”

“GOTCHA! Tentu saja akan buruk untukmu. Karena kau cemburu! Kau itu menyukai Sungmin!”

Kibum mendengus pelan.

“Ya Kibum-ah.. Tenang saja. Percayalah padaku. Di tanganku kau dan Sungmin akan bersatu.”

Kibum kembali melirik Kyuhyun yang terus mengoceh di sampingnya.

“Tapi.. Ini akan terasa aneh.”

“Tentu saja akan aneh. Karena seumur hidup kalian hanya berteman dan berteman. Tapi walaupun begitu.. Kau tak boleh membohongi hatimu sendiri.”

Kibum memegangi kepalanya.

“Aku jadi pusing mendengar ocehanmu.” Gerutunya.

Kyuhyun tersenyum lebar.

“Oh ya.. Boleh aku meminta sesuatu padamu?”

“Mwo?”

“Sepulang sekolah ini.. Kebetulan jadwalku tidak ada. Bisakah aku ikut denganmu pulang? Aku ingin menjenguk Sungmin. Ada beberapa hal juga yang ingin kukatakan padanya. Bukankah kalian bertetangga?”

Kibum mengernyitkan alis.

“Untuk apa kau ke rumahnya?” Tanya Kibum sarkastik.

“Tentu saja sebagai Teman yang baik kita harus menjenguk teman yang sedang sakit. Ayolah Kibum.. Boleh ya?”

Kibum menatap Kyuhyun penuh pertimbangan.

“Baiklah.”

“Yessss!”

.

.

.

“Ini rumahnya?”

Kyuhyun dan Kibum sudah sampai di depan rumah Sungmin saat ini. Nampak Kibum hanya membalas pertanyaan Kyuhyun dengan anggukan pelan. Pemuda bermarga Kim itu nampak sedang akan membuka pintu di depannya.

“Kau.. Kau tahu kode pintu rumah Sungmin?”

Kyuhyun mengernyitkan dahi saat melihat Kibum nampak begitu lancar menekan tombol-tombol di depannya.

CKLEK

“Masuklah.”

Kyuhyun segera masuk dengan Kibum yang berada di depannya.

“Duduklah disana.. Aku akan memanggil Sungmin dulu di kamar.”

Kyuhyun mengangguk dan segera duduk di sofa yang ditunjuk Kibum tadi. Matanya mengamati sosok Kibum yang nampak memasuki sebuah kamar yang terletak di atas tangga.

“Kenapa dia seperti orang yang tinggal disini saja?” Gumam Kyuhyun.

Tidak lama dari itu. Suara pintupun terdengar terbuka. Kyuhyun langsung menolehkan kepalanya dan mendapati Sungmin yang turun dari tangga. Gadis itu nampak memakai jaket tebal.

“Kau.. Kenapa kau datang kesini?”

“Oh Sungmin-ah! Aku ingin menjengukmu hehe.”

Sungmin menatap aneh Kyuhyun. Gadis itu ikut duduk di sofa yang berhadapan langsung dengan Kyuhyun.

“Sungmin-ah.. Aku ingin minta maaf masalah kemarin. Aku tahu itu ulah fansku. Jadi aku minta maaf. Tapi kau jangan khawatir. Aku janji akan menangkap mereka dan membuat mereka terkena hukuman.”

Sungmin menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya.

“Sudahlah lupakan saja.”

Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan Sungmin.

“Oh iya.. Aku kemari juga ingin memberikanmu sesuatu.”

Sungmin menatap Kyuhyun yang nampak tengah mengambil sesuatu dari dalam tasnya.

“Ini.. Untukmu.”

Sungmin mengamati benda yang diletakkan Kyuhyun di atas meja dan disodorkan kepadanya.

Matanya hampir keluar melihat benda itu.

“Ini.. Ini.. Ini apa?”

Sungmin bertanya belaga bodoh. Tentu saja dia tahu apa ini. Tapi..

“Itu tiket konserku. Akhir pekan ini akan segera digelar. Aku harap kau akan datang kesana.”

Sungmin berdehem pelan. Ya Tuhan! Pemuda ini sedang mengundangnya secara pribadi kesana?

“Tapi.. Cho Kyuhyun..”

“Jangan menolaknya kumohon. Kau tahu aku meminta Hyung managerku untuk mencarikan tiket VVIP ini untukmu. Mereka bilang semua tiket sudah sold out. Tapi untung saja masih bisa diurus. Aku harap kau akan datang.”

Sungmin menundukkan wajahnya. Ia benar-benar tak tahu harus bagaimana bersikap. Kenapa mantan idolanya ini malah datang dan menyuruhnya untuk menonton konsernya.

“Ya Cho Kyuhyun!”

Sebuah suara menginterupsi obrolan Sungmin dan Kyuhyun. Kyuhyun menoleh kearah sumber suara. Mendapati sosok Kibum yang sudah berganti pakaian tengah turun dari tangga.

“Oh Kibum-ah!”

Kyuhyun sontak ikut berdiri dan berjalan menghampiri Kibum.

Sungmin mengamati penuh rasa keanehan saat mendapati Kyuhyun tiba-tiba menyeret tubuh Kibum dan malah mendudukkan sahabatnya itu tepat di samping Sungmin.

Kibum tersenyum aneh dan canggung. Pemuda Kim itu menoleh kearah Sungmin dan bingung harus bagaimana.

“Hehe.. Kalian nampak serasi berdua.”

“YA!”

Kibum langsung meneriaki ucapan Kyuhyun. Aishh! Dia belum siap.. Dia belum siap untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan Sungmin!

“Kibum-ah.. Ada apa denganmu?”

Suara Sungmin terdengar bertanya. Sontak saja Kibum menoleh kearah gadis itu.

“Ahni.. Ahni.. Eum.. Apa ini? Tiket? Kau memberinya tiket?”

Kibum dengan segera mengalihkan pembicaraan.

“Oh.. Itu tiket konserku yang akan segera digelar akhir pekan ini. Aku ingin mengajak Sungmin kesana untuk menontonku. Tapi Kibum-ah.. aku lupa meminta 1 tiket lagi untukmu. Mianhae.”

Kibum menatap tiket itu kesal.

“Ya sudah. Aku juga tidak terlalu ingin menontonmu.” kesal Kibum.

Kyuhyun sedikit nampak mencibir saat mendengar ucapan Kibum.

“Kepalaku masih berat.”

Tiba-tiba saja Sungmin berbicara. Kibum dan Kyuhyun sontak saling pandang.

Kibum menoleh kearah kakinya saat Kyuhyun menendang-nendangnya. Matanya melotot pada Kyuhyun. Kenapa menendangnya?

Kibum menatap bingung sosok Kyuhyun yang nampak menggerak-gerakkan bola matanya kearah Sungmin. Apa maksudnya?

Kibumpun menoleh kearah Sungmin. Ah iya.. Sungmin sedang mengeluh kalau kepalanya berat.

“Sungminnie.. Kau masih tidak enak badan?” Tanya Kibum khawatir.

“Kibum-ah.. Senderkan saja kepala Sungmin ke bahumu. Kurasa itu akan membuatnya sedikit baik.”

Kibum langsung mempelototi Kyuhyun saat pemuda itu dengan seenak jidatnya mengeluarkan pendapat yang ekstrim seperti itu.

“Cepatlah! Apalagi yang kau tunggu? Sungmin nampak lelah.” Desak Kyuhyun.

Kibum memejamkan matanya kesal. Sial. Sial. Sial.

“S.. Sungminnie.. Bersandarlah.. Di bahuku.”

“Apa tidak apa-apa?” Tanya Sungmin sembari memegangi kepalanya.

“Tidak apa-apa kok.” Ucap Kibum tersenyum aneh.

Kibum memejamkan matanya sekali lagi dan memegangi dadanya yang berdebar saat kepala Sungmin tidur di bahunya. Astaga! Dia belum pernah sedekat ini dengan Sungmin. Bukan.. Bukan.. Kalau memeluk sih sudah sering.. Tapi.. Saat ini kondisinya berbeda.

Tidak. Ini tidak bisa dibiarkan. Ini.. Rasanya aneh!

“Aku harus pergi!”

Dengan tiba-tiba Kibum berdiri dan menyebabkan Sungmin mendongak.

Kyuhyun juga menatap pemuda itu geram.

“Aku.. Aku ingin membeli buku! Aku lupa kalau ingin membeli buku! Aku harus pergi!”

Kibum dengan segera pergi dan keluar dari rumah Sungmin. Apa-apaan orang itu? Baru disuruh meminjamkan bahu untuk Sungmin saja sudah sepengecut itu?

“Ah kepalaku benar-benar pusing.”

Kyuhyun kembali mengalihkan matanya kearah Sungmin.

“Sungmin-ah.. Apa kau punya obatnya? Biar aku bantu untuk mengambilnya?”

“Itu.. Kau pergi ke dapur dan disana aku meletakkan obatnya di atas meja makan.”

Kyuhyunpun dengan segera bangkit menuju dapur dan mengambil obat yang diberitahu Sungmin. Setelah mengambilnyapun dia akhirnya kembali menghampiri Sungmin.

“Ini obatnya.. Dan ini air minumnya.”

Sungmin mengambil obat dan air minum yang tengah disodorkan Kyuhyun padanya dan segera meminumnya.

“Terima kasih.” Ucap Sungmin setelah habis meminum obat dan memberikan gelas kepada Kyuhyun lagi.

“Sama-sama.. Apa sudah lebih baik?” Ucap Kyuhyun.

Sungmin mengangguk dan tersenyum tipis.

“Ya.. Kurasa sedikit mendingan.”

Kyuhyun tersenyum lega mendengarnya.

“Sungmin-ah.. Apa Kibum juga tinggal denganmu?”

Kyuhyun sepertinya sangat penasaran tentang hal ini.

“Oh itu.. Tidak. Hanya saja keluargaku sedang berlibur ke Busan. Jadi Kibum menjagaku untuk sementara waktu.”

Kyuhyun bernafas lega mendengarnya. Dia pikir apa.

“Eum.. Sungmin-ah.”

“Ya?”

“Apa kau ingin menonton TV?”

Sungmin menatap Kyuhyun dengan kening berkerut. Pemuda ini tengah menawarkannya untuk menonton TV. Apa ini artinya kalau pemuda itu tak akan segera pulang dalam waktu 15 menit ke depan?

“Kau ingin menonton TV?” Tanya Sungmin balik.

“Ya.”

Sungmin tersenyum aneh.

“Ya.. Nyalakanlah TVnya.”

.

.

.

Sungmin berulang kali mendongakkan wajahnya menatap jam dinding disana. Ini sudah menunjukkan pukul 6.30 malam. Tapi sosok Kyuhyun yang masih terlihat betah duduk seraya menonton tv di sampingnya ini sangat membuat resah.

“Kyuhyun.”

“Ya? Ada apa?”

Sungmin melirik Kyuhyun yang masih fokus pada layar TV.

“Apa.. Apa kau tidak ada jadwal manggung?”

Sepertinya Sungmin sedang melakukan pengusiran secara halus.

“Tidak ada. Hyung managerku bilang untuk menghentikan sejenak kegiatan manggung untuk sementara karena ingin aku fokus pada pergelaran Konserku akhir pekan nanti.”

Sungmin meringis kurang puas mendengar jawaban Kyuhyun.

“Atau.. Mungkin kau ingin berlatih untuk konsermu nanti pekan? Kau bisa pulang. Aku benar-benar tidak apa-apa di rumah sendirian.” Ucap Sungmin tersenyum semanis mungkin.

Kyuhyun menolehkan wajahnya menghadap Sungmin.

“Tidak apa-apa. Aku senang bisa menjagamu. Lagi pula Kibum belum juga pulang.” Ucap Kyuhyun membalas.

Sungmin menggeram pelan. Aishh! Kenapa orang ini tidak pulang saja?!

“Sungmin-ah..”

Sungmin kembali menolehkan wajahnya pada Kyuhyun.

“Waeyo?”

“Apa kau ada beberapa bahan makanan?” Tanyanya.

Dahi Sungmin mengernyit.

“Ya.. Kurasa ada beberapa. Kenapa?”

“Aku lapar. Mau kumasakkan sesuatu? Begini-begini aku lumayan bisa memasak. Ya walaupun masih sederhana.”

Sungmin menahan mulutnya untuk tidak mengeluarkan geraman. Apa lagi ini? Setelah menonton TV lalu sekarang memasak?

“Kau bisa masak?”

“Ya. Di apartemen aku hanya tinggal berdua dengan Hyung manager. Jadi mau tidak mau harus bisa setidaknya memasak sesuatu. Kurasa memakan makanan delivery setiap waktu tak cukup baik. Bagaimana? Mau kumasakkan sesuatu? Aku bisa membuat Omelatte.”

Sungmin memasang ekspresi memelasnya. Ya Tuhan. Apa yang harus dia lakukan?

“Baiklah. Terserah kau saja.”

Kyuhyun tersenyum lebar dan bangkit dari sofa.

“Aku akan ke dapur dan memasak. Kau tunggu disini.”

Sungmin memandang sosok Kyuhyun yang baru saja menghilang menuju dapur. Kenapa? Kenapa di saat dia tak ingin berurusan dengan Kyuhyun malah orang itu sendiri yang datang?

Sungmin memutuskan untuk mengabaikannya saja. Dia mengambil remote dan mencari bahan tontonan baru di TV.

10 menit berlalu. Sungmin mendongakkan kepalanya kearah dapur. Dia jadi penasaran untuk melihat pemuda itu memasak.

Sungminpun berjalan menuju dapur. Dia berhenti tepat di depan pintu dapur dan mengamati Kyuhyun disana.

“Apa bahan-bahannya cukup?”

Kyuhyun menoleh sedikit kearah Sungmin saat gadis itu bertanya.

“Cukup. Kau tenang saja. Kurasa dalam 10 menit lagi ini akan segera selesai.”

Sungmin mengangguk.

“Baiklah. Aku tunggu di depan.” Ucap Sungmin.

“Siappp!”

Sungmin kembali berjalan menjauhi dapur tersebut. Saat ia sampai di sofa. Entah kenapa ia malah tiba-tiba sakit perut.

“Aishh.. Sepertinya aku perlu ke toilet untuk beberapa saat.” Gumamnya dan segera menaiki tangga menuju kamar mandi yang ada di kamarnya.

.

.

.

Kyuhyun menaruh dua piring berisikan omelette itu di atas meja makan. Wajahnya nampak puas melihat hasil masakannya.

“Tidak terlalu buruk.” Ucapnya pelan.

Kyuhyunpun berjalan keluar dapur. Ia harus segera memanggil Sungmin. Namun sesampainya ia di ruang tengah. Sosok Sungmin tak terlihat.

“Kemana dia?”

DRTTTT

DRTTTT

Kyuhyun menatap ponsel yang tengah bergetar di atas meja disana. Dengan penasaran ia berjalan mendekat dan mengambil ponsel itu. Sepertinya ini ponsel milik Sungmin.

Dahi Kyuhyun mengerut saat membaca nama kontak di layar.

“Kim Jungmo?” ucapnya seraya membaca nama kontak itu.

“Untuk apa dia menelpon Sungmin? Bukankah mereka sudah selesai?” Gerutu Kyuhyun tak senang.

Ia masih menatap tajam layar ponsel itu. Huaaaa.. Ternyata orang ini sangat gigih. Terlihat dari ponsel itu yang terus-terusan bergetar walau Kyuhyun mengabaikan panggilan tersebut.

Dengan kesal Kyuhyun menekan tombol hijau disana dan mendekatkannya ke telinga.

“Ini Cho Kyuhyun. Sungmin sedang sibuk. Jadi jangan menelpon lagi.”

KLIK

Setelah menutup telepon. Kyuhyun tersenyum puas.

“Kenapa kau memegang ponselku?”

Kyuhyun sontak berbalik dan terkejut melihat Sungmin sudah berada di belakangnya.

“Sung.. Sungmin-ah. Kau.. Kau disini?” Gugup Kyuhyun.

Sungmin melayangkan tatapan tajam pada Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan dengan ponselku Cho Kyuhyun?” Tanya Sungmin sekali lagi.

Kyuhyun menggigit bibir bawahnya gugup. Apa yang harus dia katakan.

“Oh itu.. Itu.. Tadi..”

“Berikan ponselnya padaku.”

“Apa?”

“Cepat berikan ponsel itu padaku!”

Kyuhyun menelan salivanya. Dengan gerakan ragu-ragu ia menyerahkan ponsel itu pada Sungmin.

Setelah ponsel itu sudah berpindah tangan. Kyuhyun makin gugup saja saat Sungmin tengah mengotak-atik ponselnya. Matilah dia!

“S.. Sungmin-ah.. Aku akan jelaskan.. Sebenarnya tadi.. Aku tidak benar-benar bermaksud untuk-“

“Jungmo menelponku?”

Kyuhyun menghentikan ucapannya saat Sungmin bertanya padanya. Semua penjelasan yang siap ia lempar seketika tertelan begitu saja.

“Sung.. Sungmin.. Aku.. Aku maksudku..”

“Kau menjawab teleponnya?”

Kyuhyun memejamkan matanya tak tahu harus bicara apa lagi.

“Ya.. Aku menjawabnya.. Tapi-“

PRAK

Kyuhyun sontak menolehkan wajahnya kearah lantai. Sungmin melempar ponselnya. Astaga!

“Keluar.”

Kyuhyun tertegun.

“Sungmin-ah.. Aku-“

“KELUAR!!”

Teriakan Sungmin berhasil membuat Kyuhyun kembali bungkam.

“Keluar.. Cepat keluar brengsek.. Aku muak denganmu!”

Kyuhyun tertohok mendengar ucapan Sungmin.

“Aku.. Aku minta maaf, Sungmin-ah.. Aku akan menjelaskannya. Kumohon.”

“Keluar!”

Kyuhyun menarik nafasnya dalam-dalam. Ia tertegun saat mendongak dan mendapati Sungmin menangis.

“Sungmin-ah..”

“Berhenti memanggilku seperti itu! Sungmin-ah.. Sungmin-ah.. Sungmin-ah.. Kau pikir aku senang mendengarnya?”

Tubuh Sungmin merosot di atas lantai. Gadis itu menekuk lututnya dan menyembunyikan wajah disana.

“Kumohon.. Pergilah Cho Kyuhyun. Aku.. Aku benci denganmu. Hiks Hiks Hiks.” Isak Sungmin.

Kyuhyun menundukkan wajahnya makin dalam. Dengan pelan ia berjalan menuju sofa. Mengambil tas dan memakainya.

Kyuhyun kembali menoleh kearah Sungmin yang masih menekuk lutut disana.

“Aku.. Omelatte-nya ada di atas meja. Aku.. Akan pulang sekarang. Kalau.. Kalau Kibum pulang.. Berikan saja Omelate bagianku padanya.” Ujar Kyuhyun terbata.

Kyuhyun berjalan menuju pintu. Ketika ia sudah berdiri disana. Ia kembali menoleh kearah Sungmin.

“Sungmin-ah.. Ah maksudku Sungmin-ssi. Aku.. Aku minta maaf.”

Kyuhyun segera membuka pintu Untuk keluar dan menutupnya. Meninggalkan Sungmin yang makin menjadi-jadi menangis saat mendengar suara pintu dan suara Kyuhyun melalui telinganya.

.

.

.

Cont-

Terima kasih untuk tetap membaca FF abal ini. Akhirnya ff ini update juga. Maaf untuk keterlambatan update karena lagi sibuk2nya ngurusin masuk kuliah. Dan pada akhirnya sukses juga😄 ada yg kuliah di FKIP Fisika Universitas Sriwijaya? Kali aja ada #plak

Sebenarnya ff udh pada selesai sebulan yg lalu tapi aku lebih pengennya publish setelah seluruh urusan selesai. Seperti janji.. Saat semua urusan selesai aku bakal publish semua ff yg masih on-going secara berbarengan(?). Jd bagi yg nungguin ff-ku kayak Gallery, Hole In The Sky, Too Bad!, BABBLE. Aku udh pada update-in semuanya. Berhubung Object udh update wktu KyuMin’s Day jd nanti part depannya nyusul. Dan juga aku baru post ff KyuMin GS baru judulnya Chaperone. Klo sempet dibaca ya ffnya hehe.

Baiklah sekali lagi terima kasih sudah mau nunggu ff ini. ^^~~

 

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

20 responses to “– Too Bad! – KyuMin – GS – Part 5 –”

  1. Tika says :

    Ah aku tak mengerti maunya Sungmin itu apa. Kenapa sikapnya berubah-ubah sih. Kasian si evil

  2. gpristiya27 says :

    kya kya kya makin seru
    lanjut

  3. 규민 사랑해요 says :

    aigo aigo ming serba salah nih

  4. ZaAra eviLKyu says :

    Ah…diblog udah di update di ffn blm,hehe..cek2 dsini ternyata dah ada,, uh..kyu jd gk sombong plus lu2h bngd ma ming,ea..pngen tmenan sih..aku jg mau jd tmen.a kyu..
    Ming itu msh suka sama jungmo ea?

  5. Cho Minyu says :

    kyuhyun masih belum tau ya kalo min dulu itu fansnya?
    kalo kyu nanti tau gimana ya? apa dia bakalan sakit hati?
    sepertinya kyu mulai suka ama min nih tp ga sadar.
    pake ngejomblangin min ama kibum segala nih😄
    awas nanti bakalan sendiri yg kena
    lanjut~

  6. sara samuel wuarlela pangemanan says :

    wuah bgaimana ini? Masa kyuhyun jdi comblangin kibum mha min? Kyu pasti blm menyadari perasaanx mha min. . .

  7. ChoLee KyuMin says :

    Aigooo…
    Cho kyuhyun sok ngajarin kibum tentang perasaan’ny, padahal dia sendiri juga sama ga nyadar kalo uda mulai suka ama ming, pake nyomblangin lg.. Awas lho ntar nyesel… Kkk..

    Itu juga, kasian cho kyu.. Uda niat baik ama ming tp malah berakhir kaia gthu T.T

  8. Chacha says :

    Etdah. -_,-
    Itu g salah si evil mau comblangin kibum dan ming? :O
    Yakin g akan nyesal kedepannya? O.o
    Ming itu sebenarnya masih kecewa sama sikap kyu tempo hari yng sesudah ming putus dari momo, gimanapun waktu itu kyu idola yng sangat di agung”kan olehnya makanya ming agak kecewa waktu dapet sikap begitu dari kyu.
    Jadi wajar jja sih kalau liat sikap ming ke kyu sekarang kyk gmna, intinya sekarang giliran kyu yng rasain.😀

  9. Yuniari (@yuniari24) says :

    krenn eonn
    semangat ya lanjutin hwating

  10. Yuniari (@yuniari24) says :

    eonn chap 6 a kok dprotect???
    bleh mnta pasword a??
    ff hanakimi a juga ya eonn pnsaran bnget sm ending a,,

  11. Iin rachma says :

    Kyu lucu dech, emang nanti dia tahan mau njomblangin ming ama kibum…
    Akhir^nya nyesek T.T
    Kasian ming, tp kyu jga kasian..

  12. seungyoung says :

    Aigoo kayaknya kyu mulai suka sama sungmin..
    Eon..kok chapter 6 nya di protect?
    Minta password nya dooong..
    Aku gk punya fb..twitter aku aja udh aku hps

  13. usagie chan says :

    Knp kyu jd sok2an mo nyomblangin ming n kibum sh~.~ bkn pgn nge gorok leher tu epil jdnya=@
    Lnjut min n bkn kyu mngejar2 ming stngah hdup,hahahaha (emosi tngkat dewa klo kyu mulai gk peka ma prsaan sndri)

  14. Indriyana Prasasti says :

    Min aku liat baru sampe chapter 6. Tapi sempet googling juga kalo too bad ada yang sampe chapter 15an. Ini karena belum update atau sama judul tapi beda author????

  15. kyuminshipper says :

    knp kyu malah mau nyomblangin kimin ? Apa kyu ga naksir sama ming ?
    Aigoo. .ming tambah benci sama kyu T.T

  16. afny kyumin says :

    Wowwww seru seru seruuuuu…

    Kasian kyunnie.. di benci ma minnie gara gara Hp…. sok sok mw jadi pak coblang lageee😀

    Next next chizawa fighting \(^_^)/

  17. Vivi says :

    Kasian kyu oppa, dibenci lgi ma Minnie tuh!!

    Lanjut…~.~

  18. ritsu says :

    hiks…hiks…
    aigooo ~
    eonni knpa minnie bgtu sama kyu,,
    jdi kasian sama kyu,,,
    next eonni >>>

  19. regita says :

    yaelah kyu kenpa mlah comblangin kibum-sungmin-,-
    kasian kyu dibentak sungmin sama jadi gagap bgt–‘/ kok chap 6 nya diprotect ? bleh minta password nya gak ?._.

  20. regita says :

    yaelah kyu kenpa mlah comblangin kibum-sungmin-,-
    kasian kyu dibentak sungmin sampe jadi gagap bgt–‘/ kok chap 6 nya diprotect ? bleh minta password nya gak ?._.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: