– WINDOWPANE – KYUMIN – Chapter 3 – Boys Love –


Semua pasang mata bergantian menatap kedua sosok yang melintas begitu terburu-buru itu. Kibum masih berjalan dengan langkah cepat sembari menarik tangan Sungmin yang berada di belakangnya. Ekspresi wajah pemuda Kim itu nampak memerah dan keras. Dan Sungmin yang juga berada disana bisa merasakan emosi Kibum yang sedang tersulut. Untuk beberapa saat langkah keduanya berhenti dan tidak lama kemudian Sungmin bisa mendengar suara alarm mobil yang baru saja dibuka kuncinya.

 

“Masuklah.” Suara Kibum kembali terdengar setelah beberapa saat dan membuat Sungmin berjalan memasuki mobil itu dengan bantuan Kibum tentunya. Setelah ia sudah duduk di dalam tidak lama kemudian ia juga mendengar pintu lainnya ikut terbuka dan ia merasakan kehadiran Kibum disana. Sungmin mendengar helaan nafas Kibum sesaat setelah pemuda itu memasuki mobil. Kibum memutar tubuhnya hingga menghadap Sungmin bersiap untuk melontarkan berbagai pertanyaan yang sudah berkecamuk di dalam pikirannya.

 

“Kenapa bisa kau ada disana?” Tanya Kibum to the point. Ia menatap sosok Sungmin yang masih diam di sebelahnya. Sedangkan itu Sungmin sudah akan membuka suaranya namun suara Kibum kembali terdengar. “Apa kau sadar sedang dimana sekarang?”

 

Sungmin sadar kalau saat ini Kibum sedang marah padanya. Pemuda itu akan marah apabila ucapannya tidak didengarkan. “Apa Donghae tahu kau kemari? Dimana dia sekarang?” Tanya Kibum cepat membuat Sungmin juga menjawabnya dengan cepat.

 

“Donghae tahu karena dia yang mengantarku.” Jawab Sungmin. Kibum menatap tak percaya atas ucapan Sungmin. “Dan dia membiarkanmu begitu saja?” Nada suara Kibum kembali naik. Sungmin mendengar tombol ponsel yang sedang ditekan dan dia mulai paham sedang apa Kibum saat ini, dia akan menelpon Donghae.

 

“Jangan marah padanya.. Dia sedang bekerja dan sulit untuk ditinggalkan.” Cegah Sungmin.Rasanya sudah beberapa kali Donghae dan Kibum saling melempar teriakan hanya karena dirinya. Mendengar ucapan Sungmin, Kibum menurunkan ponselnya lalu kembali menatap Sungmin. “Dan kau masih ingin pergi sendirian setelah tahu Donghae tidak bisa menemani? Otakmu.. ” Kibum menghentikan ucapannya. Sungguh.. Dia teramat kesal saat ini.

 

“Dan sedang apa kau disana? Ada perlu apa? Dan siapa yang mengajakmu?” Sungmin mengerutkan dahinya frustasi. Kibum sangat marah sepertinya. Sungmin menarik nafas panjang sebelum mengeluarkan suaranya. “Orang itu adalah sosok dermawan yang memberikan bantuan pada Panti. Jadi kupikir..”

 

“Kau pikir kau harus menerima undangannya karena merasa tidak enak karena dia sudah banyak membantu? Tapi setidaknya kau pikirkan kondisimu sendiri.” Kibum memegang kepalanya bertanda pusing. Ia teringat dengan dua orang yang memperlakukan Sungmin seperti orang rendahan tadi. Dan untuk sesaat ia merasa perlu mengurusnya.

 

“Sungmin..” Panggil Kibum.

 

“Wae?” Kibum melirik Sungmin lalu melanjutkan bicaranya. “Kau tunggu disini sebentar.. Aku perlu mengurus sesuatu.” Dan sebelum Sungmin balik bertanya. Kibum sudah melesat keluar dari mobil.

 

.

 

.

 

WINDOWPANE

 

KyuMin © God

 

Story © Chizawa Lynch

 

Rated : T

 

~KyuMin~

 

Warning : Mungkin OOC, Typo, Gaje. dll.

 

Genre : Drama, Hurt & Romance.

 

Length : Chaptered.

 

.

 

Boys Love

 

.

 

Point of View : Author

 

.

 

0o0o0

 

Chapter 3

 

.

 

Kibum kembali naik menuju tempat dimana pesta tadi berlangsung. Langkahnya terlihat begitu tidak sabaran. Dan setelah rasanya sudah sampai, ia terpaksa menghentikan langkah dan mengernyit mendapati ruangan itu sudah sepi.. Tunggu.. Apa-apaan ini? Ia kembali mencerna ingatannya. Ia masih ingat betul dimana pesta tadi digelar lalu kenapa sekarang bisa seperti ini? Kemana para undangan yang lain?

 

“Tuan.. Ada yang bisa saya bantu?” seorang staff menghampiri Kibum. Membuat Kibum menoleh. “Apa Tuan membutuhkan sesuatu?” Staff itu kembali bertanya. Kibum kembali memandangi ruangan kosong itu dengan bingung. “Pestanya.. Aku rasa tadi disini ada pesta?” tanya Kibum tidak begitu jelas namun staff itu bisa mengerti kemana arah pembicaraan Kibum.

 

“15 menit yang lalu pesta sudah dibubarkan.”

 

“Dibubarkan?” kini kerutan di dahi Kibum bertambah. Kenapa dibubarkan? Apa karena insiden Sungmin serta kedatangannya tadi? Tapi mustahil itu bisa dijadikan penyebab.

 

“Ya, Presdir menyuruh pesta untuk dibubarkan.” Kibum masih tidak habis pikir dengan jalan pikir orang yang menyelenggarakan pesta ini. Kibum berterima kasih kepada staff itu lalu beranjak dari sana. Sejujurnya saja ia tidak mengenal siapa orang itu dan bagaimana rupanya. Dia datang ke pesta ini hanya karena ayahnya yang menyuruh. Untuk beberapa saat Kibum kembali berusaha mengingat-ingat namanya. Ayahnya sempat mengatakan kalau orang itu masih sangat muda dan sebaya dengannya. Jujur, Kibum begitu terpukau dengan karir cemerlang orang tersebut. “Tunggu dulu.. Namanya siapa.. Aku hampir mengingatnya.” Kibum berceloteh sepanjang langkahnya hingga pada akhirnya setelah beberapa saat memutar otak ia berhasil menemukan sebuah nama dalam ingatannya.

 

“Cho.. Kyuhyun?” Dan sebuah nama berhasil diingat oleh Kibum.

 

.

 

.

 

Dua sosok itu nampak bergetar di bawah tatapan Kyuhyun. Sudah lebih 15 menit mereka berdua berdiri disana dan sama sekali tak mengeluarkan suara. Satu sudut bibir Kyuhyun tertarik nampak menyeringai. Melihat orang-orang terintimidasi hanya karenanya membuatnya merasa menggenggam kemenangan.

 

“Kau..” sontak kedua orang itu mengangkat kepalanya saat suara Kyuhyun terdengar. “Kau putri Tuan Oh kan?” salah satu dari kedua sosok disana dengan pelan mengangguk. Kyuhyun menegakkan tubuhnya yang sedang duduk bersandar dan meletakkan kedua tangannya di atas meja di hadapannya.

 

“Sampaikan pesanku pada ayahmu sepulang dari ini..” Wajah wanita yang sedang diajak Kyuhyun bicara itu mulai memucat. “Silahkan cari sponsor lain dan hubungan kerja perusahaan ayahmu dengan perusahaanku sudah berakhir.”

 

“Tuan.. Tapi..”

 

“Keluar.” Satu kata itu sudah berhasil membungkam wanita tersebut. Dan kali ini Kyuhyun menatap sosok lainnya disana. “Kau putra Tuan Cha? Apa kau tahu akibatnya apabila perusahaanku menarik semua bantuan yang sudah diberikan pada perusahaan ayahmu?”

 

“Tuan.. Saya mohon.” Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan sosok itu. “Ternyata kau sudah mengerti maksudku dengan cepat.” Kyuhyun kembali merubah ekspresinya menjadi dingin. “Perusahaan ayahmu akan bangkrut kalau aku melakukannya, dan kabar buruknya adalah.. Aku akan benar-benar melakukannya.”

 

Jari telunjuk Kyuhyun langsung menekan salah satu tombol di telepon dan kembali 5 tim keamanan muncul lalu menyeret kedua orang disana. Kyuhyun memutar kursinya menghadap jendela. Dia benar-benar akan menyingkirkan orang-orang yang membuatnya merasa terganggu. Tidak terkecuali kedua orang yang tadinya menganggu Sungmin saat pesta. Entah mengapa, ia merasa begitu terganggu melihat Sungmin diperlakukan sedemikian rendahnya seperti itu.

 

.

 

.

 

“Jadi.. Hyung sudah tahu pekerjaanmu dan latar belakangmu?” Donghae menatap Kibum yang sudah berada di apartemennya. Setelah mengantar pulang Sungmin yang sudah tertidur kini sampailah Kibum disini. “Eum.. Kurasa sudah saatnya dia tahu.”

 

“Bagaimana responnya? Apa dia mengatakan sesuatu?” Kibum menggeleng. “Dia hanya diam saja. Dan respon seperti itu ternyata lebih buruk dari yang kupikirkan.” Donghae mengangguk paham. “Hyung mungkin sedikit shock.. Apalagi kau menyembunyikannya selama 3 tahun.”

 

Kibum mengernyit mendengar ucapan Donghae. Ia tertunduk lemah dan menghela nafas panjang. “Kau tahu aku takut dia memandangku sebelah mata kalau tahu aku adalah Dokter.” Kibum kembali berbicara. “Dokter adalah cita-citanya sedari kecil seperti yang kau pernah katakan dan dia harus berhenti dari sekolah kedokterannya di tahun keduanya di Universitas karena kecelakaan itu. Dan ditambah lagi dengan semua kejadian buruknya bermula di rumah sakit ketika ia divonis kebutaan.. Setiap aku mulai memancing segala hal mengenai rumah sakit.. Dia mulai diam lalu pergi. Dan menurutmu bagaimana bisa aku mengatakan padanya kalau aku Dokter?” Kibum berbicara panjang lebar. Donghae kembali mengingat hari itu. Satu hari dimana semuanya bagaikan mimpi buruk bagi Hyungnya.

 

“Dan sampai saat ini aku masih tidak mengerti kenapa Sungmin tidak mau dioperasi.. Dia bisa kembali melihat. Dia ada kesempatan.. Tapi kenapa..” Kibum tidak melanjutkan ucapannya. Ia benar-benar tidak bisa menebak jalan pikiran Sungmin.

 

Sementara itu Donghae yang juga berada disana dan mendengar apa yang baru saja Kibum katakan pun nampak merenung. Bertahun-tahun Donghae begitu terobsesi dengan pekerjaan yang bisa menghasilkan uang agar ia bisa membiayai Hyungnya untuk operasi. Dan ketika ia sudah meraih karir cemerlangnya dan bisa sampai pada titik karir yang sangat menakjubkan bagi seseorang anak yang hanya menghabiskan masa kecilnya di Panti. Malah Hyungnya yang tidak mau.

 

“Dan kau.. Kenapa kau tidak menghubungiku? Setidaknya kau bisa memintaku untuk menemaninya ke pesta itu!” Kibum kembali meneriaki Donghae. Donghae diam sesaat. “Maaf, aku lupa.”

 

Kibum menyandarkan punggungnya pada sandaran sofa. Lupa? Yang benar saja! “Kalau kau melihat apa yang orang-orang kaya itu lakukan pada Sungmin pasti kau akan naik pitam!”

 

“Kau juga orang kaya Kibum-ah.” interupsi Donghae. Membuat Kibum mendelik tajam pada Donghae. “Aku berbeda.” ujar Kibum. Pemuda Kim itu kembali menegakkan tubuhnya. “Oh ya.. Aku penasaran akan satu hal.” Ucapan Kibum membuat Donghae menoleh.

 

“Kau tahu kalau Sungmin kesana karena undangan dari orang yang menyelenggarakan pesta itu?” Donghae tidak bergeming. “Memangnya ada apa?” tanya Donghae kembali. “Kau tahu.. Sungmin dipermalukan disana. Dan aku pikir tidak mungkin orang itu tidak melihatnya.” Ekspresi Donghae berubah keras. Brengsek!

 

“Apa dia sama sekali tidak merasa bersalah? Bagaimanapun juga Sungmin kesana karena undangannya.” Lanjut Kibum. Donghae terdiam sejenak sembari menyembunyikan ekspresinya dan setelah rasanya ia sudah berhasil mentralisir emosinya kembali ia berbicara.

 

“Kau pikir orang itu melihat Hyung dipermalukan saat itu?” Tanya Donghae tanpa mengangkat kepalanya. Jari-jari tangannya mulai sibuk dengan sebalok rubik. “Tapi Donghae-ah.. Aku dengar orang itu masih muda dan sudah menjadi Presiden Direktur di kerajaan Bisnis Korea. Tidakkah dia menakjubkan?”

 

Donghae masih belum mengangkat kepalanya dan terlihat seulas senyum mengejek dari wajahnya saat mendengar ucapan Kibum. Namun senyum itu tidaklah bertahan lama, ia lebih memilih untuk fokus pada rubik yang berada di tangannya. Tinggal sedikit lagi rubik ini untuk menunggu kata sempurna. “Dia sangat hebat.. Aku benar-benar merasa takjub.” Ujar Kibum lagi.

 

“Tidak juga.” jawab Donghae. Membuat Kibum mendelik. “Tidak juga?” ulang Kibum. Pemuda Kim itu menatap temannya itu penasaran. “Donghae-ah..” panggil Kibum lagi.

 

“Eum?” Balas Donghae hanya dengan berdehem. “Apa kau mengenal orang itu?” Donghae masih fokus pada rubiknya. “Orang itu? Siapa maksudmu?” tanya Donghae. Donghae memutar deret vertikal salah satu rubik disana lalu.. “Cho Kyuhyun.. Kau mengenal orang itu?” Ketika warna rubik itu sudah selaras. Pertanyaan Kibum membuat pandangan Donghae nampak menggelap. Pemuda itu perlahan mengangkat wajahnya.

 

“Tidak.. Aku tidak mengenalnya. Aku tidak mengenal Cho Kyuhyun.”

 

.

 

.

 

Kyuhyun berjalan mengamati taman hiburan miliknya dengan ditemani setidaknya 5 orang bawahannya. Hari ini kebetulan adalah jadwalnya untuk memeriksa taman hiburan yang juga merupakan salah satu aset berharga bisnisnya.

 

“Bagaimana perkembangan jumlah pengunjung di akhir pekan seperti hari ini?” Tanya Kyuhyun. Matanya menyapu segala sesuatu yang berada di hadapannya. Meneliti kalau-kalau ada hal aneh yang menganggu penglihatannya. “Untuk sementara semuanya berjalan stabil Sajangnim.” Kyuhyun mengangguk dan kembali melanjutkan langkahnya. Pemuda itu begitu teliti dan gigih apabila sudah berurusan dengan pekerjaan. Namun untuk seketika ada sesuatu membuatnya berhenti. Kyuhyun menangkap sesosok yang akhir-akhir ini begitu mencuri perhatiannya sudah berada di hadapannya. Sedang apa orang itu disini?

 

“Tuan Jang?” panggil Kyuhyun. “Ya Tuan?” Asisten kepercayaan Kyuhyun tersebut dengan cepat menghampiri Kyuhyun yang baru saja memanggilnya. Sementara itu Kyuhyun masih belum juga mengalihkan pandangannya dari sosok yang berada disana.

 

“Bantuan untuk panti asuhan itu.. Di samping bantuan pendidikan. Apa perusahaan juga memberikan kupon bermain di Taman bermain ini kepada panti itu?” Tanya Kyuhyun. Dia ingin memastikan bahwa ini bukanlah takdir. Ia tahu kalau ini semua sudah diatur karena keterkaitan perusahaan dengan panti asuhan itu. Ini hanya bentuk kebetulan yang tercipta karena campur tangan manusia. Tapi, kenapa dirinya harus terus-terusan melihat orang itu?

 

“Iya tuan.. Apa tuan merasa keberatan? Kalau begitu saya bisa menyuruh seseorang untuk memutuskan bantuan.”

 

“Tidak perlu.” Kyuhyun dengan cepat menjawab. Matanya masih menatap sosok yang bisa dibilang berada di tempat yang cukup jauh dari rombongan panti itu. “Kalian bisa pergi.” Ujar Kyuhyun tiba-tiba. Membuat Tuan Jang bingung. “Maaf Tuan?” tanyanya ulang. Kyuhyun menoleh kearah pria paruh baya itu. “Tinggalkan aku sendiri. Dan bawa mereka semua pergi. Aku ingin sendirian.” ucap Kyuhyun final dan melanjutkan jalannya.

 

Kyuhyun berjalan mendekati sosok Sungmin yang sedang berdiri di dekat pagar yang menjadi pembatas antara sebuah jembatan dengan kolam kecil disana. Pemuda Cho itu pun mengambil posisi berdiri sekitar 1 meter dari Sungmin. Kyuhyun menoleh dan menatap sosok Sungmin yang masih diam disana. Bukankah orang ini tidak bisa melihat? Tapi kenapa dia malah dengan nyamannya berdiri di tempat seperti ini dan terlihat nampak menikmati pemandangan.

 

Kyuhyun masih belum melakukan apa-apa. Ia hanya terlihat memperhatikan Sungmin dan memilih untuk diam. Kyuhyun tidak tahu ada apa pada orang di sampingnya ini? Kenapa seorang Cho Kyuhyun tidak henti-hentinya menatapnya seperti ini? Kenapa dia selalu bertemu dengan orang ini? Kenapa juga dia harus pusing memikirkan hal ini?

 

“Kenapa kau tersenyum? Apa kau melihat sesuatu?” Akhirnya Kyuhyun dengan tenangnya memulai pembicaraan. Membuat Sungmin merubah ekspresinya menjadi kaku. “Ne?” Respon Sungmin seketika. Pemuda manis itu kini telah merubah ekspresi kaku tersebut menjadi ekspresi yang cukup menarik.

 

“Kau.. Benar Lee Sungmin kan?” Tanya Kyuhyun. Mendengar bahwa seseorang yang tengah berbicara padanya itu menyebutkan namanya entah kenapa membuat Sungmin sedikit lega.

 

“Ne.. Itu nama saya.. Tapi.. Siapa anda?” tanya Sungmin.

 

“Cho Kyuhyun.” jawabnya cepat dan singkat. Membuat Sungmin terkejut dan buru-buru membungkukkan tubuh memberi salam. “Oh annyeonghaseo, Tuan Kyuhyun.” Kyuhyun tak membalas salam dari Sungmin dan pemuda itu malah kembali menanyakan hal yang pertama kali ia tanyakan pada Sungmin tadi. “Jadi, kenapa kau tersenyum?”

 

Sungmin nampak bingung untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun. “Maksud Tuan?” ulang Sungmin. Kyuhyun memutar tubuhnya hingga menghadap Sungmin betul-betul. Dilipatnya tangannya di depan dada. “Apa pertanyaanku sulit?” Tanya Kyuhyun. Mendengar nada suara Kyuhyun yang terdengar dingin entah kenapa Sungmin merasa tidak enak. Apa mungkin ia sudah membuat kesalahan?

 

“Aku tanya lagi, kenapa kau tersenyum?” Kyuhyun kembali mengulang pertanyaannya. Sedangkan itu, Sungmin perlahan nampak akan membuka mulutnya. “Angin..” satu kata itu benar-benar membuat Kyuhyun mengernyit. “Angin? Kenapa angin?” Kyuhyun menatap lekat wajah di hadapannya. Dan ketika bibir itu melengkungkan seulas senyum tipis.. Ia terpaku.

 

Kyuhyun menatap kedua bola mata Sungmin dengan begitu lekat. Bahkan sinar mata itu membuat Kyuhyun merasa.. Entahlah, dia sulit mengartikannya.

 

“Karena angin membawa suara-suara para pengunjung lainnya hingga bisa sampai di telinga. Dan saya bisa mendengar kalau mereka mengatakan kalau pemandangan disini begitu indah.. Jadi.. Saya merasa..”

 

“Dan kau merasa kalau sudah melihatnya secara langsung hanya dari ucapan-ucapan pengunjung lain?” potong Kyuhyun. Sungmin diam sejenak namun kemudian ia mengangguk sembari tersenyum.

 

Menjadi seseorang yang telah kehilangan penglihatannya selama bertahun-tahun membuat Sungmin menggantungkan ‘hidup’nya hanya pada suara-suara. Dan hal itu tentu saja tidak bisa luput dari peran angin.

 

Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari wajah Sungmin. Ia mengamati pemandangan di hadapannya sekitar 30 detik lalu kembali melirik Sungmin. “Pada arah jarum jam yang menunjukkan angka 2 dari posisimu.. Disana ada pohon mapple. Dan jumlahnya ada sekitar 5 pohon..”

 

Sungmin tertegun mendengar ucapan Kyuhyun. Sedangkan itu Kyuhyun yang mendapati raut bingung dari Sungmin pun dengan cepat menjelaskan maksudnya. “Kau bilang sedang mendengar sesuatu tentang pemandangan disini dari orang-orang kan? Jadi, aku sedang memberitahumu bagaimana keadaannya. Apa kau tidak mau tahu bagaimana pemandangannya? Kalau iya, jadi aku akan menggambarkannya dengan suara.” Setelah mengatakan hal itu, Kyuhyun kembali mengalihkan pandangannya dari Sungmin. Pemuda itu menyapu pandangannya pada segala hal yang bisa matanya tangkap.

 

“Kalau kau melihat ke bawah jembatan maka kau akan melihat deretan bunga teratai yang baru mekar tengah mengapung di atas kolam.” Sungmin merasa matanya mulai memanas. Entah kenapa perlakuan Kyuhyun ini membuatnya kian terharu. Orang ini, benar-benar seperti malaikat. Cho Kyuhyun sungguh seperti malaikat. Semua perbuatan yang dilakukan Kyuhyun memang terlihat sederhana, namun itu begitu membuat Sungmin terharu.

 

Lambat laun Kedua sudut bibir Sungmin membentuk seulas senyum lebar ketika mengetahui maksud dari Kyuhyun. Dengan mantab ia mengangguk pada dirinya sendiri lalu mulai berpikir untuk mengikuti maksud dari Kyuhyun.

 

“Bagaimana dengan warna cat jembatan ini?” Kyuhyun menoleh saat Sungmin bertanya padanya. Sepertinya orang ini sudah paham maksud Kyuhyun dan entah kenapa itu membuat Kyuhyun mengulum senyum tipis. “Eum.. Warna cat ini merah terang.” jawab Kyuhyun. Sungmin mengangguk dan kemudian kembali bertanya. “Bagaimana dengan langit? Apa cerah atau sedikit mendung?”

 

Kyuhyun menadahkan wajahnya menghadap langit. Terik sinar matahari membuat matanya memicing. “Sangat cerah. Sangat biru, sangat silau.” jelas Kyuhyun. Ia kembali menoleh kearah Sungmin. “Dan sangat indah.” lanjut Kyuhyun dengan mata yang masih menatap Sungmin.

 

KRING

 

KRING

 

Kyuhyun manatap sumber suara dan ketika mendapati sebuah sepeda tengah melaju membuat Kyuhyun spontan menarik Sungmin kearahnya. Sungmin yang belum sama sekali siap itupun hanya bisa berpegangan pada bahu Kyuhyun dan Kyuhyun masih memegangi pinggang Sungmin.

 

Untuk beberapa saat Kyuhyun merasa waktu sedang berhenti. Lagi-lagi mata Sungmin berhasil membuatnya tak mampu berkata-kata. Sungmin perlahan melepaskan pegangannya pada bahu Kyuhyun. Dia bermaksud untuk bergerak menjauh namun ia tidak bisa karena Kyuhyun sedang menahannya.

 

“Apa kau tidak ingin mencoba salah satu wahana disini?” tanya Kyuhyun masih dalam posisi yang sama. Ekspresi Sungmin kembali terlihat bingung. “Tapi..” Sungmin menggantung ucapannya.

 

“Denganku.. Kau akan mencobanya denganku. Bagaimana?”

 

“Ne?”

 

.

 

.

 

Kyuhyun melangkahkan kakinya memasuki Gondola terlebih dahulu. Dan kemudian setelah itu menuntun Sungmin untuk masuk. Sesampai di dalam Kyuhyun dan Sungmin memilih tempat duduk yang saling berhadapan. “Ini dimana?” Tanya Sungmin.

 

“Gondola.. Kau tahu Gondola? Ya semacam kereta gantung.” Jawab Kyuhyun tenang membuat Sungmin menganga. “Kereta Gantung?” Ulang Sungmin.

 

Kyuhyun menyandarkan tubuhnya dan duduk sembari menyilangkan lengan di depan dada. “Eum.. Dari sini lebih banyak pemandangan. Jadi kurasa kau akan suka.” Lagi dan lagi Kyuhyun mendapati ekspresi murung dari Sungmin. “Dan aku yang akan menggambarkan pemandangan dari sini untukmu, jadi jangan khawatir.” Ucap Kyuhyun cepat setelah mendapati raut murung Sungmin.

 

Sungmin masih diam. Melihat tidak adanya respon yang muncul membuat Kyuhyun frustasi. “Wae? Kau tidak suka?” Kyuhyun kian mengernyitkan dahi saat itu. Apa? Apa dia melakukan hal yang salah?

 

“Anda baik sekali. Kenapa anda begitu baik pada saya?” Kyuhyun terdiam mendengar ucapan Sungmin. Kenapa dia begitu baik padanya? Kyuhyun tercenung, bahkan dia saja tidak tahu jawaban apa yang pantas dia katakan untuk pertanyaan yang diajukan Sungmin.

 

.

 

.

 

“Dari sini kau bisa melihat kincir angin di sebelah utara. Lalu di sebelah kincir angin ada roller coster.” Kyuhyun terus berbicara. “Dan juga dari sini kau bisa melihat seberapa luas taman hiburan ini. Semua isi taman hiburan bisa terlihat dari atas sini.”

 

“Oh ya..” Kyuhyun menoleh. Ia terdiam saat melihat Sungmin sedang tertidur sembari bersandar pada dinding. Kyuhyun bingung mau bagaimana saat ini. 15 menit ia berbicara dan orang ini tidur?

 

Kyuhyun menyilangkan kedua kakinya dan memilih untuk terus duduk diam. Matanya menatap Sungmin yang sedang tertidur dengan nyaman di hadapannya. Pemuda Cho itu memiringkan kepalanya sedikit dan mulai memandangi Sungmin. Sesekali Kyuhyun melirik jam tangannya. Dan menatap keluar Gondola. Sebentar lagi Gondola ini akan berhenti dan sampai. Tapi harus bagaimana? Apa dia perlu membangunkan Sungmin?

 

Tanpa Kyuhyun sadari pintu Gondola yang mereka tempati sudah terbuka dan itu menandakan bahwa mereka sudah sampai. Namun Kyuhyun terlihat tidak menghiraukan keadaan sekitarnya. Fokusnya masih tertuju pada Sungmin. “Tuan.. Waktunya sudah habis. Anda bisa keluar sekarang.” Suara seorang karyawan berhasil membuat Kyuhyun tersadar. Kyuhyun menoleh menatap karyawan yang sudah berdiri tepat di ujung pintu.

 

“Apa kau tahu siapa aku?” Kyuhyun melempar tatapan tajamnya kepada karyawan itu. Dan Karyawan yang mendapati tatapan seperti itupun mulai menciut. “Maafkan saya Cho Sajangnim. Saya hanya ingin memberitahu kalau waktu sudah habis.” Kyuhyun kembali meluruskan wajahnya sehingga menatap Sungmin lagi, mengabaikan karyawannya yang sudah mulai cemas akan tindak lanjut pekerjaannya.

 

“Dan.. Apa kau buta?” Kyuhyun masih menatap Sungmin yang sedang tertidur namun ucapannya sudah bisa dipastikan masih mengarah pada karyawan itu. “Maaf Tuan?” Karyawan itu tidak paham atas apa yang baru saja diucapkan Kyuhyun padanya.

 

“Aku tanya apa kau buta? Kau lihat kalau dia sedang tidur kan?” Karyawan itu melirik sesosok asing yang baru ia lihat itu. Apa maksud Tuan Cho adalah orang yang sedang tertidur ini?

 

“Kau masih mau bekerja disini?” Pertanyaan itu sukses membuat tubuh si Karyawan menegang dan tanpa aba-aba sekalipun ia langsung menjawabnya. “Tentu Tuan.. Saya masih ingin bekerja disini.” Karyawan itu langsung berseru. Dia benar-benar terlihat begitu takut.

 

“Kalau kau masih mau bekerja disini, setelah ini jangan banyak bertanya.” Karyawan itu memasang raut bingungnya. Namun untuk sesaat dia tidak perlu bertanya apapun lagi pada Direkturnya itu kalau dia ingin terus bekerja disini. “Baik Tuan, saya akan melakukannya sesuai perkataan anda.”

 

Kyuhyun kembali melirik sosok Sungmin. Karyawan itu menatap sosok Direkturnya itu dengan lekat. Sebenarnya siapa sosok asing ini? Kenapa Tuan-nya itu sampai-sampai memandanginya sebegitu.. Lembutnya?

 

“Jalankan saja.” Suara Kyuhyun berhasil menyentak Karyawan itu. Sontak saja dirinya yang sedang memikirkan sesuatu pun mulai membuyarkan segala macam spekulasi yang sudah ia rangkai di dalam kepala.

 

“Jalankan saja?” Karyawan itu kembali mengulang ucapan yang baru dikatakan Kyuhyun.

 

“Aku akan menyewa gondola ini untuk waktu yang tidak ditentukan.Jadi, jangan hentikan Gondola ini. Dan jalankan saja.”

 

.

 

.

 

[ EPILOG]

 

“Anda baik sekali. Kenapa anda begitu baik pada saya?”

 

Pertanyaan itu keluar dari bibir Sungmin. Membuat Kyuhyun tertegun dan kehilangan fokusnya.Sementara itu, Sungmin masih belum mendengar jawaban dari Kyuhyun. Membuatnya kembali berbicara. “Sungguh beruntung seseorang yang begitu anda cintai sekarang atau suatu saat nanti.”

 

Kyuhyun menoleh dan cukup tertarik dengan bahan pembicaraan Sungmin. “Aku belum pernah jatuh cinta sebelumnya.” Ujar Kyuhyun datar. Membuat Sungmin menyunggingkan senyuman mendengar perkataan Kyuhyun.

 

“Hanya belum kan? Pasti nanti akan ada. Dan orang itu sangat beruntung.” Kyuhyun melempar pandangannya ke luar jendela. Beruntung? Tentu saja orang itu akan beruntung, Kyuhyun memiliki segalanya.

 

“Aku rasa orang yang kau sebut beruntung tadi tidak akan seberuntung seperti yang kau katakan.” Ujar Kyuhyun masih menatap pemandangan dari luar jendela Gondola.

 

“Kenapa begitu?” Tanya Sungmin.

 

“Entahlah.. Aku hanya merasa begitu.” Kyuhyun kembali menoleh menghadap Sungmin. “Dan kau.. Bagaimana denganmu? bagaimana dengan orang yang sedang atau akan kau cintai?”

 

Untuk sesaat Kyuhyun berhasil menangkap raut murung dari wajah putih Sungmin. Ada apa? Apa pertanyaannya salah? “Saya rasa dia tidak akan beruntung karena saya cintai. Bahkan dia akan lebih tidak beruntung lagi kalau dia mencintai saya.” Kyuhyun mengernyitkan dahi mendengar ucapan Sungmin. “Kenapa kau bisa berkata seperti itu?” Tanyanya.

 

Sungmin menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghelanya dengan begitu berat. “Saya buta.. Menurut anda.. Apa yang bisa dibahagiakan dengan kondisi seperti ini?” Pemuda manis itu masih mencoba untuk terlihat tersenyum. “Jika suatu saat nanti saya mencintai seseorang saya akan memilih untuk merahasiakannya. Dan jika suatu saat nanti ada seseorang yang mencintai saya, saya akan memilih untuk melepasnya. Karena dia berhak menemukan seseorang yang lebih baik.” Kyuhyun masih diam tak banyak berbicara. Pemuda itu hanya terus memandangi sosok yang berada di hadapannya dengan serius. “Jadi, kau lebih memilih untuk melepaskannya daripada memilikinya?” Kyuhyun akhirnya mengeluarkan suaranya. Dan Sungmin yang mendengar jelas pertanyaan itu pun memilih untuk segera menjawabnya.

 

“Hanya karena saling jatuh cinta, bukan berarti bisa saling memiliki, kan?” Sungmin menjawabnya. Kyuhyun tertegun. Entah kenapa muncul setitik ketakutan mendengar jawaban itu.

 

.

 

.

 

.

 

Cont-

 

Chapter 3 Update! Oke oke.. Itu saya sok-sok-an pake epilog-epilog segala di ending wakssss.. Itu efek You Who Come From The Star =,= yg udh nonton tuh drama pasti ngerti😄 Epilog disini maksudnya adalah kejadian yang ga diceritain di dalam cerita ‘inti’ dan malah diceritain di ending kemudian disebut epilog😄 saya masih belum bisa move on dari Do Min Joon ama Song Yi. Dan yang lebih gereget itu waktu tau drama ini mau dibikinin sinetron di indo. Mana Nikita Willy ama Morgan lagi =,= saya seketika kejang-kejang.

 

Oke abaikan keluh kesah di atas.. Chapter ini gimana? Apa ada hal-hal yang mulai terjawab? KyuMin momentnya udh banyak belum? T.T Dan maaf buat yg nungguin OBJECT update.. Ff itu lagi-lagi nge-stuck jd daripada ceritanya gaje mending saya tahan sampe idenya keluar. Berhubung ide lebih ke FF ini jd saya mutusin buat lanjutin ff ini dulu. Maaf ya.. Dan buat yg tanya-tanya di review kemarin.. Nih aku coba bales/jawab ya..

 

Tanggapan Review :

 

TifyTiffanyLee – Kyuhyun disini jangan digigit tp ditendang aja 0.o Alasan Kibum nyembunyiin siapa dia udh dijawab di part ini.. dan kehidupan HaeMin disini udh jauh lebih baik dari 10 tahun yang lalu kok ?

 

minnie kyumin – Chapter 3 udh update nih.. gimana kira-kira? ?

KS – Lah kenapa merinding waktu Kibum muncul? Dia bukan hantu kok *plak Kibum ama Sungmin aja? Beneran mau? *smirk OBJECT ngadat, sobat T.T

 

Zora Fujoshi – Udah lanjut nih ^^

 

nw.kim.37 – Kibum bukan dokternya Sungmin kok, kebetulan aja dia Dokter.

 

1307 – Cinta segitiga? Hmm gimana ya? Oke deh dibikin cinta segitiga😄

SMyLee Silahkan dibaca

 

ButtCouple 137 – Kyu lagi galau + perang batin jadinya dia kayak lagi berkecamuk dan ga jadi deh bantuin Sungmin hohoho

 

trytofindlieta – Donghae tau kok klo itu perusahaannya Kyu, di part ini kayaknya jelas😀

 

HeeKitty – Wah makasih udh suka ama ff ini.. dan alasan Kibum nyembunyiin siapa dia udh terjawab di part ini kok

 

Park Heeni – Kibum selalu manggil Sungmin dengan Sungmin kok ga ada manggil Sungmin dengan Hyung.. baca perlahan-lahan lagi ya ^^

 

Ria – Makasih reviewnya ya cantik.. ini lanjutannya udh ada.

 

Zen Liu – Karmanya udah ga lama lagi kok datengnya *evillaugh

 

Maximumelf – ayo yang banyak lagi nebak-nebaknya hehe

 

Fuji – Iya, Kyu emang niatnya mau bikin malu Sungmin tp dia malah tambah pusing.. ini udh ada lanjutannya

 

shetea.vhateamach – KiHae? Kayaknya ga ada

 

Yefah – Waduh.. Klo Kyu kecantol Sungmin gimana dong? Sungmin imut sih😄

 

Fhea – Next Chapt udh dating nih ^^

 

nova 137 – Kyu emang sifatnya udh pengen digorok dari lahir di ff ini.. dan tenang aja.. Donghae pasti bakal melakukan pembalasan dengan cepat :p

 

cloudsKMS – Kibum dokter.. dan mau Kyu biar cepet2 suka ama Min? oke oke😄

 

PrinceJoy – Saya juga ga tega bikin Min di bully T.T maafin saya.. iya orang baik pasti banyak yg ngebelain

 

hanazawa yui – Mau Kyu atau Hae yang menang? :p

 

Rumi – Sungmin menderita terus ntar ffnya ga tamat-tamat dong *plak pasti bakal ada timbal baliknya kok.. ada kalanya Kyu ‘hancur’

 

L 137 – Ayo didoain biar Kyu cepet cinta ama Sungmin.. klo gitu Kyu cepet2 dapet karma *smirk

 

NR – Kibum jadi orang ketiga KyuMin.. Anti mainstream😄

 

Sera Lee – waduh mau jambak Kyu? Jangan dong.. ntar Kyu tambah ganteng *eh?

 

sarasamuel.wuarlelapangemanan – Kyuhyun belum terlalu sadar ama perasaannya, itu bener🙂

 

SazkiaSiwonestELF – Makasih udh suka.. tetep baca ya?

 

pumpkinsparkyumin – orang-orang yang ngebully sungmin udh duluan Kyu cincang kok ;p

 

ayyu.annisa.1 – Waduh sampe menitikkan air mata :’)

 

nanda 0404137 – Tuh jawabannya udh ada di chapter dua ini.

 

hyuknie – klo bales dendam buat berdarah-darah kayaknya nggak.. tp ga tau yg lain😄

 

lizuka.myorI – Donghae udh tau tuh klo hyungnya dipermaluin di pesta.. responnya? Silahkan identifikasi sendiri di chapter ini ^^

 

binbing – Donghae bukan gigolo kok.. kok bisa mikir sampe kesana? Haha.. sayang banget.. HaeMin disini udh ga semiskin dulu kok

 

shflynie – Kibum jatuh cinta ama Sungmin? Dipertimbangkan🙂

 

kyuminsaranghae – Makasih udah review🙂

 

wulandari.apple – sama.. saya juga sebel ama Kyu di ff ini ><

 

5351 – lanjutannya udh ada nih🙂

 

Cywelf – udah dilanjut nih🙂

 

Harukahzy – Wah belum gereget ya? Saya ga bisa bikin yg gereget-gereget emang T.T

 

hyun lee – Ga ada KiHae disini🙂

 

143 is 137 – Love kibum too😄

 

Kang Dong Jae – Karma is comingggggg😄

 

akika.akika.96 – Iya, Kyuhyun udh ada rasa kok tp itu nyadarnya kelamaan🙂

 

Aey raa kms – udah ada nih chap lanjutannya🙂

 

Kyumin joyer – Senjata makan tuan.. saya suka perumpaan itu hehe.. makasih udh review🙂

 

KYUMINTS – waduh bakiak mushola dibawa-bawa haha.. pengen ikutan juga lah saya ngelemparin si Cho😄

 

atika 3424 – Udah lanjut nih ^^

 

babychoi 137 – Bentar lagi kok Kyu bakal ‘sujud’ ke Ming :p

 

may.moon. 581 – udah dilanjut nih🙂

 

AnitaDwi – Tenang.. kyu udh suka kok ama Ming😄

 

Sissy – Kibum emang kerennnnnnnn ><

 

adhe kyumin 137 – Klo donghae disana.. entah bakal terjadi apa hmmmm

 

Qiqi – Donghae udh tau kok..🙂

 

chepta chaeozil : Makasih udh review ya🙂

 

ayysimpson – terima kasih udh suka *terharu

 

Eggyuming – alasan Kibum ga bilang siapa dia ke sungmin udh dijawab di chapter ini ya🙂

 

abilhikmah – Amin.. semoga Kyu dimaafin ama Donghae🙂

 

Cho Na Na ; Kyu sungguh tega.. bener katamu. Dan untuk Object ama babble tetep tungguin ya🙂

 

GaemGyu 137 – kali ini pake Kibum dulu.. Jungmo udh kebanyakan job dia di ff KyuMin haha

 

ipechhpumpkins _ karma Kyuhyun udh di depan mata🙂

 

Ranny – Aminnnnnnn

 

reaRelf – Sungmin masih ngganggep Kyu itu malaikat.. ga tau aja dia klo Kyu itu devil *plak

 

jieyoopark 137 – Udah dilanjut ya.. Objectnya nyusul🙂

 

mita sarang-MIN – Klo Kibum ga jadi orang ketiga itu tandanya dia udh ama saya hahahaha *dibekep

 

LauraRose14 – Sini aku bantuin dorong Kyu ke laut😄

 

gorjazsimba alasan Kibum menyembunyikan identitasnya udh dijawab di part ini ya.. OBJECT masih ngadat nih.. doain biar lancar ya T.T

 

kyumin pu Thank you🙂

 

stalkyumin Kibum jd org ke3? Hmm entahlah😄

 

Guest – Makasih🙂

 

ELLE HANA – Kibum uke bakal disimpen dulu.. mau jd saingannya Kyu soalnya hehe

 

Voice 13Star – Makasih udb review😉

 

Guest – KyuMin akan bersatu!! Hidup KyuMin

 

Heldamagnae – Kyu udh terjerat🙂

 

zeroduck – Kibum bukan dokternya Sungmin kok🙂

 

danactebh – udh dilanjutnya nih ^^

 

melsparkyu – Donghae ga kerja ama Kibum kok.. ntar bakal dijelasin apa pekerjaan Donghae🙂

 

ShinJiWoo 920202 – Kayaknya just KyuMin deh🙂

 

Gyumina – Udh update ^^

 

ChoLee KyuMinie – Sungmin bisa melihat Kyu kok.. tapi nanti🙂

 

Kyuminnimine – Kyu bakal dapet balasan kok🙂

 

Chanz – Gimana dengan Chapter 3 ini? Masih pengen bunuh Kyu nggak? Kayaknya masih ya.. soalnya belum juga tobat hehe

 

MingKyuMingKyu – AMINNNNN

 

Dina LuvKyumin – Udah lanjut ^^

 

endah.kyumin 137 Makasih😉

 

iciici 137 Makasih banyak🙂

 

Ncie gyuminglove – Kyu emang pantes dipites 0.o

 

KMchuuu – KyuMin happy ending🙂

 

Lianharyeong9 Kyu udh mulai galau dgn perasaannya sendiri🙂

 

Ayu Fitria II Karakter Kibum disini emang 11 12 dengan Kibum yg di Too Bad.. tp gak bakal segeje di Too Bad hehe btw.. love u toooooooo

 

KyuMin ELF – Iya Donghae udh sukses🙂

 

Mayu ChoLee – Update-an udh datang🙂

 

Lee’90 Makasih udh review ya🙂

 

Chikyumin Kyu disini emang nyebelin🙂

 

kimteechul Nado saranghaeeeeeee

 

93line Ngira yesung ya haha? Tp ternyata Kibum ^^

 

Cho MeiHwa AMIN

 

Sarle nih udh di-next ^^

 

Minge-ni – Kibum kayaknya dibikin bakal suka ama SUngmin deh hehe

 

Fariny – Kyu emang menyebalkan di ff ini😄

 

Cho Miku – Keep reading ya ?

 

Guest Kyu emang babo -,-

 

Cho Min Hwa wah udh karmanya dalam bentuk apa itu kayaknya masih rahasia😄

 

Okalee Makasih😉

 

leefairy Kyu emang bakal dikasih pelajaran kok ^^

 

Adhiella Lee – Wah Kyu aslinya ga sejahat ini kok.. dia sungguh baik dan rendah hati *eaaa OBJECT ditungguin aja ya🙂

 

Lia Tasliyah1 Jangan copot dong ><

 

HeePumpkin 137 * lempartisutoiletsebanyakbanyaknya

 

Ajolbada – Kehadiran Kibum bikin salah ngira semua haha.. iya ternyata Kibum, bukan Siwon kok🙂

 

mayasiwonest.everlastingfriends Udh diupdate nih🙂

 

ninjacouple – Kyuhyun bakal dibikin kasihan banget loh nanti di ff ini.. lebih kasihan dari Sungmin malahan.. jadi tenang aja.. Iya sama-sama sayang. Ini chapter 3-nya udh update🙂

 

Nahhh.. Udah semua aku jawab tuh yg pada nanya di part kemarin.. Btw.. Maaf ya klo update-nya ngaret.. Saya emang klo update fic suka ngaret+lama.. Banyak efek emang yg mendasari.. Mulai dari tugas kuliah sampe ide yg belum ada. Dan akhir2 ini kondisi badan lagi ngedrop banget T.T tapi makasih banget loh bagi yg masih nyempetin baca apalagi ngasih review.. Itu bikin terharu banget ><

 

Oke.. Saya tunggu review-nya ya.. Setelah baca ini apa yang ada di kepala kalian tentang Kibum, Donghae, Kyuhyun, dan Sungmin?🙂

 

 

 

About kpopfanficcouple

Please leave comment after you read thx ^^

9 responses to “– WINDOWPANE – KYUMIN – Chapter 3 – Boys Love –”

  1. Vivi says :

    Aq paling suka ma kibum oppa ni di part ini, ‘coz dia udh nyelametin Ming dri org2 yg ngejek dia dipesta tdi.!!
    Kibum Oppa daebak…!!

    Lanjut eonni..!!

  2. tika137 says :

    Wah aku pikir lagsung end,ternyata tidak.kapannih Kyumin jadian?

  3. ♥afny kyumin♥ says :

    Di buat cinta segitiga aja chizawa saeng.. kyunnie ♥ minnie ♥ kibum… perang holanggg kayaa euy😀

    Jgan buat kyunnie menderita banget yach chizawa saeng… g tega baca nya😥

  4. freakypicky says :

    Aaa beruntung kibum orang yg berada hahaha semoga aja ming mau dioperasi matanya amiiinn, aku gabisa bayangin ide cerita yg ngejelasin kaya gimana alesan donghae yg akhirnya bisa ngerestuin kyumin yg emang pada dasarnya endingnya itu harus bersatuu hahaha, okey eon lanjut yaa hwaiting keep wraitingtingtingting😄😄

  5. NiCho2097 says :

    ciyeee
    yang lagi jatuh cinta……
    keren ni ff❤

  6. niefi3ani says :

    ah manis’y… ^_^ si cho g salah minum obat kn? amp begitu perhatian ma ming, smga ja g jahat lg kyu’y🙂

  7. citra_ratna 868 says :

    Waahhh kibum keren pas dia nyelamatin sungmin…uhh kyuhyun tumben baik semoga kyuhyun cepat berubah…

  8. Dwi Sugiarti says :

    miin kenapa kok gak mau operasi!
    Kyu udah mulai suka ya!
    tambah penasaran…

  9. sara kyumin says :

    Woah kyu sweet bgt ya. Bikin lebih sweet lg dong😀.
    Ga sabar sweet momentnya kyumin yg lain deh😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: